Home / DAERAH / TUBABA

Senin, 27 Juli 2026 - 20:09 WIB

Soroti Skandal Reagen Rp578 Juta Dinkes Tubaba, Inspektorat Beralih ke Berdalih ‘Pelajari Dulu

TUBABA : jarilampung.com— Respons lamban ditunjukkan oleh pihak Inspektorat Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) dalam merespons dugaan persekongkolan proyek pengadaan Reagen Sanitarian Kit senilai Rp578,5 juta di Dinas Kesehatan (Dinkes) Tubaba.(27/2026).

​Di saat publik dan DPD LSM Komite Aksi Masyarakat dan Pemuda untuk Demokrasi (KAMPUD) mendesak adanya tindakan tegas serta transparansi atas dugaan kongkalikong anggaran negara tersebut, pihak pengawas internal pemerintah daerah justru terkesan pasif.
​Irban V Inspektorat Tubaba, Muslim, saat dikonfirmasi hanya memberikan tanggapan singkat dan cenderung normatif terkait polemik yang makin memanas ini.

​”Inspektur rapat di Pemda, kami pelajari dulu informasi yang kami terima terkait pemberitaan tersebut,” ujar Muslim singkat.

Baca Juga :  Mengenal Raya Trader & Pengusaha asal Bojonegoro

​Respons Formalitas di Tengah Desakan Publik
​Pernyataan “pelajari dulu” dari pihak Inspektorat ini dinilai kontras dengan eskalasi isu di lapangan. Gelombang kecurigaan publik kian membesar menyusul sikap bungkam Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinkes Tubaba yang enggan membuka dokumen Sertifikat Cara Distribusi Alat Kesehatan yang Baik (CDAKB) milik penyedia jasa, PT Athalla Kawan Medikal.

​Sikap tertutup Dinkes Tubaba yang berlindung di balik dalih “tahun anggaran berjalan” sebelumnya telah memicu reaksi keras. KAMPUD tegas mengendus adanya indikasi persekongkolan terselubung yang berpotensi merugikan keuangan negara dan bersiap menyerahkan berkas aduan resmi ke Aparat Penegak Hukum (APH).

Baca Juga :  DPN Persadin Resmi Melantik Ketua DPW Persadin Bali

​Masyarakat kini mempertanyakan fungsi pengawasan Inspektorat sebagai benteng utama pencegahan korupsi di daerah. Jika instansi pengawas internal hanya menunggu dan “mempelajari” berita tanpa langkah proaktif melakukan Pemanggilan atau Pemeriksaan Khusus (Prikus) terhadap pejabat Dinkes terkait, potensi penguapan bukti materiil dikhawatirkan bisa saja terjadi.

​Kini bola panas tidak hanya berada di tangan Dinkes Tubaba, tetapi juga menguji keberanian dan komitmen Inspektorat serta Aparat Penegak Hukum (APH)—baik Kejaksaan maupun Tipidkor Polres Tubaba—untuk membongkar dugaan permainan anggaran kesehatan masyarakat tersebut hingga tuntas. (red)

Berita ini 0 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Bandar Lampung

Tingkatkan Kemampuan Personel, Kodim 0410/KBL Menggelar UTP Umum

DAERAH

Polsek Menggala Tangkap Pelaku Curanmor Yang Merupakan Residivis Kasus Serupa

DAERAH

Danramil Beserta Jajaran Forkopincam Manyaran, Hadiri Pengajian Akbar Sambut Tahun Baru Islam 1444 H Dan HUT RI Ke-77

Bandar Lampung

Raker SMSI Bandar Lampung Bahas Program Kerja Tahun 2023

Bandar Lampung

TNI Garda Terdepan Menangani Pasca Bencana Alam

DAERAH

Dalam Rangka HUT Satpam ke-45, Sat Binmas Polres Tubaba Dampingi Donor Darah

DAERAH

Polres Tubaba Gelar Family Gathering, Pererat Rasa Kekeluargaan dan Kekompakan

DAERAH

Patroli Protekes Terus Digencarkan Oleh Koramil 04/Nguntoronadi