Home / Bandar Lampung / DAERAH

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:04 WIB

Hasil Kerja Keras Dinas Pendidikan Mulai Terlihat, Lampung Terbaik II Akses Pendidikan

Lampung: jarilampung.com— Pemerintah Provinsi Lampung meraih Terbaik II kategori Akses Penduduk terhadap Pelayanan Pendidikan tingkat provinsi dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Regional Sumatera yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri RI bersama Kompas TV. Lampung berada di bawah Aceh yang meraih Terbaik I.

Capaian itu patut diapresiasi. Sebab kategori tersebut tidak sekadar melihat keberadaan sekolah, tetapi juga berbagai aspek yang menentukan kualitas akses pendidikan, seperti pemerataan guru, sarana pendidikan, literasi dan numerasi, partisipasi masyarakat serta inovasi pemerintah daerah. (13/8/2026).

Penghargaan itu datang ketika Pemerintah Provinsi Lampung agresif membenahi pendidikan. Di bawah kepemimpinan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal, bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang dipimpin Thomas Amirico, sejumlah program didorong untuk menjawab persoalan pendidikan dari hulu hingga hilir.

Diakui dan sangat terasa, ada upaya memperluas akses melalui SMA Pendidikan Jarak Jauh dan SMA Terbuka, terutama bagi anak-anak yang menghadapi hambatan untuk mengikuti pendidikan secara reguler. Pendekatan ini penting karena persoalan akses tidak selalu berarti tidak adanya sekolah. Kadang persoalannya justru jarak, kondisi ekonomi, keadaan keluarga atau situasi lain yang membuat seorang anak sulit bertahan dalam sistem pendidikan.

Pemerintah kemudian mencoba mendekatkan sistem kepada mereka yang tertinggal.

Pembenahan juga dilakukan melalui RMD-Ku (Rampung Pendidikan Mendapatkan Dokumen Kependudukan). Program ini menghubungkan data pendidikan dengan administrasi kependudukan agar data anak dan lulusan semakin akurat. Bagi pemerintah, data bukan sekadar urusan administrasi. Dari data yang baik, pemerintah bisa mengetahui siapa yang masih tertinggal, menentukan kebijakan dan mengukur apakah intervensi yang dilakukan benar-benar berhasil.

Di sisi lain, pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) terus diperkuat agar proses penerimaan berlangsung lebih transparan, objektif, akuntabel dan berkeadilan. Ini menjadi bagian penting dari upaya memperluas kesempatan, sebab akses pendidikan harus dimulai sejak seorang anak mendapatkan kesempatan yang adil untuk masuk ke sekolah.

Baca Juga :  Polsek Tulang Bawang Tengah Intensifkan Patroli Ke Tempat Objek Wisata

Namun, pendidikan tidak boleh berhenti pada persoalan bagaimana anak masuk sekolah. Yang lebih penting adalah apa yang terjadi setelah mereka berada di dalamnya.

Karena itu, perhatian Pemprov Lampung mesti tetap fokus pada mutu dan hasil pendidikan. Capaian seperti 284 siswa kelas XII SMAN 14 Bandar Lampung yang pada 2026 diterima di berbagai perguruan tinggi negeri menjadi salah satu gambaran bahwa sekolah tidak cukup hanya mengejar kelulusan, tetapi harus mampu membuka jalan bagi siswa menuju tahap kehidupan berikutnya.

Arah yang sama terlihat dalam upaya mengembangkan Program Kelas Migran Vokasi. Siswa tidak hanya disiapkan untuk mendapatkan ijazah, tetapi juga dibekali keterampilan dan kemampuan bahasa asing agar memiliki peluang memasuki pasar kerja internasional.

Di sinilah pendidikan mulai ditempatkan dalam hubungan yang lebih luas dengan pembangunan ekonomi. Anak-anak Lampung perlu mendapatkan pendidikan yang membuat mereka mampu melanjutkan kuliah, memasuki dunia kerja, menciptakan usaha atau bersaing di pasar kerja yang semakin terbuka.

Kolaborasi pendidikan dengan dunia usaha juga mulai diperkuat. Program Green School PGE Ulubelu, misalnya, membawa siswa lebih dekat dengan isu lingkungan, energi, teknologi dan dunia industri. Anak-anak tidak hanya belajar dari buku, tetapi mulai diperkenalkan dengan persoalan nyata yang ada di sekitar mereka.

Rangkaian kebijakan tersebut tentu bukan pekerjaan Gubernur atau kepala dinas semata. Ada guru yang setiap hari berada di ruang kelas, kepala sekolah yang mengelola satuan pendidikan, orang tua yang mendampingi anak, siswa yang berjuang belajar, serta banyak pihak lain yang ikut menentukan hasil akhirnya.

Baca Juga :  Ketua DPD KAMPUD Lampung Ucapkan Selamat Kepada Yusnadi Menjabat Kabag Umum Pemko

Namun, kepemimpinan pemerintah daerah tetap penting untuk menentukan arah, keberanian melakukan inovasi dan konsistensi dalam menjalankan program.

Karena itu, penghargaan Terbaik II ini layak menjadi apresiasi terhadap kerja yang sedang dilakukan. Tetapi jangan sampai penghargaan membuat pemerintah merasa sudah selesai.

Sebab persoalan pendidikan Lampung masih panjang. Akses harus terus diperluas, kualitas harus semakin merata, anak yang putus sekolah harus kembali ditemukan, kemampuan literasi dan numerasi harus ditingkatkan, kualitas guru harus terus diperkuat, dan lulusan harus semakin dekat dengan perguruan tinggi serta dunia kerja.

Mungkin tidak banyak anak Lampung yang tahu bahwa pemerintah provinsinya menerima penghargaan di sebuah panggung di Batam. Mereka tidak membutuhkan piagam itu. Mereka membutuhkan kesempatan.

Kesempatan untuk tetap bersekolah ketika ekonomi keluarga sulit. Kesempatan mendapatkan guru yang baik. Kesempatan belajar di sekolah yang layak. Kesempatan masuk perguruan tinggi. Kesempatan memperoleh keterampilan dan pekerjaan yang dapat mengubah kehidupan mereka.

Jika kerja keras yang sedang dilakukan Pemprov Lampung mampu membuka semakin banyak kesempatan itu, maka penghargaan tersebut benar-benar memiliki arti.

Bukan karena Lampung disebut sebagai daerah berprestasi.

Tetapi karena semakin banyak anak Lampung memiliki masa depan yang lebih terbuka.

Sebab penghargaan pendidikan yang paling berharga bukanlah piagam yang dipajang di kantor pemerintah, melainkan anak-anak yang berhasil mengubah hidupnya melalui pendidikan.

Dan untuk sampai ke sana, Lampung tidak boleh berhenti di penghargaan. Lampung harus membuktikan.

Selamat untuk Pemprov Lampung, Disdikdbub, dan seluruh guru-guru serta para penggiat! (*)

Berita ini 1 kali dibaca

Share :

Baca Juga

DAERAH

Mengenal Rombeng Influencer Asal Jakarta

DAERAH

Polsek Menggala Tangkap Pemuda Yang Melakukan Kekerasan Terhadap Anak

DAERAH

Wabub Lampura Bersama Asisten lll Silaturahmi Dengan Kelompok Tani Wabub Lampura Bersama Asisten lll Silaturahmi Dengan Kelompok Tani

DAERAH

SPKT Polres Tubaba Terus Berikan Pelayanan Terbaik Kepada Masyarakat

DAERAH

17 Kecamatan Teken Fakta Integritas, Pemkab Lampung Selatan Perkuat Desa Anti Korupsi 2026

Bandar Lampung

Sekdaprov Marindo Kurniawan Melakukan Kick Off untuk Acara Siaran Piala Dunia 2026 yang Diselenggarakan TVRI Lampung

Bandar Lampung

Asah Kemampuan Prajurit di Bidang Menembak, Kodim 0410/KBL Laksanakan Latbakjatri

DAERAH

Mengenal I Ketut Arya Utama Pengusaha Muda asal Bali