Home / DAERAH / Lampung Selatan

Kamis, 4 Desember 2025 - 18:59 WIB

Dinkes Lampung Selatan Gerak Cepat Telusuri Dugaan Keracunan MBG di SMPN 2 Kalianda

LAMSEL: jarilampung.com– –
Tim investigasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lampung Selatan bergerak cepat menyelidiki dugaan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa enam siswa kelas VII SMPN 2 Kalianda, Rabu (3/12/2025).

Respons sigap itu menjadi langkah krusial setelah para siswa mengalami pusing, mual, dan muntah hingga harus dibawa ke RSUD Bob Bazar sekitar pukul 12.00 WIB.

Langkah cepat dimulai sejak laporan awal diterima sekitar pukul 10.00 WIB. Tim Dinkes langsung turun ke sekolah untuk mengamankan sampel makanan dan air minum, sekaligus memulai investigasi bersama Polres Lampung Selatan dan Puskesmas Way Urang.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Lampung Selatan, Sumantri, S.KM., MM, menjelaskan bahwa seluruh dapur penyedia makanan MBG (SPPG) telah diminta menyiapkan sampel masakan harian sebagai prosedur pengamanan.

Baca Juga :  DPRD menggelar Rapat Paripurna Pengesahan Raperda APBD Tubaba TA 2025

“Kemarin kami langsung turun bersama Polres dan Puskesmas Way Urang. Semua dapur SPPG sudah diminta menyiapkan sampel. Untuk masakan hari ini, sampel juga harus disiapkan dan dikumpulkan di bank sampel dengan masa penyimpanan 2×24 jam. Jadi jika terjadi kasus seperti sekarang, kita sudah memiliki sampelnya dan tidak kesulitan melakukan pemeriksaan,” ujar Sumantri saat ditemui di kantornya, Kamis (4/12/2025).

 

Sampel berupa makanan dan air minum itu kemudian dibawa ke UPTD Laboratorium Provinsi Lampung pada Kamis pagi untuk memastikan penyebab keluhan yang dialami para siswa. Hasil pemeriksaan laboratorium diperkirakan keluar dalam 7 hingga 12 hari.

Baca Juga :  Dukung dan Sukseskan Program Asta Cita Presiden RI, Satgas Pangan Polres Tubaba Gelar Operasi Pasar

Di sisi lain, kondisi para siswa terus dipantau. Dari total 517 siswa, hanya enam siswa atau sekitar 1,16 persen yang mengalami gejala mual dan muntah.

“Pasien sudah dirawat di RSUD Bob Bazar. Empat masih dirawat, dua siswa sudah dipulangkan karena kondisinya membaik,” ujar Sumantri.

Investigasi menyeluruh akan menyamakan hasil laboratorium dengan gejala klinis. Dinkes memastikan seluruh tahapan pemrosesan dilakukan sesuai prosedur keamanan makanan agar program MBG tetap berjalan dengan standar kesehatan yang ketat.

“Sampel langsung kita amankan sejak kemarin. Tinggal menunggu hasil laboratorium,” tambahnya.

Hingga kini, Dinas Kesehatan Lampung Selatan terus melakukan pemantauan perkembangan kondisi para siswa sambil menuntaskan penyelidikan penyebab dugaan keracunan. (*)

 

Berita ini 10 kali dibaca

Share :

Baca Juga

DAERAH

Promosi Doktornya Dihadiri Empat Pejabat Negara, Erwin Singajuru Gagas Pembentukan Pengadilan Pemilu

DAERAH

Puan: Selamat Menjalankan Ibadah Puasa, Tetap Disiplin Prokes Saat Ramadan untuk Hindari Covid-19

DAERAH

Yakinkan Tepat Sasaran, Babinsa Sudiroprajan Kawal Pendistribusian 382 Karung Beras Kepada Warga

DAERAH

Pj.Bupati Lambar Akan Segera Dilantik Sudah Dijadwalkan

DAERAH

Koramil 04/Nguntoronadi Patroli Protekes Sambil Bagikan Masker Kepada Warga

DAERAH

Gelar Upacara Bendera, Danramil 20/Kismantoro Jabat Irup

DAERAH

Kasus Mantan Kades Rangai Tritunggal Masuk Tahap Penyelidikan

DAERAH

DPD IWAPI Lampung Raih Prestasi Tingkat Nasional Juara 1 Perempuan Pengusaha Berprestasi