Home / DAERAH / Hukum & Kriminal / TUBABA

Minggu, 31 Oktober 2021 - 20:40 WIB

Lakalantas Roda Empat VS Roda Dua Di Tiyuh Kartarahaja Bayi 10 Bulan Kritis

  1. Jarilampung.com-Tubaba:
    Diduga menghalangi jalan Mobil Grend Max warna hijau
    jenis pic-up Bermuatan kayu dari panglong saat menyeberang tepatnya di tengah badan jalan sehingga menyerempet motor yamaha Mio hingga anak pengemudi yang masih balita usia sepuluh (10) bulan mengalami keritis Di Rumah sakit muhammadiyah metro.

koorban kecelakaan tersebut atas nama aldafi anggara balita usia 10 bulan jenis kelamin laki-laki buah hati anak pertama dari pasangan jenika Anggraini dan Darwin diketahui merupakan warga tiyuh tanjung selamat pemekaran karta kecamatan Tulang Bawang Udik (TBU) kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) telah menjalani operasi dibagian kepala akibat benturan insiden kecelakaan Naas yang terjadi pada Rabu (27)10/2021) sekira pukul 12.57 .WIB.lalu.

menurut keterangan,jenika anggraini ibu dari sang bayi, dirinya saat itu hendak pulang menuju kerumahnya bersama orang tuanya Eka wati dan anak balitanya yang masih berusia 10 tahun menggunakan sepeda motor yamaha Mio dengan nomer polisi BE 3447 SQ ,ungkap jenika,pada minggu (20/10/2021)

“kami abis dari belanja kebutuhan rumah tangga di pasar kelurahan daya murni kecamatan Tumijajar saya yang mengemudikan motor anak saya digendong ibuk saya dibelakang ‘ tepatnya didepan pertamini partashop Tiyuh kartaraharja

Ada mobil Grend Max bermuatan itu mendadak melaju menyeberang menutup jalan seketika itu motor kami mengelakkan kayu yang menjulur kaluar dari bak mobil sehingga menabrak bak samping mobil tersebut kemudian kami terjatuh dan anak kami pingsan tidak sadarkan diri,terangnya.

setelah saya melihat anak saya tidak sadarkan diri kemudian saya menelpon menghubungi suami dan keluarga untuk memberi tahu bahwa kami mengalami musibah kecelakaan selanjutnya kami dibantu oleh warga sekitar diantar untuk berobat di puskesmas tiyuh kartaraharja.

namun setiba kami dipuskesmas tim medis menyarankan anak kami harus dirujuk ke Rumah sakit Asy-
Syifa medika dayamurni karena kondisi anak kami sangat buruk dan memperihatinkan saat itu juga kami langsung berangkat dirujuk ke rumah sakit yang dituju,”paparnya

Baca Juga :  Kabar Gembira Bus Damri Rute Tubaba-Gambir Resmi Beroperasi

Setelah tiba dirumah sakit yang dituju,”lanjut,jenika anggraini, anak kami langsung dilakukan tindakan oleh tim medis, selang beberapa menit ada perubahan sedikit kesadaran anak kami namun tim medis juga menyarankan harus di rujuk ke rumah sakit didaerah bandar jaya dan metro

“dari hasil penanganan tim medis anak kami harus dilakukan sekening dibagian kepalanya akibat benturan kejadian kecelakaan itu ada penggumpalan darah dibagian kepala kemudian kami langsung berangkat menuju Rumah sakit Muhammadiyah metro.

Setiba di rumah sakit, anak kami langsung di sekening,selang beberapa menit kemudian pihak rumah sakit memberitahu kami bahwa anak kami harus segera dilakukan operasi, karena hasil dari sekening ada gumpalan darah dan keretakan tulang di bagian kepala balita kami.

Setelah di operasi selama tiga hari,
dalam proses pengobatan di ruang ICU ada perubahan mulai membaik namun tim medis tidak menjamin bahwa anak kami bisa normal seperti sedia kala.

tepatnya hari ke tiga (3) hari sabtu (30/10/2021) sekira 16.34,WIB kondisi fisik anak kami mengalami perubahan buruk anak kami tingkat kesadarannya menghilang ,nafas tersenggal sengal,paparnya.

Di hari ke empat pada hari minggu (31/10/2021) Sekira pukul 18.26.00.WIB ,kondisi bayi kami semakin memburuk keadaannya kritis”.singkat jenika sambil terbisak bisak menangis.

Sementara,Darwin ayah dari sang pasien ,mengatakan bahwa pihaknya sudah mengetahui pemilik mobil Grend Mex tersebut

” kami sudah tau pemilik usaha panglong dan mobil itu pak kasnok warga kartaraharja,sopirnya Sudirman, orangnya yang belum lama ini baru bebas dari tahanan karena kasus Narkotiba beberapa tahun yang lalu,

Pihak pemilik mobil selama ini pernah mengutus pak rudi kepala Tiyuh kartaraharja untuk berkemunikasi dengan pihak keluarga, hinga pak rudi datang untuk mengkleam biaya pengobatan melalui BPJS ,
namun pihak rumah sakit tidak berkenan karena kami sebelumnya sudah menandatangani surat pernyataan persetujuan biaya pengaban anak kami malui Umum

Baca Juga :  Anggota Koramil 410-01/Panjang Ajak Millenial Untuk Membumikan Pancasila

pihak pak kasnok mengutus pak rudi, 4 hari yang lalu namun gagal mau mengkeleam pengobatan kami lewat BPJS, setelah gagal berupaya intinya mereka hanya mau membantu 50 persen untuk biaya pengobatan anak kami

sementara pihak pemilik mobil ataupun pihak pengemudi mobil tersebut selama anak kami masuk dirawat dirumah sakit ini belum pernah datang, ini menyangkut keselamatan nyawa anak kami saat ini kondisinya keritis,

Atas kejadian tersebut,pihaknya selama ini belum sempat melaporkan ke pihak yang berwajib polres tubaba mengingat pihaknya dan keluargan masih fokus terhadap kesembuhan anaknya yang saat ini kondisinya keritis,

kami belum memberi tahu pihak kepolisian ataupun laporan secara resmi atas kejadian tersebut,Kami dan keluarga besar berharap agar pihak kepolisian polres tubaba dapat segera melakukan tindakan TKP, dan memproses pihak pengemudi dan pemilik usaha sesuai aturan hukum yang berlaku.

Karena menurut,erwin, tempat usaha panglong kayu tersebut sangat berdekatan dengan badan jalan, dan sangat membahayakan bagi keselamatan Masyarakat Umum disaat melitas didaerah tersebut,singktanya.

Sementara berdasarkan hasil investigasi di Tempat kejadian perkara,menurut warga sekitar kejadian naas kecelakaan itu berawal mobil Grend mex melaju dari panglong bermuatan kayu.

” kami melihat mobil itu pas di tengah -tengah jalan langsung ditabrak motor ‘ mio itu dari arah daya murni sementara mobil mau arah daya murni,

kami kasihan ada anak kecil kayaknya pingsang motor itu dibawa perempuan sementara anak kecil itu digendong ibuk-ibuk,” kami mau bantu tapi kami takut om.

Setelah kejadian itu mobil pak kasnok dibawa pergi sementara motor yamaha mio di titipkan oleh pak kepalo rudi di rumah yang ada warung dekat cucian steam mobil, kata handoko”. (A/R)

Berita ini 43 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Agama

Kunjungan Kedua di Ponpes Assalam, Dandim Romas Herlandes Ajak Para Santri Do’a Bersama

DAERAH

Dandim 0735/Surakarta Sidak Lokasi TMMD Sengkuyung Tahap I Ta.2022 di Kecamatan Jebres

Bandar Lampung

Polda Lampung Tindaklanjuti Pengaduan Dugaan Mafia Tanah oleh Masyarakat 5 Keturunan Bandar Dewa

DAERAH

Babinsa Koramil 10/Wuryantoro Berikan Pendampingan Kegiatan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS)

DAERAH

Gandeng Tim Saberling, Babinsa Kelurahan Banjarsari Kerja Bakti Bersihkan Lingkungan

DAERAH

Peringati HPN Kapolres Tubaba Polda Lampung Potong Tumpeng Untuk Insan Pers

DAERAH

PJ.Bupati Lambar Bagikan Bendera Merah Putih Secara Simbolis

DAERAH

Puan: Mafia Tanah Merampas Penghidupan Orang, Berantas!