Lamsel: jarilampung.com–
Paska viral pemberitaan puluhan media online terkait dugaan pemotongan biaya operasional KPPS oleh Soni Fauzi/Oji oknum PPS Desa Tanjung Baru Kecamatan Merbau Mataram. Dilansir dari laman pusakanews.id-
Soni Fauzi “alias Oji”, hari ini selasa,(20-02-2024) seluruh Ketua KPPs dikumpulkan dibalai Desa. Menurut informasi yang diperoleh dari berbagai sumber, Oji sengaja mengumpulkan seluruh ketua KPPs guna menandatangani surat pernyataan seolah tidak ada pemotongan.
“Hari ini semua ketua KPPS dikumpulkan di Balai Desa pak. Ini rame di desa para ketua kpps mau dibuatin surat pernyataan. Diintimidasi diajak bohong.
Ya tau sendiri ntar isinya
udah mau di bolak balik Oji, biar dia selamat.
Paling isi pernyataan nya para ketua kpps itu tidak ada paksaan dari unsur manapun atas pemakaian uang yang di pangkas itu,” jelas narasumber.
Sementara menurut sumber yang lain yang juga sebagai KPPs, membenarkan bahwa mereka sedang dikumpulkan di Balai Desa.
“Skemanya berubah, yang mau dikumpulkan sekarang infonya ketua nya aja. Biasa pas mau masuk, Hp itu udah dikumpulkan sama teman yang lain nya untuk memastikan bahwa Hp benar-benar non aktif. Kalau yang sudah-sudah Hp nya dikumpulkan pak, di pegang sama tim nya, terus di cek keadaan sudah non aktif. Orangnya memang pemain sepertinya celah-celah nya ditutupi” jelas Sumber.
Diberitakan sebelumnya, Soni Fauzi alias Oji, memotong biaya operasional KPPs setiap TPS sebesar 1.064.000,- operasional pantarlih sebesar 240 ribu/orang, anggaran kouta KPPs bila dijumlahkan dan ditotal pemotongan biaya penyelenggaraan pemilu desa Tanjung Baru dapat mencapai Rp. 25 juta. ( tim)







