Tanggamus, Provinsi Lampung- Dapur satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) “SEPOYONO” di Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus, resmi mengantongi sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) serta sertifikat laik higienis.(6/5/226).
Capaian ini menegaskan komitmen pengelola dalam menyediakan makanan yang tidak hanya bergizi, tetapi juga aman, bersih, dan sesuai syariat bagi penerima manfaat program.
Dapur tersebut dikelola oleh Yayasan Tusem Jabat Jaya. Kepala SPPG Sridadi, ZIKRI, menjelaskan bahwa proses sertifikasi halal berlangsung ketat dan berlapis, melibatkan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) melalui LPPOM MUI, hingga Komisi Fatwa MUI.
“Prosesnya sangat rigor. Mulai dari verifikasi dokumen, audit lapangan oleh auditor LPPOM MUI, hingga sidang Komisi Fatwa untuk penerbitan fatwa halal. Kami memastikan seluruh tahapan terpenuhi.
Standar Higienitas Jadi Pilar Utama
Selain aspek kehalalan, standar kebersihan menjadi perhatian utama dalam operasional dapur. Pengelola menerapkan prosedur sanitasi ketat, termasuk sterilisasi peralatan makan (food tray) guna mencegah kontaminasi silang dan potensi penyakit bawaan pangan,” ujar Kepala SPPG ZIKRI.
iya menambahkan. “Kebersihan adalah harga mati. Setiap peralatan yang bersentuhan langsung dengan makanan wajib melalui proses pencucian dan sterilisasi sesuai standar. Ini bagian dari tanggung jawab kami, mengingat MBG merupakan program prioritas nasional,” tegasnya.
Para relawan dan staf dapur juga telah dibekali pelatihan Standar Operasional Prosedur (SOP) higienis yang didampingi tenaga ahli, guna menjaga kualitas layanan serta membangun kepercayaan publik.
Klarifikasi Lokasi dan Manajemen
Perlu ditegaskan, secara administratif Yayasan Tusem Jabat Jaya beralamat di Desa Sepoyono, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung. Sementara itu, dapur MBG yang telah mengantongi sertifikasi halal dan laik higienis ini beroperasi di Kecamatan Wonosobo Kabupaten
, Tanggamus.
Kondisi ini menunjukkan adanya pengembangan dan kolaborasi lintas wilayah oleh yayasan dalam mendukung implementasi program MBG di berbagai daerah.
Dengan diraihnya dua sertifikasi penting—halal MUI dan laik higienis—Dapur MBG Sepyono Kecamatan Wonosobo diharapkan menjadi model percontohan dalam pengelolaan dapur umum yang transparan, akuntabel, serta berstandar tinggi dalam menjamin keamanan pangan masyarakat.
(TOMI







