Tubaba: jarilampung.com–
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, menggelar Rapat Pleno Khusus untuk memperingati Hari Jadi ke-17 Kabupaten Tubaba, di ruang rapat pleno DPRD setempat, Senin (06/04/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momen refleksi atas kemajuan pembangunan daerah serta memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan semua pemangku kepentingan dalam mempromosikan kemakmuran.
Sidang pleno dipimpin oleh Ketua DPRD Tubaba Busroni, dan dihadiri oleh Bupati Tubaba Novriwan Jaya dan wakil Bupati Nadirsyah, Kepala Inspektur Provinsi Lampung, Bayana, jajaran Forkopimda, jajaran TNI-Polri, Kepala Tiyuh dan pimpinan instansi terkait, serta tamu undangan lainnya .
Dalam rangka memperingati HUT Tubaba kali ini mengusung tema “Bertumbuh, Memberdayakan, Bersama” menegaskan bahwa tema tersebut bukan sekadar retorika, tetapi pendorong untuk mengambil tindakan nyata dalam menghadapi tantangan zaman.
Dalam kesempatan acara tersebut, Ketua DPRD Tubaba Busroni menyampaikan apresiasinya atas prestasi Kabupaten Tubaba di berbagai bidang pembangunan.
Kemudian dirinya juga
menekankan pentingnya menjaga persatuan dalam keberagaman, meningkatkan pembangunan ekonomi, mengurangi kemiskinan, dan membuka lapangan kerja untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Perjalanan Tubaba bukanlah perjalanan singkat. Banyak pengorbanan yang menjadi tanggung jawab kita bersama untuk melanjutkannya,” ucap Busroni.
Melalui peringatan Hari Jadi Tubaba ke-17, DPRD Tubaba menekankan pentingnya kolaborasi yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dan semua pemangku kepentingan demi kemajuan dan kesejahteraan di Bumi Ragem sai mangi wawai.
Sementara itu, Bupati Novriwan Jaya menyampaikan rasa terima kasihnya atas pencapaian pembangunan sejak Tubaba didirikan pada 3 April 2009. Menurutnya, berbagai kemajuan yang diraih tidak terlepas dari sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, dan semua lapisan masyarakat.
Ia juga mengapresiasi kerja sama antara lembaga legislatif dan eksekutif dalam melaksanakan fungsi pengawasan, penganggaran, dan perundang-undangan yang telah mendorong kemajuan di berbagai sektor.
“Kolaborasi ini telah menghasilkan kemajuan di bidang infrastruktur, ekonomi, sosial, dan budaya,” katanya.
Sidang Paripurna ditutup dengan sesi potho bersama Bupati dan wakil Bupati, Forkopimda, serta Ketua DPRD dan para anggota, dilanjutkan dengan pawai pemotongan tumpeng sebagai simbol kebersamaan dan rasa syukur yang mendalam. (*)







