Home / DAERAH / TUBA

Senin, 22 Mei 2023 - 23:32 WIB

Eks Kepala Sekolah SDN 01 Tuba Diduga Melakukan Pungli

Gambar Ilustrasi

 

 

 

Tulang Bawang: jarilampung.com– Dugaan pungutan liar (Pungli) di satuan pendidikan kembali terjadi. Kali ini, Oknum Eks Kepala Sekolah SDN 1 Wonorejo kecamatan Penawar Aji Kabupaten Tulang Bawang , Diduga menarik dana dari orang tua siswa Rp 200 ribu bagi siswa yang lulus sekolah dan Rp 100 ribu untuk siswa yang naik kelas (04/04/2023)

Salah satu wali siswa dalam pemberitaan mengatakan, sebenarnya kami sangat keberatan dengan adanya sumbangan atau kenang kenangan yang begitu besar dan sudah ditentukan atau di patok nominalnya,

Lebih lanjut, faktanya hampir rata rata wali siswa merasa keberatan, apalagi bagi wali siswa yang kurang mampu dalam hal ekonomi sebentar – bentar sumbangan ” keluh nya

Wali siswa Lain nya Mengatakan ” Kalau kata mereka uang kelulusan 200ribu persiswa itu untuk bikin Gapura gerbang namun sampai setahun anak saya lulus gerbang gapura tak kunjung di bangun ” Ungkapnya.

Lanjutnya ” Ya kami merasa keberatan atas penarikan tersebut apalagi ekonomi kami pas-pasan bahasa nya sukarela tapi nominal nya dipatok ” Jelas nya.

Baca Juga :  *Mengenal TNI Lebih Dekat, Puluhan Anak TK Ibnu Sina Datangi Markas Koramil Jatisrono* Wonogiri - Masuk kedalam markas tentara, jangan dibayangkan lagi sesuatu yang menakutkan dan sangar, sebab tentara (TNI) sekarang sangat bersahabat dan dekat dengan masyarakat. Buktinya, terlihat puluhan anak-anak sangat senang saat berkunjung ke Markas Koramil 14/Jatisrono Kodim 0728/Wonogiri. Kamis, (9/3/2023). Anak - anak yang berkunjung ke markas Koramil tersebut berasal dari Taman Kanak – Kanak (TK) Ibnu Sina Jatisrono. Kunjungan ini dimaksudkan sebagai pengenalan anak–anak usia dini kepada aparat TNI dan melihat secara langsung berbagai alat perlengkapan yang di gunakan oleh TNI. Kedatangan puluhan anak–anak tersebut, diterima langsung oleh Danramil 14/Jatisrono Kapten Inf Hengky Nurchayadi beserta anggota dan langsung diajak berkeliling Makoramil untuk melihat sarana dan prasarana yang ada, kemudian dilanjutkan pengenalan berbagai macam alat perlengkapan dan seragam yang di gunakan TNI yang di sampaikan langsung oleh Serda Agus Guridno. ”Mereka sangat senang dan antusias mengikuti kegiatan ini, dan kami tentunya juga sangat mendukung sekali dengan adanya kunjungan anak-anak TK tersebut, mudah-mudahan apa yang kami berikan ini nantinya bisa menambah ilmu dan wawasan serta menumbuhkan rasa cinta tanah air dan lebih dekat dengan TNI,” Terang Danramil. Sementara itu, Wiwin Sulamsri S.Pd Aud selaku Kepala Sekolah TK Ibnu Sina Jatisrono mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperkenalkan anak anak kepada TNI. ”Dengan memperkenalkan profesi TNI, harapannya anak -anak tidak takut untuk mendekat kepada TNI. Terpenting lagi ingin menanamkan sejak dini jiwa Nasionalisme dan cinta tanah air kepada mereka,” ucap Wiwin. Dirinya menambahkan, selain untuk mengetahui lebih dekat dengan kehidupan TNI juga melaksanakan edukasi kepada anak didiknya mengenai bermacam-macam alat perlengkapan yang di gunakan oleh anggota TNI serta memberikan praktek out bond ringan. (Arda 72)

Eks Kepala sekolah SDN 1 Wonorejo Di Konfirmasi Melalui Via Telpon Whatsapp Membenarkan atas Dugaan penarikan tersebut .

“Ya bang memang benar ada penarikan buat kenang-kenangan itu program nya buat bangunan Gapura program belum berjalan ada rollingan , itu rapat musyawarahnya bulan 3 2022 sedangkan dana terkumpul itu bulan 7 saya di rolling bulan 6 jadi enggaktau bagaimana kelanjutan program itu” Ungkap nya.

Lanjutnya ” Rencana kalau saya enggak dirolling itu mau menarik dana juga dari dewan guru untuk nambah bangun Gapura sekolah berhubung saya dirolling jadi tidak bisa , Untuk lebih jelas bisa abang tanya ke komite nya ” Tambah nya.

“Setelah saya rolling saya enggak tau bang ditarik apa enggak 200ribu , itu urusan komite karena waktu rapat pertemuan dengan wali murid pihak sekolah cuma menerima usulan mereka , semua nya dikomite ” Dalih nya.

Ketika konfirmasi komite sekolah membenarkan adanya penarikan 200 ribu dan 100ribu ” Ya benar bang siswa lulus dimintai 200ribu dan siswa yang naik kelas dimintai 100ribu , 200 ribu itu bukan komite yang narik melainkan wali kelas yang narik nya dan uang kenangan 200ribu itu enggak ada musyawarah apa apa sama wali murid ” Bantah nya

Baca Juga :  Warga Lampung Selatan Bisa Adukan Keluhan, Cukup Kirim " Hallo " User-Friendly

” Kalau 100 ribu itu iya komite yang menerima dan itu uang nya saya belikan langsung semen dll untuk keperluan bangun musholla secara bertahap karena uangnya yang belum cukup ” Katanya.

Pungli bisa masuk kategori Pasal 12 huruf e UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (tipikor) .

Kepada aparat penegak hukum (APH) jika terbukti benar adanya dugaan Pungli maka diharapkan proses hukum yang berlaku sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar untuk menuntaskan Dugaan Pungli . (Tim)

Berita ini 36 kali dibaca

Share :

Baca Juga

DAERAH

Buka Pelatihan Penulisan Khotbah Jumat, Novriwan Jaya Minta Materi Penyampaian Khotbah Diatur

Bandar Lampung

Kasi Datun Kejari Bandar Lampung Bambang Irawan Masuk Nominasi Adhyaksa Awards 2025 Kategori Jaksa Inovatif

DAERAH

Mengenal Ikhna Abdul Kholik Pengusaha Muda Property kelahiran Garut

DAERAH

Komunikasi Sosial Senjata Paling Ampuh Seorang Babinsa di Wilayah

DAERAH

Pj. Bupati Lampung Barat Jawab Keluh Kesah Masyarakat Buay Nyerupa

DAERAH

Bupati Parosil Mabsus: PKS Mitra Strategis Dalam Pembangunan Lampung Barat

DAERAH

Forkopimda Masuk Sekolah: Langkah Pemkab Tubaba Bangun Karakter Siswa

DAERAH

Pencapaian Kinerja Kejari Tubaba Tahun 2023