Home / Bandar Lampung / DAERAH / Pristiwa

Senin, 24 Januari 2022 - 20:33 WIB

PWI Lampung Sikapi Aksi Intimidasi Wartawan di BPN Bandar Lampung

Jarilampung.com-BANDARLAMPUNG, (FN) :
Wakil Ketua Bidang Pembelaan Wartawan PWI Lampung, Juniardi mengecam aksi intimidasi dan arogansi dua Satpam Kantot BPN Kota Bandar Lampung, melarang wartawan mrlakukan liputan pristiwa hingga perampasan peralatan kerja Jurnalistik.

Juniardi menyebut aksi intimidasi terhadap wartawan dan perampasan alat kerja itu tidak hanya kriminal tapi juga bertententangan dengan hukum dan hak asasi manusia (HAM). “Aksi kekerasan intimidasi, melarang liputan, itu pidana, dna melanggar UU,” kata Juniardi

Kekerasan yang dimaksud yakni dua petugas Satpam terhadap duq wartawan saat meliput sekelompok masyarakat yang mempertanyakan lima tahun pengurusan sertifikat tanah yang tak kunjung rampung.

“Terlebih ini dilakukan oleh Satpam, yang harusnya sudah bisa paham tentang kerja kerja pers. Jangan jangan satpam itu tidak pendidikan Satpam, yang notabene di bawah naungan Polri,” katanya.

Menurut dia, wartawan tidak boleh mengalami intimidasi dan kekerasan saat peliputan. Sebab, wartawan dilindungi undang-undang. “Wartawan dilindungi Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Maka, kekerasan kepada wartawan sangat disayangkan,” kata dia.

Juniardi meminta Kementerian BPN melakukan evaluasi terhadap BPN Kota Bandar Lampung, yang kerap bermasalah. Sebab sebagai badan publik yang melayani kepetingan publik soal pertanahan BPN Kota Bandar Lampung justru terkesan menjadi sarang preman. “Kita akan pelajari peristiwa yang terjadi, dan mengumpulkan bukti dan saksi untuk melaporkan kasusnya ke Polisi,” katanya.

Baca Juga :  PJ.Bupati Lambar Pimpin Rakor Forum Komunikasi Pimpinan Daerah

Dua orang Wartawan di Bandar Lampung Mendapat Intimidasi Saat Meliput di Kantor BPN Bandar Lampung.

Sebelumnya, beredar rilis dan video di media sosial tentang Dua orang wartawan media massa di Bandar Lampung mendapat intimidasi dari tiga orang Satpam di depan Kantor BPN Kota Bandar Lampung. Dua orang pekerja media tersebut dari Lampung Post dan Lampung TV. Senin, 24 Januari 2022.

Diceritakan, Intimidasi itu berawal sekitar pukul 12:06 Wib, saat dua orang wartawan ingin meliput puluhan Kelompok Masyarakat (Pokmas) mendatangi kantor BPN Bandar Lampung, untuk mempertanyakan sertifikat yang di daftarkan sejak tahun 2017 sampai saat ini belum terbit.

Terlihat dalam tayangan video, saat itu wartawan Lampung TV Dedi Kapriyanto dan Lampung Post Salda Andala mengambil gambar dari halaman, puluhan Pokmas masuk kantor BPN, tak lama berselang tiga orang Satpam menghampiri dan ingin merampas hanphone dan handycam karena di larang untuk meliput.

Baca Juga :  Wabup Mad Hasnurin Hadir Menjawab Keluhan Masyarakat Terhadap Kelangkaan Gas LPG

Satu orang satpam wanita itu langsung merampas hingga handycam  milik  wartawan Lampung TV Dedi Kapriyanto eror. Begitupun satpam pria atas nama Haris Rusdi ingin merampas hanphone milik wartawan Lampung Post Salda Andala dan memaksanya untuk menghapus hasil gambar.

“Kita punya privasi pak, gak boleh asal-asal,” katanya kata satpam wanita tersebut.

Kemudian, Wartawan Lampung TV Dedi Kapriyanto mengatakan tugas kami kesini ingin meliput untuk kepentingan publik, puluhan Pokmas yang mendatangi kantor BPN.

“Gak bisa ini kami untuk kepentingan publik, bukan untuk kepentingan pribadi, gak bisa mbak larang-larang,” ujarnya.

Kemudian satpam pria atas nama Haris Wahyudi mengusir wartawan dan memerintahkan untuk menghapus gambar dan vidio yang di ambil sebelumnya. “Hapus -hapus itu, silahkan pergi,” katanya.

Dihubungi terpisah, Wartawan Lampung Post Salda Andala membenarkan kejadian tersebut.

“Siap, ia bang,” singkat Salda kepada Mediafaktanews.com via pesan WhatsApp, Senin, (24/1/22). (*)

Berita ini 77 kali dibaca

Share :

Baca Juga

DAERAH

Tingkatkan Ekonomi Masyarakat di Wilayah Binaan, Babinsa Manahan Komsos Dengan Pelaku UMKM

DAERAH

DPRD Tubaba Gelar Rapat Paripurna Pembicaraan Tingkat II Raperda Pertanggungjawaban APBD 2024

Bandar Lampung

Babinsa Koramil 410-04/TKT Bersama Tokoh Masyarakat Gotong Royong Bersihkan Saluran Drainase

DAERAH

Pasar Unit 2 Mendadak Jadi Pusat Perhatian! Satgas Saber Cek Harga, Ini Temuannya

DAERAH

Sidak Pasar Liwa, Pemkab dan Satgas Saber Pastikan Harga Bapokting Stabil Jelang Hari Raya

DAERAH

Polsek Gunung Agung Gelar Bhayangkara Grasstrack Kapolres Cup Tahun 2025 Dalam Rangka HUT Bhayangkara ke -79

DAERAH

Pisah Sambut di Mapolda Lampung, Bupati Lampung Barat Titip Harapan Keamanan

DAERAH

Pemkab Tubaba Rencana Jalin Kerjasama Dengan PKN STAN