Home / DAERAH / Tanggamus

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:30 WIB

Diduga Kakon Tanjung Agung Kecamatan Kota Agung Barat Korupsi Dana Desa 2023 sampai 2025

Gambar ilustrasi

TANGGAMUS: jarilampung.com–
Dugaan penyimpangan Pengelolaan Dana Desa Pekon Tanjung Agung Kecamatan Kota Agung Barat Kabupaten Tanggamus. Pembangunan fisik dan non fisik dari Anggaran Dana Desa (DD) Pekon Tanjung Agung Kecamatan Kotaagung Barat Kabupaten Tanggamus tahun 2023 sampai tahun 2025 menjadi sorotan tajam oleh publik.

Diduga banyak kegiatan Mark’Up, Realisasi anggaran di pertanyakan Jum,at 22 MEI 2026.
Menurut keterangan masyarakat setempat yang meminta indentitas nya dirahasiakan mengatakan
“Kalau kami sebagai warga tidak tahu mengenai anggaran dan realisasi Dana Desa Pekon tanjung agung ini, tapi untuk renovasi Balai pekon  tahun kemarin gede bener , kayaknya tidak sesuai dengan apa yang di rehab dan dibangunkan,“ katanya.

“Dalam kurun waktu dua (2) tahun Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) di Pekon/Desa Tanjung Agung nilai nya Rp.350,000,000. Entah dikemanakan saja anggaran itu, tidak jelas. Sepertinya jauh dari kata sesuai dengan apa yang sudah direalisasikan, dan coba di audit ulang sama pihak terkait,“ ungkapnya.

Warga juga menyoroti kualitas sejumlah pembangunan fisik infrastruktur Pekon Tanjung Agung mulai tahun 2023 sampai tahun 2025 yang dinilai kurang maksimal, dan mereka Curiga adanya ketimpangan antara pelaksanaan pekerjaan dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Termasuk dugaan praktik markup anggaran serta penggunaan pihak ketiga tanpa proses transparan kepada sejumlah elemen masyarakat.
Seperti diantaranya :

Baca Juga :  Latihkan Kedisiplinan Sejak Usia Dini, Babinsa Kadipiro Jadi Irup Dalam Upacara Bendera di SD Negeri Banyuagung 3

Beberapa kegiatan menggunakan Anggaran Dana Desa Pekon Tanjung Agung pada 2023 Yang Diduga MARK’Up.
Pemeliharaan Gedung/Prasarana Balai Desa/Balai Kemasyarakatan
Rp. 118,79,2000.-
Pemeliharaan Fasilitas Pengelolaan Sampah Desa/Permukiman ,Penampungan, Bank Sampah.
Rp. 65.500.000.

Kemudian pada tahun 2024 Yang Diduga MARK’Up.
Keadaan Mendesak (BUMDES)
RP. 110,000,000.
Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan/Pengerasan Jalan Usaha Tani
Rp. 107.698.000.
Penyediaan sarana (aset tetap) perkantoran/pemerintahan
Rp. 71.800.000
Pemeliharaan Fasilitas Pengelolaan Sampah Desa/Permukiman, Penampungan, Bank Sampah.
Rp 132.100.000.
Penyelenggaraan Informasi Publik Desa (Misal : Pembuatan Poster/Baliho Informasi penetapan/LPJ APBDes untuk Warga.
Rp. 60.000.000.
Pembuatan Rambu rambu di jalan Desa Rp. 35.000 000.
Pengelolaan Lingkungan Hidup Desa.
Rp. 24,500,000.

Dan penggunaan Anggaran Dana Desa Pekon Tanjung Agung tahun 2025 Yang Diduga MARK Up
Penyertaan Modal (BUMDES)
Rp. 231.563.000.
Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Sarana dan Prasarana Kebudayaan/Rumah Adat/Keagamaan Milik Desa.
Rp. 107.700.000.
Penyelenggaraan Informasi Publik Desa (Misal : Pembuatan Poster/Baliho Informasi penetapan/LPJ APBDes untuk Warga.
Rp. 96.400.000.
Pemeliharaan Fasilitas Pengelolaan Sampah Desa/Permukiman, Penampungan, Bank Sampah.
Rp. 42.800.000.

Baca Juga :  Dukung Penuh Kelancaran Vaksinasi, Babinsa Dan Bhabinkamtibmas Bersinergi Berikan Pendampingan

Selanjutnya warga menyebut dalam penggunaan dana desa di Pekon Tanjung Agung dinilai tertutup dan kucing-kucingan Sehingga menimbulkan kecurigaan masyarakat. Hal tersebut dinilai terdapat kejanggalan dalam pelaksanaan realisasi kegiatan pembangunan fisik dan non fisik tersebut kurang transparan dalam pengelolaan DD dari tahun anggaran 2023 sampai tahun 2025, sehingga menimbulkan pro kontra ditengah masyarakat.

Berdasarkan informasi di atas, awak media konfirmasi kepada Kepala Pekon Tanjung Agung Kecamatan kota Agung Barat, via telefon Jum,at 22 Mei di nomor 08217889xxxx terkait beberapa kegiatan fisik dan non fisik mulai tahun 2023 sampai tahun 2025, namun belum ada jawaban.

Sementara hingga berita ini ditayangkan kami masih dalam upaya konfirmasi.

Jika informasi di atas benar, tentu masyarakat berharap kepada pihak instasi terkait segera menindaklanjuti dengan tegas tanpa tebang pilih.

” Untuk memastikan kebenarannya kami minta kepada pihak instasi terkait untuk menindaklanjuti persoalan tersebut sampai tuntas. Agar isu yang beredar tidak semakin liar,” ucap warga.

(TOMI)

Berita ini 0 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Bandar Lampung

Silaturahmi Dengan Tokoh Tomas A Riska, Bacagub Hanan Bahas Masalah dan Peluang Lampung Ke Depan

DAERAH

Sambut HUT Bhayangkara ke 77, Forkopimda Tulang Bawang Barat Gelar Olahraga Bersama

DAERAH

Lewat Inovasi Biscatur, Deffan Putra Asli asal Tubaba Raih Mendali Emas Diajang Internasional di Kroasia

DAERAH

PJ. Bupati Lambar Menggelar Open House di Kediaman Rumah Dinasnya

DAERAH

Disaksikan Gubernur Lampung, Bupati dan Wakil Bupati Tubaba Lakukan Serah Terima Jabatan

DAERAH

Kerja Bhakti Bersama, Bukti Nyata TNI Dalam Mewujudkan Lingkungan Yang Bersih dan Bebas Corona

DAERAH

Kisah Dicky, Videografer Freelance yang Sukses Menjadi Influencer dan Content Creator di Dunia Digital

DAERAH

Kunjungi Pos Pam dan Pos Yan, Kapolres Beserta Ibu Ketua Bhayangkari Cabang Tubaba