Home / Bandar Lampung / DAERAH

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:22 WIB

Perbaikan Ruas Gunung Batin–Daya Murni Dorong Aktivitas Ekonomi Warga

Lampung: jarilampung.com— Gubernur Rahmat Mirzani Djausal melakukan peninjauan langsung terhadap progres penanganan reaksi cepat di ruas jalan Gunung Batin – Daya Murni, Kecamatan Terusan Nunyai, Lampung Tengah, Selasa (3/3/2026).

Peninjauan ini dilakukan guna memastikan kesiapan infrastruktur jalan, terutama di titik-titik krusial yang menjadi akses penghubung pintu tol. Ruas sepanjang 12 kilometer tersebut dilaporkan telah mengalami kerusakan selama bertahun-tahun akibat tingginya volume kendaraan berat.

“Ini jalan provinsi di ruas Gunung Batin – Daya Murni. Ini juga sudah bertahun-tahun rusak. Tahun kemarin ada penanganan sedikit, tahun ini ditambahkan penanganan sampai ke perlintasan jalan tol,” ujar Gubernur di sela-sela peninjauan.

Baca Juga :  Ini Tujuan Personil Koramil Jatisrono Datangi Pedagang Kembang Api

Gubernur menjelaskan bahwa penyebab utama kerusakan jalan di wilayah tersebut adalah maraknya kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL), khususnya angkutan komoditas singkong. Ia menyayangkan adanya ketimpangan antara kekuatan jalan dengan beban kendaraan yang melintas.

“Jalan provinsi itu rekan-rekan, maksimal 8 ton, dan dilewati 40 ton. Ya rusak! Tapi di satu sisi, sektor swasta juga harus pahami, jalan provinsi ini hanya untuk 8 ton, jangan dilewati 40 ton,” tegasnya.

Terkait teknis pengerjaan, Gubernur menyebutkan bahwa tim di lapangan sedang melakukan penanganan sementara guna mendukung kelancaran arus lalu lintas menjelang hari raya Idul Fitri. Setelah itu, proyek akan dilanjutkan ke tahap permanen dengan spesifikasi aspal dua lapis yang diperkuat.

Baca Juga :  Polres Tubaba Siagakan Ratusan Personel Amankan Rapat Pleno Pilkada Tingkat Kabupaten

Gubernur juga menyoroti temuan teknis terkait pengerjaan jalan di masa lalu yang dianggap tidak memenuhi standar. Ia menegaskan tidak akan menoleransi pengerjaan yang asal-asalan pada periode kepemimpinannya.

“Kualitas harus terjaga, tidak boleh dibayar kalau tidak sesuai spek, karena kita yang kasihan warganya. Lapis bawahnya batunya base-nya 35 cm, tadi (temuan lama) kurang dari 35 cm,” jelas Gubernur Miirza.

Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen untuk menuntaskan perbaikan ruas ini secara bertahap. Hingga saat ini, penanganan difokuskan pada titik terparah sepanjang 3 kilometer dan akan terus dilanjutkan hingga seluruh ruas berfungsi optimal bagi masyarakat. (*)

Berita ini 3 kali dibaca

Share :

Baca Juga

DAERAH

Puncak Event Nusantara Festival Sekala Bekhak ke -9 Tahun 2023

Bandar Lampung

Kodim 0410/KBL Hadiri Peresmian Rumah Inovatif dan Kreatif UMKM serta Dialog Dengan Menteri BUMN RI dan Wakil Ketua MPR RI

DAERAH

Sambut Hut Bhayangkara ke-79, Polres Tubaba Laksanakan Anjangsana ke Purnawirawan dan Warakawuri

DAERAH

PJ.Bupati Lambar Menyambut Hari Besar Islam dan Bagikan Santunan Kepada Anak Yatim

DAERAH

Kebersamaan Babinsa Koramil Bulukerto Dengan Warga Melalui Karya Bakti

DAERAH

Pimpin Upacara Bulanan Perdana, Bupati Egi Ajak ASN Kerja Keras, Cerdas, Ikhlas

DAERAH

Puluhan Pedagang BBM Eceran Pinta Kepada Pemerintahan Kab Tubaba Evaluasi Kehadiran Pertashoop

DAERAH

Satlantas Polres Tubaba Gelar Razia Gabungan Bersama Dispenda Tindak Pelanggaran Lalu Lintas