Home / Bandar Lampung / DAERAH / EKBIS / Pemerintahan

Selasa, 19 Oktober 2021 - 00:30 WIB

Pelatihan Asosiasi Pengelola SPAMS Perdesaan Kabupaten Program PAMSIMAS III Provinsi Lampung

Jarilampung.com-Bandar Lampung:
Pelatihan Asosiasi pengelola spam perdesaan kabupaten program Pamsimas lll provinsi Lampung untuk peningkatan ilmu serta wawasan. Kegiatan tersebut berlangsung pada hari Selasa 12 Oktober sampai -kamis 14/10/2021,di Hotel Arinas Bandar Lampung dan  hadiri oleh
Kepala Dinas Pemberdayaan  Masyarakat Desa, dan Transmigrasi Provinsi Lampung atau yang mewakili,
Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Lampung atau yg mewakili,
Provincial Coordinator (PC) ROMS-6 Pamsimas Provinsi Lampung,
Tenaga Ahli Provinsi Pamsimas Provinsi Lampung,
Bapak Ibu Pengurus Asosiasi Pengelola SPAMS Perdesaan Tingkat Kabupaten Se Provinsi Lampung.

Pemerintah Indonesia memiliki komitmen untuk terus melanjutkan capaian target menuju 100% akses air minum dan sanitasi, dimana sampai akhir tahun 2019 sudah mencapai 89,27% untuk akses air minum layak dan 77.44% untuk akses sanitasi layak (BPS, 2019). Pada RPJMN 2020 – 2024 juga telah ditargetkan untuk Akses Air Minum Layak dan Akses Sanitasi Layak (kota dan desa) adalah 100%. Di samping itu, Pemerintah saat ini juga dihadapkan pada target pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) tahun 2030 yaitu menjamin ketersediaan serta pengelolaan air bersih dan sanitasi yang berkelanjutan untuk semua.

Ketua Program Pamsimas (Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat) telah menjadi salah satu program andalan nasional (Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah) untuk meningkatkan akses penduduk perdesaan terhadap fasilitas air minum dan sanitasi yang layak dengan pendekatan berbasis masyarakat. Program Pamsimas, Sebagai mana kita Ketahui Bersama, Bahwa Tahapan Kegiatannya tidak Hanya Pembangunan Konstruksi Saja. Namun Menitik beratkan juga Tahapan Keberlanjutannya. Dalam Hal ini Sebagai Informasi Kepada Bapak Ibu Semua Sejak Tahun 2014 s.d 2021 ini, program Pamsimas  telah membangun SPAMS sebanyak 1.165 desa. Ini belum dihitung dari Desa yang saat ini sedang Running yaitu Sebanyak 135 APBN Reguler + 56 desa APBD Reguler, Sehingga Pada Tahun 2022 Nanti menjadi 1.356 Desa yang tersebar di 13 kabupaten se Provinsi Lampung.

Baca Juga :  Koramil 410-06/Kedaton Kembali Menggelar Vaksinasi Untuk Warga dan Pelajar Wilayah Binaan

“Farokie, ST. MM menyampaikan
Pengelolaan pasca konstruksi di tingkat masyarakat bertujuan untuk menjamin Sistem Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (SPAMS) yang dibangun tetap memberikan manfaat pelayanan air minum dan sanitasi, intinya SPAMS terbangun terjamin keberlanjutannya, Baik Aspek Teknis, Finansial, Kelembagaan, Sosial maupun Lingkungan. Pengelolaan SPAMS pasca konstruksi di tingkat masyarakat dilakukan oleh Kelompok Pengelola Sistem Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (KP SPAMS).
Untuk mewadahi KPSPAMS dalam satu kabupaten di provinsi Lampung Alhamdulillah telah terbentuk Asosiasi Pengelola SPAMS Perdesaan tingkat Kabupaten sebanyak 13 Kabupaten. Bapak / Ibu yang hadir inilah Sengaja Kami Undang Pada Kegiatan ini dalam rangka Silaturrahim, Saling Sharing Pengalaman. Sebagai Mitra Pemerintah Dalam Membantu Pemenuhan Kebutuhan Dasar Masyarakat Khususnya Bidang air Bersih, Air Minum dan Sanitasi Desa. Walaupun Memang karena Keterbatasan Anggaran hanya 2 Orang saja dari Setiap Asosiasi Kabupaten yang bisa kami Undang yaitu, Ketua/Wakil Ketua/Sekretaris dan Bendahara.”

Baca Juga :  Sambut Pilpres 2024 Damai, Ketua Majelis Rasulullah: Jaga Ukhuwah Islamiah Jangan Gontok-Gontokan

Perlu Kami Sampaikan Bahwa Asosiasi Pengelola SPAMS  mempunyai peranan strategis dalam mendukung keberlanjutan pengelolaan dan keberpungsian sarana air minum dan sanitasi. Asosiasi ini memiliki peranan penting baik ke dalam maupun ke luar organisasi. Peran Asosiasi antara lain sebagai perwakilan KP SPAMS untuk menfasilitasi kebutuhan SPAMS di Desanya masing-masing kepada para pemangku kepentingan termasuk pemerintah dan pemerintah daerah, dan sebagai mitra pemerintah dan pihak lainnya yang berkepentingan dalam pembangunan air minum dan sanitasi perdesaan. Sedangkan peran ke dalam antara lain untuk mendorong peningkatan kinerja (pengelolaan administrasi dan keuangan, penetapan dan penerapan iuran, dan keberpungsian) KPSPAMS melalui pembelajaran bersama, pelatihan, dan pendampingan”. Ucapnya.

Kemudian ia berharap dengan adanya pelatihan tersebut bisa bermanfaat dan berdampak baik bagi Masyarakat.
” Bapak Ibu Yang Kami Cintai, Berdasarkan Hal Hal yang Sampaikan Di atas Kegiatan ini Kita Laksanakan, Besar Harapan Kami, Semoga Kegiatan ini memberikan Dampak yang baik berupa peningkatan ilmu, keterampilan, serta wawasan terhadap Ibu bapak selaku Pengurus Asosiasi. Maupun Berdampak Umum kepada Masyarakat untuk meningkatkan Kesejahteraan, kemakmuran Masyarakat Bangsa dan Negara.
Akhirnya Dengan Mengharapkan Ridho Allah Tuhan yang maha Kuasa, serta Izin dari Bapak Ibu Semua, Dengan Mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Acara Pelatihan Asosiasi Pengelola Sistem penyediaan Air Minum dan Sanitasi (SPAMS) Perdesaan Tingkat Provinsi, Saya Nyatakan Dibuka Secara Resmi”. Ungkapnya.

(*)

Berita ini 58 kali dibaca

Share :

Baca Juga

DAERAH

Rakor Lintas Sektoral Ops Ketupat Krakatau 2024 di Wilayah Kabupaten Tulang Bawang Barat

DAERAH

TMMD Sengkuyung Tahap II di Wilayah Kodim 0735/Surakarta Sasar Pengaspalan Jalan Dan Pembuatan Saluran Air

DAERAH

Antara Isu Upeti dan Marwah Jelang Konferwil PWI Lampung

DAERAH

Kasihhati : UU Pers Menjamin Eksistensi Media Pers Berbadan Hukum

DAERAH

Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Agus Fatoni Terima Penghargaan Dari Jasa Raharja

DAERAH

Mengenal Sosok Afren ID YouTuber dan Content Creator asal Sukabumi

DAERAH

Ketum SMSI Melantik Pengurus di 7 Kabupaten Kota Kepri

DAERAH

Begini Cara Kodim 0728/Wonogiri Mengukur Kemapuan Perorangan Prajuritnya