Home / DAERAH / Lampung Barat

Sabtu, 19 Juli 2025 - 18:19 WIB

Festival Sekala Bekhak Ke-11, Pemkab Lambar Panggang Seribu Pancung Lemang

Lambar: jarilampung.com–
Pemerintah Kabupaten Lampung Barat memanfaatkan Festival Budaya Sekala Bekhak Ke-11 sebagai sarana untuk melestarikan kuliner tradisional, salah satunya lomba ngelemang (memasak lemang).

Acara yang dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Nukman di Lapangan Merdeka Kelurahan Pasar Liwa Kecamatan Balik Bukit, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menyediakan seribu pancung lemang diperuntukan untuk 15 Pekon dari Kecmatan Sukau, Balik Bukit dan Batu Brak.

Seperti diketahui, lomba ngelemang ini seluruhnya disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, yang kemudian diserahkan kepada pihak Pekon untuk di perlombakan.

Kehadiran pria yang kental dengan adat budaya itu menjadi sepirit tersendiri bagi para peserta, seakan tidak menyadari bahwa dirinya merupakan ASN tertinggi di Lampung Barat, Nukman terlihat sedikitpun tidak canggung bersenda gura dengan peserta lomba, bahkan dirinya sempat menghibur para peserta lomba dengan memberi hiburan nyambai bersama masyarakat.

Baca Juga :  Dandim 0410/KBL Pimpin Korp Raport Kenaikan Pangkat Personel Bintara dan Tamtama

Nukman mengatakan, Lamang merupakan warisan leluhur yang harus dijaga kelestariannya secara turun temurun “Alasan ngelemang ini dilombakan karena sekarang lamang ini semakin langka seiring dengan perkembangan zaman,” kata Nukman.

“Lemang merupakan panganan khas di Kabupaten Lampung Barat. Lemang biasanya di buat atau disajikan pada hari-hari istimewa, termasuk Hari Raya, Juga saat pesta pernikahan dan lainnya,” ungkapnya.

Nukman menyebut, lamang bukan hanya khas tetapi juga sangat erat kaitannya dengan adat istiadat masyarakat Lampung Barat, karena lamang merupakan salah satu komponen yang biasa dipersembahkan atau disajikan pada berbagai acara adat seperti acara kematian, kelahiran, hingga pernikahan.

Baca Juga :  Danramil 24/Puhpelem Pantau Langsung Kegiatan Percepatan Vaksinasi

Sebagai asli putra daerah yang mencintai kekayaan lokal, Nukman berharap keberadaan makanan tradisional ini dapat bertahan selamanya. Namun, trand yang terjadi saat ini ia cukup khawatir, karena sangat sedikit anak-anak masyarakat yang mau membuat lemang.

“Mudah-mudahan tahun selanjutnya peserta lomba ngelamang ini lebih banyak, khususnya dari anak-anak muda, karena generasi muda merupakan garda terdepan dalam pelestarian budaya di daerah kita,” tuturnya.(S)

Berita ini 36 kali dibaca

Share :

Baca Juga

DAERAH

Tertipkan Prokes Covid-19 , Babinsa Kelurahan Banjarsari Sambangi Pasar Joglo

Bandar Lampung

Koramil 410-03/TBU Menggelar Serbuan Vaksinasi di SD MI Rodatul Muminin

Bandar Lampung

Kodim 0410/KBL Bersama Satgas Covid 19 Lakukan Operasi Yustisi Guna Cegah Klaster Baru Covid 19 Di Bulan Ramadhan 1443 H

DAERAH

Bupati Parosil Mabsus Tekankan Pelayanan Maksimal, 88 Pejabat Diminta Keluar dari Zona Nyaman

DAERAH

Pamatwil Polda Lampung Bersama Kapolres Tubaba Cek Pos Pengamanan Ops Ketupat Krakatau 2026

DAERAH

Tekab 308 Polres kab Tulang Bawang Ungkap Kasus Curat

DAERAH

Babinsa Dampingi dan Pantau Pelaksanaan Vaksinasi Kepada Warga

DAERAH

Sipropam Polres Tubaba Gelar Podcast, Kupas Layanan Dumas Propam Polri