Home / DAERAH / TUBABA

Kamis, 14 Agustus 2025 - 18:50 WIB

Pembangunan Drainase Tiyuh Murni Jaya Dikritik Masyarakat

Tubaba: jarilampung.com–
Beberapa Pembangunan fisik di Tiyuh Murni Jaya Kecamatan Tumijajar Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) dikritik oleh (TB) masyarakat tiyuh setempat.
Salah satunya bangunan Drainase tipe 40-60 sepanjang 121 meter menggunakan anggaran Dana Desa tahun 2025 mencapai Rp (71.550 000) Tujuh puluh satu juta lima ratus lima puluh ribu rupiah, yang menurut dirinya sangat tidak sesuai dengan hasilnya.

“Alah mas, pembangunan apa ini. Sangat tidak sesuai hasilnya dengan anggaran segitu besar. Saya ini tukang bangunan juga mas, jadi tahu persis,” kata TB saat berada di lokasi bangunan Drainase (13/8/2025).

Ditempat terpisah pada hari kamis (14/8/2025), ketua tim pelaksana kegiatan (TPK) Sugiman saat ditemui di kediamannya, dirinya menjelaskan terkait anggaran pelaksanaan kegiatan. Namun ada perbedaan dengan rincian RAP yang dikeluarkan oleh pihak tiyuh.

Baca Juga :  Babinsa Keprabon Berikan Himbauan Prokes di Puro Mangkunegaran Surakarta

” Untuk kegiatan pembangunan drainase tipe 40-60 sepanjang 121 meter kita menghabiskan batu kali/belah sebanyak 27,5 kubik harga per mobil Rp 1550 000 untuk per mobil rata-rata kurang lebih 5 kubik.
Kemudian pasir habis 3 mobil, per mobil 6 kubik harga per mobil Rp 1250 000. Dan untuk semen habis 70 sak, harga per sak Rp 66 000.
Kemudian upah tenaga kerja, tukang 5 orang, masing-masing perharinya Rp 125000, dan keneknya 4 orang masing-masing Rp 100 000 per hari.
Bangun tersebut dikerjakan 9 orang selama 12 hari, jadi total upah tenaga kerja, tukang 7.500 000 + keneknya Rp 4.800 000, total Rp 12.300 000″ jelas Sugiman.

Disisi lain Sugiman menunjukkan RAP kegiatan tersebut, ternyata berbeda. Untuk matrial Batu kali/belah menghabiskan 51 kubik, Rp 22.950 000, dan pasir total 30 kubik, Rp 7.920 000, semen 153 zak, Rp 9.945 000, kemudian upah tenaga kerja total jumlah sebesar Rp 23.445000. Sedangkan kita sudah berupaya untuk minta klarifikasi dengan pihak pemerintahan tiyuh baik itu kepala tiyuh nya , maupun kaur perencanaan tidak bisa ditemui.

Baca Juga :  Pemerintah Kab Tubaba Melepas Tim Sekolah Sepak Bola Fortuna FC

Selanjutnya menurut keterangan tim monitoring kecamatan Suhartoyo, dirinya mengatakan hasil monitoring secara detail tidak bisa menjelaskan, karena yang membawa catatan tersebut tidak ada di kantor.

” Menurut kami tim monitoring kecamatan untuk kegiatan tersebut secara garis besar sudah sesuai, tetapi saya tidak bisa menjelaskan secara detail karena catatan tersebut bukan saya yang pegang,” ucapnya.(S)

 

Berita ini 94 kali dibaca

Share :

Baca Juga

DAERAH

Pemkab Tubaba Segera Terapkan Aplikasi SI-ASIK NENEMO

DAERAH

Yakinkan Sesuai Target, Dandim Solo Cek Pelaksanaan KBD Tahap VII Tahun 2021

DAERAH

Kapolres Tubaba Cek Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara

Bandar Lampung

DPP KAMPUD Serahkan SK Pengurus DPW Provinsi Sumatera Selatan

DAERAH

Kapten Inf Handriya : Percepatan Penanganan Covid-19 Dengan Vaksin Dibarengi Penerapan Prokes

Bandar Lampung

Rakerda IWAPI Lampung Ke-II, Momen UMKM Wanita untuk Bangkit dan Mandiri

DAERAH

Kepala Tiyuh Penumangan Salurkan BLT-DD Tahun Anggaran 2023 Pull

DAERAH

Anggota DPRD Tubaba Idris Hadi Respon Keinginan Masyarakat Pembangunan Jembatan Alternatif Penghubung Tiyuh