TUBA: jarilampung.com—
Terkait dugaan dua proyek spam di Kabupaten Tulangbawang Bawang Provinsi Lampung Wartawan berupaya meminta konfirmasi
menghubungi Kabid Cipta karya Dinas PUPR Tulangbawang, Sri nawang yang sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK),
menunjukkan titik buntu. Panggilan telepon dan pesan melalui aplikasi WhatsApp yang dilakukan kepada Kabid tersebut pun tidak mendapat respons, seakan “mati suri”
Kemudian saat ditemui dikantor pun, tidak membuahkan hasil, pegawai sat.polpp yang bertugas berjaga di kantornya, mengatakan Kabid Nawang tidak ada.
“Lagi keluar bang turun kelokasi, enggak ada di kantor,” kata Satpol PP yang berjaga pada hari Senin, 12/02/26.
Berdasarkan dari hasil penelusuran di laman LPSE Nasional (Layanan Pengadaan Secara Elektronik Nasional)
Pekerjaan Peningkatan SPAM Jaringan Perpipaan Kampung Tiuh Tohou Kecamatan Menggala (DAK) BERSATU Nilai Pagu Paket
Rp. 728.740.396,00 Harga Penawaran Rp. 720.778.847,21.
Dan Pembangunan Baru SPAM Jaringan Perpipaan Kampung Lingai Kecamatan Menggala Timur (DAK) Pagu Rp. 910.198.476,00 BERSATU dengan nilai penawaran Rp. 900.852.498,39 dikerjakan oleh CV PUTRI MENGGALA BERSATU tanda tangan kontrak bulan mei 2025 Selesai pekerjaan perkiraan bulan Oktober 2025.
Dua proyek SPAM tersebut diduga adanya penyimpangan dan berpotensi merugikan keuangan negara
Dugaan menguat terlihat adanya kebocoran dari pipa induk 2, yang telah ditanam diatas bahu jalan. Belum diketahui penyebabnya kebocorannya, diduga penggunaan matrial yang tidak menuhi standar SNI atau kesalahan pada pemasangan.
Pada pekerjaan dilokasi kampung lingai terdapat kWh listrik yang tidak kuat, dan banyak saluran rumah (SR) yang macet kran nya tidak berfungsi hingga sampai saat ini air belum beroperasi ke warga. (H)







