Home / DAERAH / Lampung Selatan

Kamis, 23 April 2026 - 20:34 WIB

Kartini di Era Digital , Pemkab Lampung Selatan Dorong Ibu Jadi Benteng Anak dari Ancaman Siber

LAMSEL: jarilampung.com— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan melalui Tim Penggerak PKK menggelar Diseminasi Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital (Paaredi) dalam rangka memperingati Hari Kartini Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Krakatau, Kantor Bupati Lampung Selatan, Kamis (23/4/2026).

Mengusung tema “Semangat Kartini, Inspirasi Lintas Generasi”, kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat peran keluarga, khususnya ibu, dalam menghadapi tantangan pengasuhan anak di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

Peserta yang hadir terdiri dari pengurus TP PKK kabupaten dan kecamatan, Dharma Wanita Persatuan, Gabungan Organisasi Wanita, guru Bimbingan Konseling (BK), Forum Anak, hingga PGRI di Kabupaten Lampung Selatan.

Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Selatan, Rheny Apriyani, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pengasuhan anak di era digital.

Baca Juga :  Unit Reskrim Polsek Lambu Kibang Amankan dua Pelaku Kasus Tindak Pidana Pencurian dengan Pemberatan

Menurutnya, arus informasi yang begitu cepat tidak semuanya sejalan dengan nilai-nilai yang diharapkan dalam keluarga.

“Ini adalah upaya strategis dalam memperkuat peran keluarga dalam pengasuhan anak di era digital. Kita dihadapkan pada derasnya arus informasi yang tidak semuanya positif,” ujar Rheny.

Ia menambahkan, ibu memiliki peran sentral sebagai pendamping, pengarah, sekaligus pelindung anak di tengah perkembangan teknologi.

“Teknologi ibarat pisau bermata dua. Di satu sisi membuka peluang, namun di sisi lain membawa ancaman seperti perundungan siber. Peran ibu yang cerdas digital sangat penting untuk melindungi dan mengarahkan anak,” lanjutnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Lampung Selatan, Muhammad Syaiful Anwar, menyampaikan bahwa semangat perjuangan R.A. Kartini harus terus relevan dengan perkembangan zaman, termasuk dalam menghadapi era digital.

“Jika dulu Kartini menulis surat untuk memperjuangkan mimpi, kini surat itu telah berubah menjadi ketikan di layar ponsel. Tugas kita memastikan arus digital menjadi berkah, bukan musibah,” kata Syaiful.

Baca Juga :  Jajaran Polres Tubaba Tanam Jagung Serentak Dukung Swasembada Pangan 2025 Kuartal III

Ia juga menyoroti semakin kompleksnya tantangan yang dihadapi anak-anak saat ini, mulai dari perundungan di sekolah hingga ancaman di dunia maya, termasuk maraknya judi online.

“Bahkan bukan hanya anak-anak, orang dewasa pun banyak yang terjebak judi online. Karena itu ibu harus menjadi benteng utama keluarga, memantau aktivitas digital anak dan hadir sebagai sahabat sekaligus pelindung,” tegasnya.

Syaiful berharap, peringatan Hari Kartini tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, tetapi mampu melahirkan perempuan-perempuan tangguh yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Kartini modern harus hadir di setiap rumah, menjaga anak-anak dari derasnya arus informasi yang tidak terbatas,” kata Syaiful. ( * )

Berita ini 30 kali dibaca

Share :

Baca Juga

DAERAH

Wakapolres Tubaba Pimpin Langsung Pelaksanaan Gelar Operasional Bulanan Dan Anev Situasi Kamtibmas

DAERAH

Polisi Gerebek Dua Pemuda di Tubaba Saat Pesta Sabu

DAERAH

Jelang Seleksi Paskibra, Siswa-siswi Ikuti Pelatihan PBB.

Bandar Lampung

Ketua Harian DPD Partai Golkar Prov Lampung Riza Mirhardi Lepas Keberangkatan Kader Ikuti Diklat PP AMPG

DAERAH

Perluas Perlindungan Sosial Bagi 7.882 Pekerja Rentan, Pemkab Lampung Selatan Roadshow BPJS Ketenagakerjaan di Katibung

DAERAH

Jalin Silaturahmi Babinsa Kedunglumbu Laksanakan Komsos Dengan Karyawan dan Satpam Gereja 

DAERAH

Forkopimda Masuk Sekolah: Langkah Pemkab Tubaba Bangun Karakter Siswa

DAERAH

Ditandai Pemukulan Gemelan Festival Budaya Sekala Bekhak Ke X Resmi Ditutup Pj Bupati Lampung Barat