Home / DAERAH / TUBABA

Kamis, 21 Agustus 2025 - 16:48 WIB

Dihadapan Polisi dan Kepala Sekolah Guru Ngadino Akui Aniaya Siswa. ‘Terungkap Fakta Baru

Tubaba: jarilampung.com–– Seorang guru olahraga di Yayasan Pondok Pesantren Nurul Mutaqin, Tiyuh Penumangan Baru, bernama Ngadino, akhirnya mengakui perbuatannya melakukan kekerasan terhadap salah satu siswanya, AZ. Pengakuan ini muncul setelah Ngadino sempat mengelak dan berdalih di hadapan sejumlah anggota polisi dan kepala sekolah. Kamis (21-08-2025)

Awalnya, Ngadino membantah telah memukul AZ. Ia hanya mengatakan bahwa ia memukul korban dengan pelan. Namun, kesaksiannya langsung dibantah oleh beberapa siswa yang menyaksikan langsung kejadian tersebut. Menurut para saksi, Ngadino terlihat sudah bersiap-siap memukul korban dari jarak jauh.

Salah satu saksi bahkan mengaku mendengar suara pukulan yang jelas saat Ngadino memukul wajah AZ. Para siswa yang menjadi saksi mata menyebut Ngadino telah berbohong, karena mereka melihat Ngadino berjalan cepat menuju korban dengan ancang-ancang untuk memukul.

Baca Juga :  Bersama Warga, Babinsa Conto Dan Anggota Koramil 21/Bulukerto Karya Bakti Bersihkan Longsoran

Terungkap pula dari pengakuan para siswa bahwa Ngadino sering melakukan kekerasan fisik. Salah satu siswa bahkan pernah nyaris diterjang dengan kaki oleh Ngadino. Beruntung, tendangan itu hanya mengenai pinggangnya sedikit.

Saat ini, pihak keluarga AZ telah menghubungi Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Tulang Bawang Barat untuk membuat laporan kepada aparat penegak hukum (APH). Pihak keluarga menuntut keadilan bagi AZ, terutama setelah Ngadino mengancam korban tidak akan memberikan pelajaran olahraga selama ia mengajar. Padahal, korban telah membayar sejumlah uang kepada yayasan untuk bisa bersekolah dan mendapatkan haknya, termasuk pelajaran olahraga.

Baca Juga :  Rapat Paripurna Penandatangan Nota Kesepakatan KUA-PPAS APBD TA 2022

“anak saya sudah dua kali dipukul dia yang pertama pakai bambu sampai bajunya robek tapi Dia nggak cerita baru tahu setelah kemarin dia pulang nangis bilang habis dipukul guru cuping yang mendengung sama rahangnya sakit anak saya sekolah di situ bayar.” Ucap Fitri.

Sejauh ini awak media telah berhasil mengumpulkan informasi dan banyak nama yang diduga kuat pernah mengalami kekerasan fisik dilakukan oleh Ngadino, bahkan awak media telah mendapatkan informasi adanya dugaan perbuatan cabul atau tidak senonoh yang diduga kuat dilakukan oleh nya awak media juga telah berhasil mengantongi sejumlah nama siswi bahkan beberapa diantaranya telah lulus sekolah. (yoga)

Berita ini 60 kali dibaca

Share :

Baca Juga

DAERAH

PAC Pemuda Pancasila Kecamatan BNS Dikukuhkan Ketua MPC Lambar

DAERAH

Puan Ikut Tanam Singkong di Lampung Bareng Petani Tuba

DAERAH

Pj Bupati Lambar Mendapatkan Penghargaan Dari KPP Pratama Kota Bumi Lampura

DAERAH

Pihak Puskesmas Poned Panaragan Jaya Minta Maaf kepada Pasiennya

DAERAH

Blusukan ke Pasar Natar, Bupati Egi Cek Harga Sembako Jelang Lebaran, Pedagang: Masih Stabil

DAERAH

Sat Tahti Polres Bersama Kemenag Kabupaten Tubaba sosialisasi keagamaan

Bandar Lampung

DPP KAMPUD Dampingi Kerjasama CV. DA KARTA Dengan PT. NOATHU SHIPYARD

DAERAH

LSM Trinusa Laporkan Oknum Dinas PUPR Ke Kejari Tubaba