Home / DAERAH / TUBABA

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:28 WIB

Ketika Naoto Fukasawa Menemukan “Surga” di Tubaba

Tubaba: jarilampung.com-– Tulang Bawang Barat (Tubaba) kembali menjadi perhatian internasional, kali ini melalui kunjungan Desainer Produk kelas dunia Naoto Fukasawa yang datang untuk melakukan eksplorasi desain, arsitektur, budaya, dan jejaring kreatif di Tulang Bawang Barat (Tubaba).

 

Pada Selasa (4/8/2026) kehadiran Naoto Fukasawa bersama beberapa insan kreatif dan profesional ini menandai pertemuan penting antara dunia desain global, industri kreatif, dan gagasan lokal yang telah lama tumbuh di Tubaba.

 

Dalam kesempatan tersebut, Naoto Fukasawa menyampaikan pandangannya secara sederhana tentang masa depan dan hubungan manusia dengan alam. Ia menegaskan bahwa masa depan perlu dipikirkan dengan hati-hati, dan tidak boleh hanya sekadar mengejar hal baru tanpa arah yang jelas.

 

“Semua orang bicara tentang masa depan. Tapi kita perlu berhati-hati, masa depan seperti apa yang sebenarnya ingin kita buat,” ujarnya pria kelahiran Jepang ini.

Baca Juga :  Lembaga KAMPUD Dukung Kejari Way Kanan Dugaan Korupsi Pengadaan AC Sudah Masuk Tahap Penyelidikan

 

Selama berada di Tubaba, rombongan mengunjungi sejumlah lokasi, di antaranya Rumah Baduy, Sekolah Seni Tubaba, Studio Keramik Tanoh Nughik, Islamic Center Tubaba, dan Taman Seribu Batu Las Sengok.

 

Ia juga mengaku terkesan dengan Tubaba. Meski pertama kali datang dalam kondisi malam yang gelap, ia merasakan kehidupan yang tumbuh di dalamnya. Setelah melihat lebih dekat, ia menyebut Tubaba sebagai tempat yang sangat ideal.

 

“Bagi saya, ini seperti surga,” ungkapnya singkat.

 

Sebagai desainer yang telah melahirkan banyak karya ikonik dunia, Naoto Fukasawa kini mengaku lebih selektif dalam berkarya. Ia menekankan bahwa desain tidak seharusnya hanya menambah objek baru, tetapi harus benar-benar bermakna dan tidak merusak lingkungan.

Baca Juga :  Bawa Narkotika, dua Pemuda Ditangkap Satresnarkoba Polres Tulang Barat

Ia menegaskan bahwa manusia dan alam tidak dapat dipisahkan, dan harus selalu berjalan bersama.

 

“Kita tidak boleh berhenti menciptakan masa depan. Tapi masa depan itu harus lebih baik, dan kita tidak boleh meninggalkan alam,” pesannya.

 

Kunjungan ini tidak hanya menjadi agenda eksplorasi desain, arsitektur, budaya, dan jejaring kreatif, tetapi juga menjadi ruang dialog antara pemikiran global dan nilai lokal yang hidup di Tubaba.

 

Di tengah dunia yang terus bergerak cepat mengejar modernitas, Tubaba menawarkan narasi yang berbeda.

 

Masa depan tidak harus menjauh dari alam, melainkan justru tumbuh bersamanya. Dan dari ruang-ruang sunyi di Lampung inilah, para pelaku kreatif dunia menemukan kembali pertanyaan paling mendasar tentang desain, kehidupan, dan masa depan itu sendiri.(*)

Berita ini 7 kali dibaca

Share :

Baca Juga

DAERAH

Puan Desak Israel Hentikan Agresi Militer di Aksi Bela Palestina

DAERAH

Pemerintah Tiyuh Setia Bumi Wujudkan Keinginan Masyarakat

DAERAH

Mengenal Sosok Andre Parmonangan P Seorang Content Creator dan Dokter

Bandar Lampung

Koramil 410-05/TKP Melakukan Jum’at Berbagi Tali Asih Kepada Warga Terdampak Musibah Alam

DAERAH

Kapolres Tubaba Pimpin Langsung Pelaksanaan Gelar Operasional Bulanan Dan Pembinaan serta Anev Situasi Kamtibmas

DAERAH

Gubernur Lampung dan Waka Polda Lampung Kunjungan Kerja di Kabupaten Tulang Bawang Barat

DAERAH

Kapolsek Tulang Bawang Tengah Polres Tubaba Beserta Personil Laksanakan Sholat Tarawih

DAERAH

Pimpin Apel Perdana Wabup Nadirsyah Tegaskan Disiplin dan Kerjasama ASN membangun Tubaba