Home / Bandar Lampung / DAERAH

Jumat, 22 Mei 2026 - 18:13 WIB

Babinsa Koramil 410-04/TKT Pantau Penggerebekan Diduga Tempat Praktik Prostitusi Terselubung

Bandar Lampung : jarilampung.com––
Aparat kewilayahan dari Koramil 410-04/TKT, Serma Selamet (Babinsa Kalibalau Kencana), menunjukkan peran aktifnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Pada Jumat dini hari (22/05/2026), Serma Selamet turut serta memonitoring langsung aksi penggerebekan tempat praktik prostitusi terselubung (open BO) oleh warga di Wilayah Kelurahan Kalibalau Kencana, Kecamatan Kedamaian.

Penggerebekan berlangsung sekitar pukul 01.00 WIB di sebuah rumah kos milik Bapak Izul, yang beralamat di Jalan P. Antasari Gang Waru 1, RT 01 LK 3, Kelurahan Kalibalau Kencana. Aksi warga ini dipicu oleh keresahan masyarakat terhadap aktivitas mencurigakan di lokasi tersebut.

Dalam kegiatan tersebut, Serma Selamet bertindak tidak hanya sebagai pengamat, tetapi juga sebagai pengendali lapangan yang memastikan proses penggerebekan berjalan tanpa anarkis. Kehadirannya memberikan rasa aman bagi warga yang bertindak, sekaligus mencegah terjadinya main hakim sendiri. Babinsa Serma Selamet juga aktif berkoordinasi langsung dengan aparat terkait lainnya di lokasi kejadian.

Baca Juga :  Keliling Pasar, Babinsa Berikan Himbauan Penerapan Prokes

Berkat kecepatan dan ketenangan Serma Selamet dalam memonitoring situasi, seluruh proses pengamanan dan evakuasi terduga pelaku dapat berlangsung kondusif. Tidak terjadi benturan berarti antara warga dan pihak yang digerebek.

Dari penggerebekan tersebut, warga bersama aparat yang hadir berhasil mengamankan lima orang terduga, terdiri dari:

· Empat orang perempuan yang diduga sebagai pekerja open BO.
· Satu orang laki-laki yang diduga sebagai mucikari atau pelanggan.

Kelima terduga berikut barang bukti langsung dibawa ke Polsek setempat (Polsek Tkt) untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Berikut identitas keempat wanita yang diamankan:

1. Aquila Rahma (TTL: Gisting, 01-11-2005), alamat Tanggamus.
2. Dewi Inriyani (TTL: Bakauheni, 03-05-1996), alamat Bakauheni, Lampung Selatan.
3. Sastri Hapsari (TTL: Kota Agung, 24-04-2003), alamat Desa Suoh, Kota Agung.
4. Liana Wati (TTL: Tanjung Karang, 05-10-1994), alamat Enggal, Bandar Lampung.

Baca Juga :  Danrem 074/Warastratama Bersama Forkopimda Kota Surakarta Laksanakan Penanaman Pohon di Bantaran Sungai Bengawan Solo

Dalam kegiatan monitoring ini, Serma Selamet didampingi oleh unsur aparat terkait (sebagai pengganti istilah Bhabinkamtibmas), serta tokoh masyarakat setempat, yaitu:

· Kepala Lingkungan (Kaling) 3
· Ketua RT 01 LK 3
· Warga setempat

Kerja sama yang solid antara Babinsa, aparat terkait, dan warga menjadi kunci suksesnya penggerebekan ini tanpa menimbulkan korban maupun eskalasi konflik.

Situasi Terkini

Hingga berita ini dirilis, suasana di lokasi kejadian dilaporkan aman dan kondusif. Serma Selamet masih berada di lapangan bersama unsur terkait untuk memastikan tidak ada dampak lanjutan dari kejadian tersebut. Pihak kepolisian saat ini terus mendalami kasus ini lebih lanjut.

Kodim 0410/KBL mengapresiasi langkah cepat dan sigap Serma Selamet beserta aparat terkait dan warga Kalibalau Kencana yang telah bahu-membahu menjaga lingkungan dari praktik maksiat dan gangguan ketertiban umum.(*)

Berita ini 23 kali dibaca

Share :

Baca Juga

DAERAH

Bola Liga Santri Piala Kasad di Wilayah Kodim 07Turnamen Sepak35/Surakarta Hari Ini Resmi Dibuka

DAERAH

Bupati Egi Ajak PT Hakaaston Kolaborasi, Program CSR Siap Sentuh Masyarakat Lampung Selatan

DAERAH

Tidak Usah Panik Belum Lulus Ujian Penerbitan SIM, Satlantas Akan Beri Bimbel Gratis

DAERAH

Babinsa Kepatihan Wetan Terjun Ke Lapangan Cek Fasilitas Umum MCK di Wilayah Binaan

DAERAH

Babinsa Sondakan Dampingi Pemeriksaan Kesehatan Dan Pengobatan Gratis

Bandar Lampung

Dugaan Korupsi Bagian Perlengkapan Setda Pesawaran Dilaporkan Lembaga KAMPUD Ke Kejari Setempat

DAERAH

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1447 H / 2025 Di Masjid Al Ikhlas Polres Tubaba

Bandar Lampung

Klaim Identitas Objek Perkara Salah, PT HIM Dianggap Kehabisan Akal