LAMSEL: jarilampung.com–
Lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an menggema di GOR Way Handak, Kalianda, Lampung Selatan (Lamsel), pada Minggu malam 25 Oktober 2026.
Di bawah cahaya malam yang penuh khidmat, ratusan pecinta Al-Qur’an dari berbagai penjuru Provinsi Lampung berkumpul dalam satu tujuan mulia, yakni memuliakan Kalamullah, mempererat ukhuwah Islamiyah, dan menumbuhkan generasi Qur’ani yang berakhlak mulia.
Suasana religius itu menandai pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-53 Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2026 yang secara resmi dibuka oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, di Kabupaten Lampung Selatan.
Lebih dari sekedar perlombaan membaca dan memahami Al-Qur’an, MTQ menjadi momentum untuk kembali meneguhkan bahwa kitab suci umat Islam bukan hanya untuk dilantunkan dengan suara merdu, melainkan juga untuk direnungkan, diamalkan, dan dijadikan pedoman dalam menjalani kehidupan.
Dalam sambutannya, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan sebagai tuan rumah yang telah mempersiapkan penyelenggaraan MTQ dengan baik.
Ia berharap, perhelatan akbar tersebut tidak berhenti pada persaingan meraih prestasi, tetapi mampu menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan dan memperkokoh keimanan masyarakat.
“Semoga MTQ ke-53 ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan dan memperteguh nilai-nilai keimanan di tengah masyarakat Lampung,” ujar Gubernur.
Bagi Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, kepercayaan menjadi tuan rumah MTQ tingkat provinsi merupakan sebuah kehormatan sekaligus kesempatan untuk menghadirkan suasana yang ramah bagi seluruh tamu dan kafilah.
Dalam sambutannya, Egi menyampaikan terima kasih kepada jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Lampung dan Kabupaten Lampung Selatan, serta seluruh kafilah dari 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung yang turut menyukseskan kegiatan tersebut.
“Ini merupakan suatu kehormatan bagi pemerintah dan masyarakat Kabupaten Lampung Selatan. Kami sangat menyambut Bapak dan Ibu sekalian dengan penuh rasa hormat, rasa bangga, dan rasa bahagia. Semoga selama berada di sini, seluruh tamu dan kafilah merasakan keramahan Lampung Selatan,” ucap Egi
Bagi masyarakat Lampung Selatan, kehadiran para kafilah bukan semata-mata membawa semangat kompetisi, melainkan juga menghadirkan syiar Islam yang diharapkan membawa kesejukan bagi kehidupan bermasyarakat.
Egi berharap, setiap ayat suci yang dilantunkan serta setiap doa yang dipanjatkan dalam rangkaian kegiatan MTQ menjadi jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan mengundang rahmat serta keberkahan-Nya.
( * )







