Home / DAERAH

Minggu, 22 Januari 2023 - 17:45 WIB

Kalapas Kelas I Sukamiskin Terima Kunjungan Ketua Presidium FPII, Ini Laporannya

BANDUNG: Jarilampung.com–
Penyelenggaraan sistem pemasyarakatan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Sukamiskin ditekankan pada program pembinaan kepribadian dan kemandirian.

Ketua Presidium Forum Pers Independent Indonesia Dra.Kasihhati saat berkunjung ke Lapas Kelas I Sukamiskin diterima langsung di ruang kerja Kalapas Sukamiskin ,Kunrat pada Kamis (19/1/2023)

Kalapas Kelas I Sukamiskin Kunrat menjelaskan pembinaan kepribadian diarahkan pada pembinaan mental dan watak agar bertanggung jawab kepada diri sendiri, keluarga dan masyarakat, sedangkan pembinaan kemandirian diarahkan kepada pembinaan bakat dan keterampilan agar warga binaan pemasyarakatan dapat kembali berperan sebagai anggota masyarakat yang bebas dan bertanggung jawab. serta
bisa merubah Paradigma dimasyarakat ,bahwa bekas Napi juga bisa menjadi lebih baik lagi

Dra.Kasihhati yang juga Ketua Presidium Dewan Pers Independen (DPI) mengapresiasi pelaksanaan pembinaan kemandirian terhadap warga binaan yang selama ini menjadi penunjang proses Pemasyarakatan di Lapas Kelas I Sukamiskin adalah Bimbingan Kerja yang berbentuk Bengkel Kerja .

Kabid Kegiatan Kerja Lapas Kelas I Sukamiskin Ratri Handoyo Saputro menjelaskan bengkel kerja antara lain :
Kegiatan percetakan buku register,Kegiatan budidaya jamur tiram, Kegiatan pertanian,Kegiatan pangkas rambut (Barbershop).

“Dalam rangka inovasi & pengembangan Pembinaan Kemandirian di Lapas Kelas I Sukamiskin, pada bulan Februari 2023 mendatang akan segera berjalan kegiatan produksi sumpit dengan bahan baku kayu sonokeling untuk tujuan ekspor.” ujar Ratri.

Baca Juga :  Mengenal Sosok Albany Pasya Influencer dan Duta Malang Siap Bertanding di kompetisi Nasional

SEJARAH SINGKAT BENGKEL KERJA

Sejarah singkat berdirinya Bengkel Kerja di Lapas Kelas I Sukamiskin adalah sejak difungsikannya penjara Sukamiskin (Straaf Gevangernis Voor Intelectuelen) pada tahun 1924 dengan sebutan “Unit Percetakan”, sebagai salah satu bukti bahwa Soekarno (Mantan Presiden Republik Indonesia Pertama) pada tahun 1927 pernah mengoperasionalkan salah satu mesin cetak garis.

Dan berdasarkan S.K Direktur Jenderal Pemasyarakatan No. J.H.I. 1091 tentang perubahan nomenklatur dari “Penjara Sukamiskin” menjadi “Lembaga Pemasyarakatan Khusus Dewasa Muda”.

Seiring dengan perubahan nama tersebut maka sebutan Unit Percetakan diganti dengan “Bengkel Kerja”.

“Adapun yang dimaksud dengan bengkel kerja adalah sarana pendidikan dan latihan keterampilan bagi warga binaan agar memiliki keterampilan dan sekaligus sebagai bekal hidup sehingga diharapkan dapat mandiri dan berguna bagi keluarga, masyarakat dan Negara.” jelas Kasi Bimbingan Kerja M. Erwin Firdaus Hakim.

Bengkel Kerja juga berfungsi sebagai sarana kerja dimana warga binaan bekerja bukanlah dimaksud sekedar pengisi waktu saja, tetapi juga diwujudkan dalam bentuk kegiatan produktif.

Prinsip dasar sekaligus mencerminkan karakteristik bengkel kerja adalah:

1. Kegiatan bengkel berorientasi kepada Treatment Oriented dan Profit Oriented.

Baca Juga :  Kapolri Luncurkan Gerakan Pangan Murah Serentak, Polres Tubaba Salurkan 2 Ton Beras untuk Warga

2. Dalam bengkel kerja WBP sebagai subjek yang dipilih secara selektif

3. Pembinaan di bengkel kerja merupakan bagian daripada pembinaan warga binaan pada umumnya

4. Usaha bengkel kerja berorientasi pada pasar.

Saat berkeliling Lapas Kelas I Sukamiskin Dra.Kasihhati langsung didampingi Kalapas Kelas I Sukamiskin Kunrat didampingi Ratri Handoyo Eko Saputro Kabid. Kegiatan Kerja Ratri Handoyo Eko Saputro, Kasie Bimbingan Kerja M.Erwin Firdaus Hakim, serta Kasi Pengelolaan Hasil Kerja Marchiles.

Kasihhati memaparkan pentingnya dibangun kolaborasi dengan media pers, sehingga penyelenggaraan sistem pemasyarakatan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Sukamiskin yang ditekankan pada program pembinaan kepribadian dan kemandirian dapat diketahui masyarakat luas.

Dra.Kasihhati yang juga Ketua Dewan Pers Independen (DPI) kembali menekankan, dengan begitu banyaknya urusan pelayanan publik dilingkungan Lapas Kelas I Sukamiskin, kolaborasi dan sinergitas dengan media pers menjadi kebutuhan yang tidak bisa dielakkan.

“Komitmen Forum Pers Independent Indonesia (FPII) membuka diri dan siap berkolaborasi dan membangun sinergitas dengan Lapas Kelas I Sukamiskin.” pungkas Kasihhati.

Dalam kesempatan kunjungan kerja tersebut Ketua Presidium FPII ,Dra.Kasihhati didampingi oleh Dewan Pengawas DPI Lilik Adi Goenawan,Serta Ketua Setwil Maluku Utara Junaidi Abdul Rasyid dan Hendro. (Tim/Red)

*Sumber : Presidium FPII*

Berita ini 39 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Bandar Lampung

Renovasi Mushola Baitul Saudah Dikebut, Satgas TMMD ke-129 Kodim 0410/KBL Tingkatkan Fasilitas Ibadah dan Sanitasi

DAERAH

UKP Zita Anjani Dorong Nirwana Resort Kalianda Jadi Penggerak Ekonomi Warga

DAERAH

Pj. Bupati Nukman Lantik Tenaga Fungsional dan Kepala Sekolah Sekaligus Lepas Dua Pimpinan Pratama

DAERAH

PJ.Bupati Lambar Lepas Seratus Lima Puluh Anggota Pramuka Menuju Kab Pesisir Barat

DAERAH

Bawa Narkotika di Unit 2, Pemuda Pengangguran Ditangkap Polisi

DAERAH

Babinsa Kelurahan Jebres Berikan Pembinaan terhadap Anggota Linmas

Bandar Lampung

Kodim 0410/KBL Menggelar Doa Bersama Sambut Hari Juang TNI AD

DAERAH

Guna Mendukung Program Pemerintah, Ratusan Prajurit Kodim 0728/Wonogiri Terima Vaksin Booster