Home / DAERAH / Lampung Barat

Jumat, 22 Desember 2023 - 01:03 WIB

Puluhan Pekon /Desa di Lambar Mengalami Konflik Antara Manusia dan Satwa Liar

Lambar: jarilampung.com–
Berdasarkan data yang terhimpun sebanyak 25 pekon (desa) penyangga di wilayah kabupaten Lampung Barat mengalami konflik antara manusia dan satwa liar secara intensif yang melibatkan gajah, harimau dan beruang.

Tentu, hal itu menimbulkan kerugian dan berdampak pada kerusakan rumah, lahan pertanian, hingga kematian hewan ternak milik warga masyarakat.

Dalam mengatasi dan meminimalisir agar konflik tersebut tidak kian parah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Barat melaunching buku peta jalan (road map) peran dan komitmen multipihak terhadap mitigasi konflik satwa dan peningkatan ekonomi masyarakat yang berkelanjutan tahun 2023-2028.

Buku peta jalan tersebut merupakan hasil rancangan Pemkab Lampung Barat bersama Wildlife Conservation Society Indonesian Program (WCSIP) yang dilaunching langsung oleh Pj. Bupati Lampung Barat Drs. Nukman di Aula Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) setempat, pada Kamis (21/12/2023).

Launching buku road map itu dihadiri 79 orang peserta, terdiri dari OPD Kabupaten Lampung Barat, Intansi Vertikal, Camat, Peratin, NGO, perusahaan, perbankan dan Stake Holder terkait dengan menghadirkan tiga narasumber, di antaranya Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah dan Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan.

Baca Juga :  Hari HAM Sedunia, Puan: RUU TPKS Jadi Pelindung Hak Perempuan

Peluncuran buku road map tersebut dilakukan secara resmi oleh Bupati Lampung Barat melalui pemberian buku secara simbolis kepada perwakilan para pihak dan disaksikan langsung Tim Koordinasi Satgas Penanggulangan Konflik Manusia dan Satwa Liar Provinsi Lampung Jerry Imansyah, Kepala Balai TNBBS Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Maris Feriyadi, Kabid Perlindungan dan Konservasi Dinas Kehutanan Provinsi Lampung Zurhadir, dan sejumlah Camat yang ada di Kabupaten Lampung Barat.

Pj. Bupati Lampung Barat Drs. Nukman menuturkan, peta jalan tersebut ditujukan untuk mengintegrasikan kearifan lokal dan melibatkan berbagai pihak baik pemerintah maupun non pemerintah, serta masyarakat.

Baca Juga :  Upacara Perabuan Jenazah secara Dinas Kepolisian Bripda Wayan Dewa Pramudia Dipimpin Waka Polres Tubaba

Hadirnya langkah tersebut diharapkan dapat menjadi solusi dalam menangani konflik manusia dan satwa liar di wilayah kabupaten Lampung Barat serta dapat meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pemberdayaan di 25 pekon pada 12 kecamatan yang terdampak konflik.

“Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam mewujudkan visi peta jalan terwujudnya penghidupan berkelanjutan melalui model pengelolaan atau mitigasi konflik manusia dan satwa luar harmonis, afaptif, responsif, dan bertanggung jawab serta meningkatnya perekonomian masyarakat melalui program pemberdayaan masyarakat,” ungkap Nukman.

Melalui launching peta jalan itu, Nukman berharap poin-poin teknis pada sasaran rencana kerja dan kegiatan mitigasi konflik dapat diimplementasikan pihak-pihak terkait yang hadir di forum tersebut, terutama perangkat daerah, kecamatan dan pemerintah pekon.

“Pekon bisa menjadikan buku peta jalan sebagai salah satu dasar dalam mengalokasikan anggaran guna melakukan mitigasi bencana, termasuk bencana yang ditimbulkan oleh konflik satwa dan peningkatan ekonomi masyarakat,” pungkasnya.(A)

Berita ini 51 kali dibaca

Share :

Baca Juga

DAERAH

Serma Hadi Serahkan Bibit Pohon Buah-Buahan, Ini Harapannya

DAERAH

Ketua SMSI Kab Tubaba Sayangkan Tindakan Oknum Kepsek Gunung Terang

DAERAH

Klarifikasi Dana Desa Kampung Jukuh Kemuning TA 2022

DAERAH

Polres Lampura Evakuasi Mayat di Rumpun Bambu Dusun 6 Cahaya Mas

DAERAH

Bupati Novriwan Pimpin Upacara HUT Ke-16 Tubaba

Bandar Lampung

Silahturahmi Antara Forum Wartawan dan LSM Lampung

DAERAH

Patroli Protkes Koramil 24/Puhpelem, Berikan Himbauan Secara Persuasif

DAERAH

Bupati Lampung Barat Audiensi dengan Gubernur DKI Jakarta, Bahas Kerja Sama Strategis dan Bantuan Armada