Home / Bandar Lampung / DAERAH

Senin, 17 Agustus 2026 - 01:23 WIB

Program Aplikator Belum Dirasakan Pengemudi OJOL

Penulis: LSM JERAT, Sandi Chandra Pratama, S.Psi
Lampung

Jarilampung.com–
Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa pengemudi ojek online (OJOL) kini berhak mendapatkan porsi bagi hasil sebesar 92% dari hasil kerja mereka, setelah pemerintah melakukan intervensi terhadap skema potongan aplikator.

Pernyataan ini disampaikan oleh Presiden Prabowo dalam Pidato Kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD pada hari Jumat, 14 Agustus 2026.

Sebelumnya, pengemudi ojol menerima 80% dari upah kerja mereka karena pihak aplikator memotong komisi sebesar 20%.

Melalui kebijakan intervensi pemerintah (yang diistilahkan oleh Prabowo sebagai “rekomendasi”), porsi pendapatan untuk pengemudi dinaikkan menjadi 92%, sedangkan potongan komisi aplikator dipangkas menjadi maksimal 8%.

Presiden Prabowo mengklaim bahwa perubahan regulasi ini berdampak sangat signifikan di lapangan. Berdasarkan laporan yang ia terima, pendapatan para mitra driver ojol diklaim meningkat pesat hingga 2 kali lipat bahkan 3 kali lipat.

Kebijakan pemangkasan potongan aplikator ini didorong melalui regulasi resmi pemerintah. Selain itu, pemerintah melalui Kementerian UMKM mengarahkan agar pengemudi ojol tidak sekadar dipandang sebagai mitra transportasi, melainkan sebagai pelaku usaha mikro agar mereka mendapatkan fleksibilitas serta akses ke berbagai insentif ekonomi.

Baca Juga :  Hanan A Rozak Kerjasama Kementerian Kelautan dan Perikanan Gelar Bimtek di Sekampung, Lampung Timur

Meskipun Presiden menyampaikan adanya kenaikan pendapatan yang masif, pernyataan ini menuai beragam reaksi di masyarakat.

Sejumlah asosiasi dan pengemudi OJOL di lapangan mengaku belum merasakan peningkatan pendapatan yang signifikan secara merata, serta mengeluhkan bahwa penerapan skema bagi hasil 92% berbanding 8% tersebut belum diimplementasikan secara penuh oleh seluruh layanan aplikator.

Asosiasi seperti Serikat Pekerja Angkutan Indonesia (SPAI) dan forum pengemudi di berbagai daerah menyatakan bahwa penurunan potongan komisi aplikator menjadi 8% belum diterapkan secara serentak oleh seluruh platform layanan.

Berdasarkan data dari Serikat Pekerja Angkutan Indonesia (SPAI) per Agustus 2026, perubahan ekosistem ini justru membuat sebagian pengemudi mengeluhkan penurunan pendapatan harian.

Akibat ketatnya persaingan jumlah mitra yang mencapai jutaan orang dan penyesuaian tarif, pengemudi di lapangan melaporkan harus bekerja 12 hingga 18 jam per hari hanya untuk bisa mengejar target pendapatan yang layak.

Baca Juga :  Polres Kab Tulang Bawang Berikan Vaksinasi Gratis Untuk Warga

Hingga pertengahan Agustus 2026, payung hukum utama yaitu Peraturan Presiden (Perpres) tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online masih berada dalam tahap finalisasi akhir oleh pemerintah.

Dikarenakan aturan teknis menyeluruh belum sepenuhnya diteken dan disosialisasikan ke seluruh lapisan aplikator (termasuk aplikator skala menengah dan kecil), pengawasan di lapangan menjadi longgar dan penegakan sanksi bagi aplikator yang melanggar skema 92:8 belum berjalan optimal.

Asosiasi pengemudi seperti Garda Indonesia terus mendesak pemerintah agar mempercepat pengesahan Perpres tersebut. Mereka meminta adanya fungsi pengawasan real-time terhadap algoritma potongan aplikasi guna memastikan bahwa hak pengemudi minimal 92% benar-benar masuk ke dompet digital mereka tanpa potongan terselubung lainnya.

Pendiri LSM Jeritan Rakyat Tertindas (JERAT), Sandi Chandra Pratama, S.Psi menyimpulkan, bahwa banyak driver OJOL merasa penghasilannya tidak sesuai dengan janji program aplikator, terutama ketika orderan berkurang dan biaya operasional tetap tinggi. (*/JERAT)

Berita ini 12 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Bandar Lampung

Dandim 0410/KBL Beri Arahan Kepada Anggota Persit KCK Cab XXX Dim 0410/KBL

DAERAH

Tim Verifikasi Itwasda Polda Lampung Laksanakan Verifikasi dalam Rangka Sertijab Kapolres Tubaba

DAERAH

Kunjungi Kecamatan Way Tenong, Bupati Lampung Barat Tekankan Disiplin, Kebersihan, dan Sinergi Pelayanan

DAERAH

400 Peserta Bakal Ramaikan Jamnas XIV PPAJI , Satukan Pencinta American Jeep di Lampung Selatan

DAERAH

Wujudkan Kamtibmas Kondusif, Piket Koramil 23/Karangtengah Aktif Patroli

DAERAH

Kapolres Tubaba Pastikan Keamanan Perayaan Natal di Kabupaten Setempat

DAERAH

Pemkab Lambar Menggelar Upacara Peringatan HUT RI ke-77

Bandar Lampung

Koramil 410-02/TBS Melakukan Komsos dan Patroli Keamanan