Home / DAERAH / Lampung Barat

Rabu, 10 Desember 2025 - 18:26 WIB

Parosil Mabsus Ingatkan Tenaga Kesehatan Utamakan Pelayanan Prima Bukan Live TikTok

Lambar: jarilampung.com–
Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus mengingatkan kepada tenaga kesehatan untuk mengutamakan pelayanan prima kepada pasien, bukan melakukan siaran langsung (Live) di aplikasi TikTok pada jam kerja. Fenomena tersebut dinilai mengganggu pelayanan publik serta mencerminkan kurangnya kedisiplinan pegawai.

Permintaan itu disampaikan Parosil Mabsus pada acara peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 tingkat Kabupaten Lampung Barat, yang berlangsung di pelataran Lamban Pancasila, Kecamatan Balik Bukit, Rabu 10 Desember 2025.

Seperti diketahui, aplikasi TikTok banyak digunakan masyarakat untuk berinteraksi secara real time, baik untuk jualan online maupun berbagi informasi. Namun, tren live di TikTok justru marak dilakukan oleh sebagian ASN saat jam kerja.

Parosil Mabsus menilai kebiasaan tersebut tidak pantas dilakukan karena ASN seharusnya fokus melayani masyarakat.

Baca Juga :  Tak Kendor, Babinsa Terus Aktif Berikan Himbauan Akan Pentingnya Kesehatan

Menurutnya, ASN memiliki tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan disiplin dan etika kerja yang baik. Penggunaan media sosial, katanya, sah-sah saja, namun harus bijak dan tidak sampai mengurangi produktivitas kerja.

“Hari ini pelayanan tidak bisa hanya siap untuk menerima tetapi kalau ada masyarakat kita sakit di rumah datangin, begitu cara kita. Jangan cuma diam di kantor, selfie, jangan ada yang sampai live TikTok, malu bapak ibuk,” kata Parosil Mabsus.

Ia meminta agar tenaga kesehatan memberikan pelayanan yang baik kepada mayarakat. Menurutnya pelayanan yang tulus tersebut selain sebagai tanggung jawab profesi juga menjadi bekal amal ibadah.

“Itu yang akan dikenang, saudaramu, tetanggamu dan lapisan masyarakat bahwa saudara sebagai pelayan masyarakat yang prima dan baik,” tuturnya.

Baca Juga :  Koramil TBS dan Puskesmas Pasar Ambon Kembali Gelar Vaksinasi Untuk Warga Binaan

Sementara, kepala dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Barat Widyatmoko Kurniawan mengatakan, HKN ke-61 tahun 2025 merupakan momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan sebagai investasi pembangunan.

Bagi tenaga kesehatan, peringatan ini juga menjadi pengingat sejarah awal mula HKN yang lahir dari perjuangan bangsa melawan wabah malaria.

Pada 12 November 1964, pemerintah Indonesia menetapkan Hari Kesehatan Nasional sebagai simbol keberhasilan gerakan pemberantasan malaria yang saat itu menjadi masalah besar kesehatan masyarakat.

“Program ini dilaksanakan secara masif di berbagai daerah dengan dukungan lintas sektor, dan berhasil menurunkan angka kesakitan serta kematian akibat malaria,” tutupnya.(*)

Berita ini 17 kali dibaca

Share :

Baca Juga

DAERAH

Polres Tulang Bawang Barat Gelar Patroli Black Out Akibat Pemadaman Listrik

Bandar Lampung

Dokumen Bukti PT HIM Melenceng dari Gugatan

DAERAH

Kunjungan Silaturahmi, KAMPUD Beri Penghargaan Ke Bupati Lampung Timur Sebagai Bupati Responsif

DAERAH

Soal Remaja Asal Lamtim Nyaris Tewas Dihakimi Massa, Begini Penjelasan Kapolsek Kalianda

DAERAH

TMMD Sengkuyung Tahap I Akan Dilaksanakan Di Desa Joho, Ini Sasaran Fisik Yang Dikerjakan

DAERAH

Wujud Nyata Empati, Serma Yudhi Laksanakan Takziah di Wilayah Binaan

DAERAH

Terjadi Penembakan Warga Way Kanan di Areal HTI Tubaba oleh Orang Tidak Dikenal

Bandar Lampung

Kejati Lampung Garap Laporan DPP KAMPUD Terkait Dugaan Korupsi 6 Proyek Dinas Pendidikan Pesawaran TA 2023