Home / DAERAH / Wonogiri

Senin, 23 Mei 2022 - 20:48 WIB

Kodim 0728/Wonogiri Gelar Upacara Mingguan Hari Senin

Jarilampung.com-Wonogiri : Komando Distrik Militer(Kodim) 0728/Wonogiri pagi ini Senin(23/5/2022) menggelar upacara bendera Merah putih dilapangan Upacara Makodim. Upacara bendera di ikuti oleh seluruh Perwira Staf, para Danramil dan anggota Makodim serta personil Koramil jajaran Kodim serta PNS.

Upacara Bendera Merah Putih ini dipimpin oleh Danramil 07/Tirtomoyo Kapten Cba Suparna dengan menjabat sebagai Inspektur Upacara, sedangkan Komandan Upacara dijabat oleh Batuud Koramil 07/Tirtomoyo Pelda Sucipto dan dilaksanakan dengan tetap mengedapankan protokol kesehatan Covid – 19.

Mewakili Dandim Letkol Inf Deny Octavianto, Pasipers Kapten Cpm Suparmin mengatakan, kegiatan Upacara bendera mingguan ini jangan hanya dijadikan sekedar rutinitas yang biasa, namun harus benar-benar dimaknai sebagai sebuah implementasi jiwa Nasionalisme kita, melalui penghormatan terhadap simbol negara yang diperjuangkan melalui pengorbanan jiwa dan harta benda para pahlawan kusuma bangsa.

Baca Juga :  Bandar Narkotika di Jalan Maharow Batang Ditangkap Polres Tulang Bawang

Pasipers menambahkan, Upacara pengibaran bendera dilaksanakan dalam rangka memupuk jiwa kejuangan, patriotisme, nasionalisme dan solidaritas prajurit, serta mengenang jasa para Pahlawan dan untuk menumbuhkan jiwa patriotisme guna menghormati Sang Saka Merah Putih serta menumbuhkan jiwa kedisiplinan bagi prajurit dalam mengamalkan Sapta Marga, Delapan Wajib TNI dan Sumpah Prajurit.

Baca Juga :  Satresnarkoba Polres Tubaba Mengamankan Seorang Pria Membawa Narkoba Jenis Sabu

“ Upacara bendera juga memiliki makna penting, sebagai upaya untuk mengingatkan prajurit TNI khususnya di wilayah Kodim 0728/Wonogiri sebagai sarana Komando, guna menjalin komunikasi antara pimpinan, Staf dan anggota agar setiap kebijakan, instruksi, petunjuk dan informasi dapat mengalir dan dipahami secara seksama, untuk dijadikan pedoman dalam setiap pelaksanaan tugas”, pungkasnya.

(Arda 72)

Berita ini 21 kali dibaca

Share :

Baca Juga

DAERAH

Bupati Parosil Serahkan Tali Asih kepada Tiga Paskibraka Lampung Barat yang Harumkan Daerah di Tingkat Provinsi

Bandar Lampung

Peringatan Tahun Baru Islam1445 H, Kodim 0410/KBL Menggelar Kegiatan Doa Bersama

DAERAH

Koramil 02/Banjarsari Bersama Elemen Masyarakat Bahu-membahu Selesaikan Sasaran Fisik TMMD

DAERAH

Wakil Bupati Lampung Barat Hadiri Safari Ramadhan 1443 Hijriah

DAERAH

Petani Lampung Selatan Besama Bupati Panen Raya Padi VUB Inpari 33 dan Inpari 35

DAERAH

Ini Pesan Kapolres Tulang Bawang Kepada Para Pengelola SPBU

DAERAH

Pj Bupati Nukman Sebut Budaya Pesta Sekura Cakak Buah Masuk Event Nasional. Pj Bupati Lampung Barat Drs. Nukman M.M mengatakan budaya warisan nenek moyang khas Lampung Barat budaya pesta sekura cakak buah menjadi agenda event Nasional. Demikian disampaikan Pj Bupati Lampung Barat saat mengikuti langsung kemeriahan halal bihalal Kelurahan Way Mengaku Kecamatan Balik Bukit yang dikemas dalam pesta sekura cakak buah, Kamis 11 April 2024. “Lampung Barat ini sudah memiliki dua event Nasional yang diakuin oleh Kementerian Pariwisata dan Kementerian Kebudayaan yakni sekura cakak buah dan Festival Sekala Bekhak,” terangnya. Dirinya mengungkapkan hal tersebut tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Lampung Barat mengingat tidak setiap daerah memiliki budaya tergolong envent Nasional. “Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Barat mendukung penuh kegiatan sekura cakak buah ini yang memang merupakan budaya warisan dari zaman ke zaman,” tuturnya. Ia meminta kepada lapisan masyarakat Lampung Barat agar tetap melestarikan warisan budaya nenek moyang sekura cakak buah dan menjaga tatakerama keindahan budaya yang hanya ada di bumi beguai jejama sai betik ini. “Kita tunjukkan tatakerama keindahan budaya kebanggan kita ini dengan cara menjaga pakaian dengan sopan, jangan meminta-minta di jalur jalan dengan alesan mengamen,” terangnya. “Identiknya sekura inikan ngelimuk (mengumpulkan sampah) jadi kalo sekura membawa pohon-pohon itulah sekura jangan dimarah-marah, tapi sekuranya juga jangan buang sampah sembarangan. Bawa golok, pedang boleh tapi jangan dicabut-cabut,” sebutnya. Sebab, dikatakan Nukman mengingat pesta budaya sekura cakak buah sudah masuk dalam event Nasional maka secara otomatis dipantau langsung oleh Kementerian Pariwisata dan Kebudayaan. “Karena ini adalah event Nasional maka akan kita liput terus setiap kegiatan-kegiatan untuk kita laporkan ke pihak Kementerian sebab akan menjadi penilaian bagi mereka,” jelasnya. “Puncaknya akan kita lakukan pada kegiatan Festival Sekala Bekhak nanti inyak Allah di bulan 6 mendatang,” tutu Nukman.

DAERAH

Jaga Kamtibmas Libur Panjang, Polsek Tulang Bawang Tengah Intensifkan Patroli di Tempat Objek Wisata