Home / DAERAH / Lampung Barat

Selasa, 14 Juni 2022 - 19:53 WIB

Bupati Lambar Upayakan Peningkatan Produktivitas Ikan

Jarilampung.com-Lambar:
Audiensi bersama Petani Ikan Keramba Jaring Apung (KJA) Dalam Rangka Peningkatan Produktivitas Ikan di Kabupaten Lampung Barat berlangsung di ruang rapat pesagi Setdakab. Lampung Barat,
(14/6/2022).

Hadir dalam kegiatan tersebut
Bupati Lampung Barat Hi. Parosil Mabsus
Pj. Sekretaris Daerah Lampung Barat Drs. Adi Utama
Kepala Perangkat Daerah Lampung Barat
Sekretaris Camat (Sekcam) Lumbok Seminung serta para pengusaha dan petani ikan di wilayah Kecamatan Lumbok Seminung.

Audiensi tersebut dipimpin langsung Bupati Lampung Barat Hi. Parosil Mabsus dalam rangka peningkatan produktifitas ikan melalui Keramba Jaring Apung (KJA) yang ada di wilayah Danau Ranau Kecamatan Lumbok Seminung.

Acara tersebut merupakan tindak lanjut dari Kunjungan Kerja (kunker) jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Barat ke Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara pada 9 – 11 Juni 2022 kemarin terkait pengelolaan budidaya ikan di Danau Toba.

“Hari ini pak bupati menindaklanjuti apa yang menjadi hasil kunjungan kerja Bupati beserta jajaran terkait dengan pengembangan Keramba Jaring Apung di Provinsi Sumatera Utara tepatnya di Kabupaten Simalungun”,

Parosil menyatakan, dalam Kunkernya itu pihaknya melihat langsung ada sebuah perusahaan dengan nama PT. Japfa yang bermitra dengan petani-petani lokal dalam rangka memanfaatkan ikan di danau Toba.

Harapan Ke depan Parosil menginginkan apa yang sudah dilakukan oleh PT. Japfa dari petani ikan di Danau Toba dapat diimplementasikan di Kabupaten Lampung Barat, yaitu bekerja sama dalam bentuk investasi.

Baca Juga :  Cegah Konflik Berlarut, Yantoni ke Tim Gugas Tubaba: Apakah Rekom DPRD Sudah Ditindaklanjuti?

Apalagi Kabupaten Lampung Barat sendiri mempunyai Danau Ranau yang mempunyai potensi unggul dalam pemanfaatan pembudidayaan ikan seperti halnya Danau Toba.
“Dengan catatan yang paling penting, kita ingin hadir perusahaan investasi di daerah Lampung Barat”,

Akan tetapi pada prinsipnya, lanjut Parosil, hadirnya dari sebuah perusahan tidak akan mematikan usaha lokal yang sudah ada.

Sehingga ia menjelaskan, pihaknya berencana akan membuat Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemkab Lampung Barat dengan pihak PT. Japfa.
— “Oleh sebab itu, kita akan membuat sebuah MoU antara pemerintah dengan pihak PT Japfa”,

Namun Parosil menyatakan, sebelum dilakukan MoU itu, pihaknya akan mengkaji terlebih dahulu terkait kemitraan tersebut.
— “Ke depan, tentu kemitraan terbangun seperti apa dan juga bagaimana perhatian dari PT. Japfa terkait dengan lingkungan, termasuk juga dengan pendidikan, kesehatan dan berbagai macam bidang termasuk juga infrastruktur”,

Lantaran rencana tersebut masih dalam ranah tataran diskusi antara pemerintah dan masyarakat, Parosil berharap rencana itu mendapat dukungan penuh dari masyarakat, khususnya bagi pengusaha ikan dan para petani lokal.
“Tentu harapan pak Bupati yang paling penting, kegiatan ini mendapat dukungan dari para petani lokal dan juga para pengusaha ikan dan juga tentu seluruh masyarakat,”.
— “Karena investasi ini investasi jangka panjang, kita juga tidak boleh terlalu tergesa-gesa, tetapi tentu kita harus ada kajian-kajian yang bisa menghitung dampak sisi positifnya dan dampak sisi negatifnya”,

Baca Juga :  Propam Polres Tulang Bawang Barat Sidak ke Pos Pam dan Pos Yan Operasi Ketupat Krakatau 2022, Ini Hasilnya.

Terkait investasi itu kapan akan dilakukan, Parosil menyatakan jika perjalananya masih cukup panjang, sebab saat ini masih tahap sosialisasi.
“Kita ingin menyampaikan pokok pikiran dari sebuah perusahaan yang ingin berinvestasi supaya jangan sampai nanti berbeda pemahaman”,

Mengenai rencana akan adanya investasi dari PT. Japfa di Kabupaten Lampung Barat, Parosil menekankan PT. tersebut harus bisa menjadi bagian dari sebuah perusahaan yang dapat melakukan peningkatan kapasitas dari petani lokal yang ada di Kabupaten Lampung Barat.

“Mungkin selama ini dari sistem pemberian pakan ikan kita belum modern, mungkin kedepan nanti harus modern, termasuk dalam pengelolaan ikannya, bagaimana caranya supaya harganya lebih baik
Intinya kita tidak merugikan petani lokal, tetapi justru lebih diberdayakan dan ditingkatkan kapasitasnya, kalau kapasitasnya lebih maju, lebih cerdas dan lebih pintar, tentu akan berdampak dengan penghasilan”. (AD)

Berita ini 26 kali dibaca

Share :

Baca Juga

DAERAH

Harga BBM Naik, Polres Tulang Bawang Barat Bagikan Paket Sembako kepada Pengemudi

Bandar Lampung

Babinsa Koramil 410-03/TBU dan Bhabinkamtibmas Pantau Kegiatan Vaksinasi di Wilayah Binaan

DAERAH

Bupati Lambar Parosil Mabsus Apresiasi Paud Islam Alif Membudayakan Kebiasaan Menabung Sejak Dini

DAERAH

Wakili Danramil, Pelda Rahmat Hadiri Lokmin Linsek Tri Bulanan Puskesmas Wuryantoro

DAERAH

Babinsa 410-05/TKP Laporkan Penemuan Jenazah Pria Tuna Wisma di Depan Toko Istana Mebel, Bandar Lampung

DAERAH

Pemerintah Tiyuh Sumber Rejo Optimalkan Pelayanan Untuk Masyarakat

DAERAH

Kapolres Dampingi Ketua Bhayangkari Cabang Tulang Bawang Berikan Bingkisan Untuk Personel Yang Terlibat Operasi Ketupat Krakatau 2022

DAERAH

Polisi Tubaba Sita 416,09 gram Lebih Ganja Kering