Home / DAERAH / Lampung Selatan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:39 WIB

HUT Ke – 53 Desa Beringin Kencana, Wabup : Persatuan Kunci Menuju Desa Helau

LAMSEL: jarilampung.com— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menjadikan peringatan Hari Jadi ke-53 Desa Beringin Kencana sebagai momentum untuk memperkuat persatuan masyarakat, menghidupkan kembali budaya gotong royong, serta mendorong terwujudnya Desa HELAU yang maju, mandiri, berbudaya, dan sejahtera.

Pesan tersebut disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, saat menghadiri peringatan Hari Jadi ke-53 Desa Beringin Kencana di Dusun II, Kecamatan Candipuro, Jumat malam (10/7/2026).

Perayaan berlangsung meriah dengan pagelaran wayang kulit bertajuk “Srikandi Mbangun Taman Maerokoco” yang dibawakan oleh Dalang Ki Wisnu Mudho Joko Asmoro.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Lampung Selatan Daerah Pemilihan 7, Camat Candipuro Sumiyati beserta unsur Forkopimcam, Kepala Desa Beringin Kencana Larasati bersama jajaran perangkat desa, serta tokoh masyarakat setempat.

Baca Juga :  Pemerintah Kabupaten Tubaba Peringati Hari Lahir Pancasila

Dalam sambutannya, Wabup Syaiful menyampaikan bahwa usia ke-53 Desa Beringin Kencana merupakan perjalanan panjang yang dibangun melalui kerja keras para pendahulu dengan semangat gotong royong, kebersamaan, dan kepedulian terhadap kemajuan desa.

Menurutnya, nilai-nilai tersebut harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus sebagai fondasi dalam membangun desa yang semakin maju.

Selain itu, Syaiful Anwar mengajak masyarakat untuk terus melestarikan seni dan budaya sebagai bagian dari identitas bangsa sekaligus memperkuat kebersamaan dalam mendukung pembangunan desa.

Ia menilai, di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi, generasi muda perlu dikenalkan kembali dengan kekayaan budaya bangsa agar tidak hanya mampu mengikuti perkembangan zaman, tetapi juga memahami serta mencintai warisan budaya yang dimiliki.

“Pagelaran wayang kulit seperti malam ini memiliki makna yang sangat penting. Kegiatan ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengenal kembali akar budayanya sekaligus mempelajari nilai-nilai luhur seperti kejujuran, keberanian, kesetiaan, kepemimpinan, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Syaiful Anwar.

Baca Juga :  Sambut HUT Bhayangkara, Polsek Tumijajar Gelar Baksos Membersihkan Tempat Ibadah

Menutup sambutannya, Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, kembali mengajak seluruh masyarakat menjadikan Hari Jadi ke-53 Desa Beringin Kencana sebagai momentum untuk mempererat persatuan, menghidupkan kembali semangat gotong royong, serta bersama-sama membangun desa yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.

“Mari kita jadikan Hari Jadi ke-53 Desa Beringin Kencana sebagai momentum untuk memperkuat persatuan, menghidupkan kembali budaya gotong royong, serta bersama-sama mewujudkan Desa HELAU yang maju, mandiri, berbudaya, dan sejahtera,” ujar M. Syaiful Anwar. ( * )

Berita ini 0 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Bandar Lampung

Pidsus KEJATI Lampung Garap Laporan DPP KAMPUD Terkait Indikasi Korupsi Dana BOKB Dinas PPKB Lamp-Teng Rp 8,9M

DAERAH

Sasar Stasiun Purwosari, Sertu Murdianto Himbau Pengunjung Dan Penumpang Patuhi Prokes

DAERAH

Babinsa Eromoko Dampingi 440 KPM Terima BLT

DAERAH

Sigap..!! Babinsa Koramil 05/Pasar Kliwon Bantu Padamkan Api Kebakaran Rumah Warga

Bandar Lampung

Koramil 410-01/PJG Melaksanakan Patroli Dukung Lingkungan Aman Kondusif

DAERAH

Pj Bupati Nukman Sebut Budaya Pesta Sekura Cakak Buah Masuk Event Nasional. Pj Bupati Lampung Barat Drs. Nukman M.M mengatakan budaya warisan nenek moyang khas Lampung Barat budaya pesta sekura cakak buah menjadi agenda event Nasional. Demikian disampaikan Pj Bupati Lampung Barat saat mengikuti langsung kemeriahan halal bihalal Kelurahan Way Mengaku Kecamatan Balik Bukit yang dikemas dalam pesta sekura cakak buah, Kamis 11 April 2024. “Lampung Barat ini sudah memiliki dua event Nasional yang diakuin oleh Kementerian Pariwisata dan Kementerian Kebudayaan yakni sekura cakak buah dan Festival Sekala Bekhak,” terangnya. Dirinya mengungkapkan hal tersebut tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Lampung Barat mengingat tidak setiap daerah memiliki budaya tergolong envent Nasional. “Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Barat mendukung penuh kegiatan sekura cakak buah ini yang memang merupakan budaya warisan dari zaman ke zaman,” tuturnya. Ia meminta kepada lapisan masyarakat Lampung Barat agar tetap melestarikan warisan budaya nenek moyang sekura cakak buah dan menjaga tatakerama keindahan budaya yang hanya ada di bumi beguai jejama sai betik ini. “Kita tunjukkan tatakerama keindahan budaya kebanggan kita ini dengan cara menjaga pakaian dengan sopan, jangan meminta-minta di jalur jalan dengan alesan mengamen,” terangnya. “Identiknya sekura inikan ngelimuk (mengumpulkan sampah) jadi kalo sekura membawa pohon-pohon itulah sekura jangan dimarah-marah, tapi sekuranya juga jangan buang sampah sembarangan. Bawa golok, pedang boleh tapi jangan dicabut-cabut,” sebutnya. Sebab, dikatakan Nukman mengingat pesta budaya sekura cakak buah sudah masuk dalam event Nasional maka secara otomatis dipantau langsung oleh Kementerian Pariwisata dan Kebudayaan. “Karena ini adalah event Nasional maka akan kita liput terus setiap kegiatan-kegiatan untuk kita laporkan ke pihak Kementerian sebab akan menjadi penilaian bagi mereka,” jelasnya. “Puncaknya akan kita lakukan pada kegiatan Festival Sekala Bekhak nanti inyak Allah di bulan 6 mendatang,” tutu Nukman.

DAERAH

Parosil Mabsus Resmikan Jembatan Way Sepagasan, Permudah Akses Penyaluran Hasil Pertanian Warga

Bandar Lampung

Kasi Datun Kejari Bandar Lampung Bambang Irawan Masuk Nominasi Adhyaksa Awards 2025 Kategori Jaksa Inovatif