Home / DAERAH / Lampung Selatan

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:08 WIB

Tukus Warisan Leluhur: Pemkab Lamsel Beri Pelatihan Kepemudaan demi Budaya dan Ekonomi Kreatif

LAMSEL: jarilampung.com– – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan terus memperkuat pembangunan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal. Salah satu langkah nyatanya dilakukan melalui pelatihan pembuatan Ikat Tukkus tradisional yang digelar di Senaya Beach, Kecamatan Kalianda, Kamis (18/6/2026).

Pelatihan tersebut merupakan bagian dari Kegiatan Fasilitasi Prosesi Kreasi, Produksi, Distribusi, Konsumsi, dan Konservasi Ekonomi Kreatif yang bertujuan melestarikan warisan budaya sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Pembangunan dan Kemasyarakatan, Pemkab Lampung Selatan, Yanny Munawarty.

Hadir pula jajaran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Paluma Nusantara, kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Desa Bulok dan Desa Way Kalam, serta sejumlah sanggar budaya di Lampung Selatan.

Dalam sambutannya, Yanny menegaskan bahwa Ikat Tukkus bukan sekadar pelengkap busana adat atau penutup kepala tradisional. Menurutnya, Tukkus memiliki nilai historis yang kuat karena berkaitan erat dengan perjuangan Pahlawan Nasional Radin Inten II.

Baca Juga :  Gapoktan Sumber Rejeki Kecamatan Abung Selatan Sukses Panen Bawang Merah

“Ikat Tukkus berakar dari tradisi yang telah hidup jauh sebelum masa kemerdekaan. Penutup kepala ini merupakan simbol kehormatan, kewibawaan, sekaligus identitas budaya masyarakat Lampung. Ketika kita menjaga dan melestarikannya, maka kita juga sedang menjaga marwah serta karakter budaya Lampung agar tetap lestari,” ujar Yanny.

Ia mengatakan, perkembangan zaman turut mendorong lahirnya berbagai inovasi pada kerajinan Tukkus. Salah satunya melalui pemanfaatan kain tenun tapis modifikasi yang memberikan nilai estetika lebih tinggi tanpa menghilangkan identitas budayanya.

Menurut Yanny, inovasi tersebut membuka peluang besar bagi pelaku ekonomi kreatif lokal untuk mengembangkan produk yang memiliki nilai jual dan daya saing lebih luas.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Selatan, I Nyoman Setiawan, menjelaskan bahwa pelatihan tersebut juga menjadi bagian dari implementasi Program Desa HELAU (Hijau, Elok, Lestari, Aman, Unggul) yang diinisiasi Bupati Lampung Selatan.

Baca Juga :  Bid Propam Polda Lampung Gelar Pembinaan Etika Profesi dan penandatanganan Fakta Integritas

Menurut Nyoman, program tersebut menitikberatkan pada dua aspek utama, yakni “Lestari” yang berfokus pada pelestarian adat, seni, dan budaya desa, serta “Unggul” yang mendorong peningkatan perekonomian masyarakat melalui pengembangan produk kreatif berbasis potensi lokal.

Karena itu, pemerintah daerah meminta para pelaku kreatif, pengelola sanggar, dan Pokdarwis untuk tidak berhenti pada tahap pelatihan semata. Mereka didorong segera melakukan langkah konkret berupa peningkatan produksi, penguatan kualitas produk, hingga perluasan pemasaran melalui platform digital dan jaringan pariwisata.

Dalam pelatihan tersebut, maestro kerajinan Lampung Selatan, Raja Muda, dihadirkan sebagai narasumber utama untuk memberikan pendampingan teknis sekaligus mentransfer keterampilan pembuatan Ikat Tukkus kepada para peserta.

Melalui pelatihan ini, Pemkab Lampung Selatan berharap lahir produk-produk suvenir khas daerah yang mampu menarik minat pasar nasional maupun internasional. Dengan demikian, pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan penguatan ekonomi kreatif yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing. ( * )

Berita ini 9 kali dibaca

Share :

Baca Juga

DAERAH

Danramil Berserta Jajaran Forkopimcma Slogohimo Pantau Jalannya Vaksinasi Boster

DAERAH

Danrem 074/Warastratama Pimpin Sertijab Danyonif Raider 408/Sbh

DAERAH

Partinia Tinjau Posyandu dan Serap Aspirasi Warga Pekon Bahway

Bandar Lampung

Koramil 410-02/TBS Peduli Terhadap Masyarakat

DAERAH

Penutupan Karya Bakti TNI 2023 di Tiyuh Gunung Katun Tanjungan

DAERAH

Ketua KPPS Tanjung Baru Membenarkan Pemotongan Uang Operasional

DAERAH

Kapolda Sumut Siap Jaga dan Sukseskan Program Kartu Prakerja

Bandar Lampung

Dugaan Korupsi Dana Makan-Minum dan Outsourcing RSUD Batin Mangunang Dilaporkan DPP KAMPUD Ke KEJATI Lampung