Home / DAERAH / Lampung Selatan

Jumat, 23 Februari 2024 - 13:22 WIB

Ketua KPPS Tanjung Baru Membenarkan Pemotongan Uang Operasional

Lamsel: jarilampung.com–
Sempat dibantah oleh ketua PPS desa Tanjung Baru Kecamatan Merbau Mataram Soni Fauzi alias “Oji”. Menurut keterangan Oji kepada awak media beberapa hari yang lalu, dirinya tidak memotong uang operasional KPPS.
Menurut Oji uang operasional KPPs senilai 4.364.000,- diserahkan semua melalui ketua KPPs masing-masing,tampa potongan.

Namun keterangan Soni Fauzi dibantah oleh beberapa Ketua KPPs, menurut mereka uang operasional yang diserahkan ke masing-masing ketua KPPs hanya 3.364.000,-. Itupun dilakukan pembulatan. Jadi hanya 3.300.000,- saja yang mereka terima.
Selebihnya sebesar 1.064.000,- dari setiap KPPs langsung dipotong oleh Oji.
“Kami semua tertipu oleh Oji, semula kami kira akan berjalan dengan mulus, ga tahu pas pelaksanaannya uang tersebut dipotong.

Baca Juga :  KMHDI Akan Gelar Kongres Nasional 2026, Lampung Selatan Siap Jadi Tuan Rumah Wisata

Dijelaskan lagi oleh salah satu KPPs, kepada media ini Jum’at (23-02-2024), bahwa pemotongan tersebut dengan alasan untuk biaya printer 500, uang vitamin 90 ribu, uang kebijakan 300 ribu dan uang guna kebutuhan yang lain, sehingga dipotong mencapai 1.064.000,- per TPS.

Terkait Printer, menurut nara sumber, hanya empat TPS saja yang dipinjami printer. Sementara ada 18 TPS tidak dipinjami printer. vitamin pun paling harganya 500. Dan uang kebijakan 300 ribu tersebut juga terkesan dipaksakan Oji. Makanya ketika kami dikumpulkan kami protes, itu uang kebijakan apa, kami yang cape pontang-panting dia potong untuk uang kebijakan,” jelas salah satu ketua KPPs dengan nada jengkel.

Baca Juga :  Bupati Lambar Hadiri Safari Ramadan 1443 Hijriyah Dengan Tema "lompat lebih tinggi meraih keberkahan"

Terkait hal tersebut beberapa KPPs minta kepada PPK dan KPU Lampung Selatan untuk memanggil dan mengaudit Soni Fauzi alias Oji, karena dirasa sudah bertindak yang merugikan seluruh KPPs yang bertugas mensukseskan jalannya Pilpres dan Pileg 2024.

“Kami minta, PPK Merbau Mataram dan KPU Lampung Selatan melakukan audit dan memanggil Oji, karena sudah merugikan kami semua sebagai petugas KPPs,” pinta salah satu ketua KPPs. (Tim)

Berita ini 58 kali dibaca

Share :

Baca Juga

DAERAH

Jelang Pilkada Serentak 2024, Pj. Bupati Nukman Hadiri RDP bersama Komisi II DPR RI

DAERAH

Wujud Sinergitas Lintas Sektor, Bati Tuud Koramil 14/Jatisrono Hadiri Pertemuan Lokakarya Mini Lintas Sektoral

DAERAH

Ops Antik Krakatau 2024, Sat Res Narkoba Polres Tubaba Berhasil Amankan kembali 1 Target

DAERAH

Polres Tubaba Sediakan Layanan Call Center 110 Bebas Pulsa untuk Respons Cepat Masyarakat

DAERAH

Bertandang Ke Kementrian PKP Parosil Usulkan 3000 Rumah Tidak Layak Huni

DAERAH

Perkebunan Jadi Salah Satu Sektor Unggulan Lambar

Bandar Lampung

Kapolda Tekankan Netralitas dan Sinergitas TNI-POLRI Dalam PemiluKada 2024

DAERAH

Serma Samuel Lakukan Pendisiplinan Prokes Pada penerapan PPKM Level 1