Tubaba: jarilampung.com—
Dewan pimpinan pusat (DPP) Lembaga swadaya masyarakat lembaga independen pemantau anggaran negara (LSM LIPAN) akan menggelar aksi damai di PT. Bumi Madu Mandiri (BMM) terkait permasalahan sengketa tanah di Umbul Olok Rengas Kabupaten Tulangbawang Barat, hal tersebut dibenarkan oleh . Bidang humas nya Hasan Pada jum’at (11/7/2025).
Ketua LSM LIPAN, Joni Zantoni dan Sekretaris Fauzi Balmasj, S.H., menyampaikan dengan tegas melalui Bidang Humas Hasan bahwa, pada hari ini LSM LIPAN selaku penerima kuasa dari ahli waris budi dan idwar dengan nomor surat kuasa khusus 054/DPP-LSM LIPAN, Terkait permasalahan sengketa tanah di Umbul Olok Rengas Tiyuh Bujung Dewa kecamatan Pagar Dewa kabupaten Tulangbawang Barat Provinsi Lampung, dengan PT. Bumi Madu Mandiri (BMM).
“Pada hari ini kami LSM LIPAN selaku penerima kuasa dari ahli waris budi dan idwar di fasilitasi oleh pemerintah Daerah Kabupaten Tulangbawang Barat melalui asisten 3 di ruang sekda, juga dihadiri oleh kapolres kab Tubaba, begitu juga pihak-pihak terkait hadir dengan tujuan untuk bermusyawarah/rembuk secara kekeluargaan terkait sengketa tanah”.
“Namun pertemuan tersebut belum menemui hasil kesepakatan, sehingga kami akan menempuh dengan cara lain. Kami LSM LIPAN siap akan melakukan orasi /aksi damai sampai persoalan tersebut selesai,” pungkasnya.
Kemudian Joni Zantoni didampingi sekretarisnya mengatakan pihaknya juga telah berikan surat tembusan di polres setempat terkait orasi/aksi damai.
“Kita dari pihak LSM LIPAN hari ini sudah masukan surat izin tembusan ke polres Tubaba untuk kegiatan tersebut, karena seharusnya jadwal kita orasi besok, tetapi dari pihak polres meminta ditunda sementara mengingat besok hari Sabtu adalah hari libur. Insaallah hari senin sudah kita jadwalkan untuk berorasi/ aksi damai” ucapnya.
Ketua LSM LIPAN Joni Zantoni Berharap, dalam orasi damai tersebut agar supaya pihak dari kapolres setempat dan pihak pemerintah atau kepala tiyuh yang terkait, agar bisa menyikapi hal tersebut dengan baik supaya ada titik terang. (*)







