Lambar: jarilampung.com–– Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Barat, Partinia Parosil Mabsus, memimpin kegiatan Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA) Goes to Posyandu Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan bekerja sama dengan TP PKK Kabupaten Lampung Barat di Posyandu Pekon Sukarame, Kecamatan Balik Bukit, Rabu (15/07/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh Ketua TP-PKK dari 15 kecamatan se-Kabupaten Lampung Barat, perwakilan Dinas Ketahanan Pangan, Camat, Peratin, serta sekitar 50 peserta yang terdiri dari ibu hamil, ibu yang memiliki balita stunting, ibu dengan balita berisiko stunting, dan kader Posyandu.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan edukasi mengenai pentingnya pola konsumsi Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA) sebagai upaya pencegahan dan penanganan stunting yang disampaikan oleh Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lampung Barat.
Selain itu, TP-PKK Kabupaten Lampung Barat juga menggelar praktik memasak menu Pemberian Makanan Tambahan (PMT) B2SA berupa Soup Pelangi dan Pisang Mari Kukus dengan memanfaatkan bahan pangan lokal yang bergizi.
Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Barat, Partinia Parosil Mabsus, juga menyerahkan bantuan berupa peralatan memasak kepada kader Posyandu. Selain itu, masyarakat menerima bantuan pangan berupa roti, biskuit, susu, kacang hijau, dan telur sebagai bentuk dukungan pemenuhan gizi keluarga dalam upaya menekan angka stunting.
Dalam sambutannya, Partinia menjelaskan bahwa kegiatan B2SA Goes to Posyandu merupakan program edukasi gizi yang bertujuan mengenalkan sekaligus membiasakan masyarakat menerapkan pola konsumsi pangan sehat berbasis potensi lokal sejak dini.
“Kegiatan B2SA Goes to Posyandu merupakan program edukasi gizi masyarakat yang bertujuan mengenalkan dan menerapkan pola konsumsi pangan sehat berbasis potensi lokal guna mencegah stunting sejak dini,” ujar Partinia.
Ia menegaskan bahwa sasaran utama kegiatan ini adalah memberikan edukasi kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan orang tua balita mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang, sekaligus meningkatkan kapasitas kader Posyandu agar mampu mengolah bahan pangan lokal menjadi menu sehat yang menarik dan disukai anak-anak.
“Oleh karena itu, Kader Posyandu adalah garda terdepan kita dalam mencegah stunting dan memastikan tumbuh kembang balita berjalan optimal,”Katanya.
“Saya berharap Melalui kegiatan memasak bersama ini, mari kita tingkatkan keterampilan dalam mengolah bahan makanan lokal yang bergizi, menarik, dan disukai anak-anak,” Harapnya.
Ia juga menyampaikan bahwa dipilihnya Pekon Sukarame sebagai lokasi kegiatan bukan tanpa alasan. Pekon tersebut merupakan Desa TAPIS (Desa Kesejahteraan Keluarga untuk Lampung Maju Indonesia Emas), yaitu pekon binaan Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung yang berfokus pada pemberdayaan keluarga dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ia turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lampung Barat yang telah mendukung kegiatan ini, serta kepada seluruh kader Posyandu atas dedikasi dan kerja keras yang tiada henti dalam melayani masyarakat,” ungkapnya.
Di akhir sambutannya, Partinia berharap seluruh ilmu dan keterampilan yang diperoleh peserta dapat diterapkan serta disebarluaskan kepada masyarakat di wilayah masing-masing.
“Harapannya, ilmu yang kita praktikkan hari ini dapat disosialisasikan kembali kepada para ibu di lingkungan Posyandu masing-masing. Mari kita terus semangat dan kompak dalam mewujudkan generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” pungkasnya.(*)







