Home / DAERAH / Lampung Selatan

Senin, 2 Juni 2025 - 13:15 WIB

Pengawasan Integritas KPK 2024, Lampung Selatan Terbaik Kedua di Lampung

LAMSEL: jarilampung.com–– Kabupaten Lampung Selatan terus menunjukkan komitmen dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

Berdasarkan hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) Tahun 2024 yang dirilis oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), menempatkan Kabupaten Lampung Selatan sebagai peringkat kedua terbaik se-Provinsi Lampung dalam hal integritas dan tata kelola pemerintahan.

Di tingkat kabupaten/kota di Provinsi Lampung, Lampung Selatan berada di peringkat kedua dengan skor 73,91 setelah posisi pertama ditempati Kabupaten Pringsewu dengan skor 74,89.

Disusul Kabupaten Tulang Bawang diposisi ketiga dengan skor 72,63, Kabupaten Way Kanan diposisi keempat dengan skor 72,16, dan Kabupaten Pesawaran diposisi kelima dengan skor 71,90.

Baca Juga :  Koramil 410-03/TBU Pantau Penyaluran Bansos di Kelurahan Sumur Batu

“Capaian Survei Penilaian Intergritas Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2024, berada diangka 73,91 %, kategori waspada,” kata Pelaksana tugas (Plt) Inspektur Kabupaten Lampung Selatan, Anton Carmana, dalam keterangannya.

Berdasarkan hasil survei tersebut, Kabupaten Lampung Selatan menunjukkan kinerja positif pada sejumlah indikator penting seperti transparansi layanan publik, akuntabilitas pengelolaan anggaran, pencegahan konflik kepentingan, dan efektivitas sistem pengaduan masyarakat.

Anton Carmana menyebut, SPI merupakan survei tahunan yang dilakukan KPK untuk memetakan potensi korupsi serta menilai efektivitas sistem pencegahan korupsi di berbagai instansi pemerintah. Pengawasan ini melibatkan partisipasi dari pegawai internal, masyarakat pengguna layanan publik, serta pemangku kepentingan eksternal lainnya.

Baca Juga :  Mengenal Sosok Rama Travel Content Creator asal yogyakarta

Anton Carmana mengungkapkan, variabel penilaian internal terdiri dari Transparansi, Integritas dalam Pelaksanaan Tugas, Perdagangan Pengaruh (Trading in Influence), Pengelolaan Anggaran, Pengelolaan PBJ, Pengelolaan SDM, dan Sosialisasi Antikoruspi.

Sementara untuk variabel penilaian eksternal diantaranya, Transparansi dan Keadilan Layanan, Upaya Pencegahan Korupsi, dan Integritas Pegawai.

“Variabel dalam penilaian Eksper/Ahli terdiri atas 12 variabel antara lain, transprasi, mengedepankan kepentingan umum, taat prosedur yang berlaku, memberikan perlakuan khusus, mengabaikan izin, keberadaan suap dan sebagainya,” kata Anton.

Dengan raihan ini, Kabupaten Lampung Selatan diharapkan terus mempertahankan serta meningkatkan kinerja integritasnya pada tahun-tahun mendatang, sebagai bagian dari upaya mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. (S)

Berita ini 29 kali dibaca

Share :

Baca Juga

DAERAH

Ziarah Makam Bung Karno, Paskibraka Lampung Barat Ajak Insan Muda Kobarkan Api Perjuangan Sang Proklamator

Bandar Lampung

Letkol Tri Arto Resmi Di Kukuhkan Sebagai Ketua Umum Komunitas Mobil dan Motor Klasik Lampung

DAERAH

Kisah Inspiratif Ega Raedi, Content Creator Muda Banjarbaru

Bandar Lampung

Babinsa Koramil 410-04/TKT Bersama Tokoh Masyarakat Gotong Royong Bersihkan Saluran Drainase

DAERAH

Simpan Narkotika di Dalam Kotak Rokok, Pria 44 Tahun Ditangkap Polres Tulang Bawang

Bandar Lampung

Dugaan Maladministrasi Dinas Perkim Bandar Lampung Dilaporkan DPP KAMPUD Ke OMBUDSMAN RI

Bandar Lampung

Mewakili Dandim 0410/KBL, Kapten Inf Bunyamin Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Krakatau 2022

Bandar Lampung

Pelaksanaan Sertifikasi Kompetensi Wartawan di Bandar Lampung Berjalan Sukses