Home / DAERAH / TUBABA

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:32 WIB

Pemerintah Kabupaten Tubaba Gelar Pemberdayaan Perempuan Bidang Hukum Bersama Forum PUSPA

Tubaba:jarilampung.com– Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) menggelar kegiatan Pemberdayaan Perempuan Bidang Hukum bersama Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) di Ruang Rapat Dinas PPPA Tubaba, Senin (03/08/2026).

 

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua I Tim Penggerak PKK Kabupaten Tubaba, Ny. Ana Nadirsyah, serta dihadiri Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Tubaba, perwakilan Ikatan Keluarga Dewan (IKD), Ketua Forum PUSPA, Ketua PUSPAGA, organisasi-organisasi perempuan se-Kabupaten Tubaba, dan seluruh peserta sosialisasi.

 

Dalam sambutannya, Kepala Dinas PPPA Kabupaten Tubaba, dr. Wita Hestriani, M.Kes, menjelaskan bahwa Forum PUSPA merupakan forum yang menghimpun berbagai unsur, mulai dari pemerintah, dunia usaha, organisasi masyarakat, media, perguruan tinggi, hingga individu yang memiliki kepedulian terhadap kesejahteraan perempuan dan anak.

 

Ia menyampaikan bahwa kepengurusan Forum PUSPA di Kabupaten Tubaba telah beberapa kali mengalami pergantian dan saat ini beranggotakan berbagai organisasi perempuan, seperti TP-PKK, Dharma Wanita Persatuan, Salimah, Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Aisyiyah, Muslimat, serta unsur organisasi lainnya sebagai bentuk kolaborasi bersama Dinas PPPA.

Baca Juga :  227 Jamaah Haji asal Lampung Barat Akan Segera Tiba di Provinsi Lampung

 

Menurutnya, masih banyak organisasi yang belum mengetahui bahwa mereka merupakan bagian dari Forum PUSPA. Karena itu, kegiatan tersebut juga menjadi ajang silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antarorganisasi dalam menjalankan program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

 

” Forum PUSPA menjadi wadah kolaborasi pemerintah, dunia usaha, organisasi masyarakat, media, perguruan tinggi, dan berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap perempuan dan anak. Permasalahan perempuan dan anak tidak dapat diselesaikan sendiri, sehingga diperlukan sinergi semua pihak,” ujar dr. Wita.

 

Ia juga menekankan bahwa upaya melindungi perempuan dan anak memerlukan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk kaum laki-laki, sehingga perlindungan terhadap perempuan dan anak dapat berjalan lebih optimal.

 

Sementara itu, Ketua I TP-PKK Kabupaten Tubaba, Ny. Ana Nadirsyah, mengatakan bahwa kegiatan tersebut menjadi sarana untuk meningkatkan pemahaman perempuan mengenai hak-hak mereka, pemberdayaan, serta perlindungan hukum.

Menurutnya, perempuan harus memiliki kesempatan untuk berkembang, berkarya, dan memperoleh perlindungan yang sama tanpa adanya diskriminasi gender.

 

” Melalui Forum PUSPA, perempuan didorong untuk berdaya dan memahami hak-haknya agar memperoleh perlindungan hukum. Berdaya tidak hanya bekerja di luar rumah, tetapi juga menjalankan peran penting dalam membangun keluarga yang kuat,” katanya.

Baca Juga :  Komsos di Kampung Pancasila Danramil 01/Laweyan Tanamkan Nilai-nilai Luhur Pancasila

 

Ia juga menyoroti masih tingginya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang memerlukan kepedulian bersama.

 

” Kekerasan terhadap perempuan dan anak merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, Forum PUSPA harus menjadi garda terdepan dalam mendorong kepedulian dan memastikan perempuan serta anak memperoleh perlindungan dan hak-haknya,” tambahnya.

 

Ny. Ana juga mengingatkan pentingnya pola pengasuhan yang tepat dalam mendidik anak. Menurutnya, orang tua perlu membedakan antara sikap tegas dalam membentuk karakter anak dengan tindakan kasar yang dapat menimbulkan kekerasan verbal maupun fisik dan berdampak pada kondisi psikologis anak.

 

Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi mengenai “Mewujudkan Keadilan dan Perlindungan Bersama Forum Puspa” yang disampaikan oleh Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Tubaba, Budi Sugiyanto, S.H., M.H.

 

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Tubaba berharap kolaborasi seluruh pemangku kepentingan semakin kuat dalam meningkatkan pemberdayaan perempuan, memperluas pemahaman masyarakat terhadap perlindungan hukum, serta mewujudkan lingkungan yang aman dan ramah bagi perempuan dan anak.(*)

Berita ini 6 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Bandar Lampung

Peringatan Hari Juang TNI-AD, Dua Warga di Bandar Lampung Terima Bantuan Rehab RTLH

Bandar Lampung

Diduga Abaikan RKL Dan RPL, DPP KAMPUD Dukung Gubernur Lampung Bekukan Izin PT. Batu Bintang Timur

Bandar Lampung

Babinsa Serda Edi Laksanakan Pengamanan Peribadahan di Gereja Wilayah Binaan

DAERAH

Jamda II RX-King Lampung Resmi Dibuka, Wabup Syaiful: Keselamatan Harus di Atas Kecepatan

DAERAH

Sat Intelkam Polres Tubaba Gelar Bakti Religi di Masjid Al-Ikhlas Jelang Hari Bhayangkara ke-79

DAERAH

Kapolres Tubaba Pimpin Latpraops Patuh Krakatau 2025, Tekankan Pentingnya Aksi Kolaboratif

DAERAH

*Gaktiblin personil, Sipropam Polres Tulang Bawang Barat Cek Inventaris Ranmor Dan Senpi Jajaran Polsek* *Tulang Bawang Barat*—–Sebagai wujud pendisiplinan personel Polri pada Polres Tubaba, Polda Lampung, Sipropam laksanakan Gaktiblin (Penegakkan Dan Penertiban Disiplin) pemeriksaan kendaraan bermotor (ranmor) dinas dan senjata api milik jajaran Polsek di Wilayah Hukum Polres Tubaba, yang dipimpin langsung Kasi Propam Iptu Sulistiawansyah, S.H. Di dampingi Kasubbag bekpal Bag log dan Personil Polres Tubaba, Selasa (15/07/2025) Kapolres Tubaba AKBP Sendi Antoni, S.I.K., M.I.K. melalui Kasi Propam Iptu Sulistiawansyah Putra, S.H. menjelaskan bahwa hari ini kami dari Sipropam melaksanakan kegiatan gaktiblin (penegakkan dan penertiban disiplin) berupa kendaraan dinas dan senjata api berserta amunisi jajaran Polsek di Wilayah Hukum Polres Tubaba, Proses pemeriksaan kendaraan dinas kepolisian ini bertujuan untuk memastikan kendaraan dalam kondisi baik dan siap digunakan untuk pelaksanaan tugas kepolisian dilapangan, serta mencegah terjadinya penyalahgunaan kendaraan dinas dan memastikan penggunaannya sesuai dengan ketentuan sehingga dapat meningkatkan disiplin dan tanggung jawab anggota saat menggunakan kendaraan dinas. Ujar Kasi Propam Iptu Sulistiawansyah Putra, S.H Iptu Sulistiawansyah Putra, juga menyampaikan turut melakukan pemeriksaan senjata api beserta amunisi yang di gunakan oleh personel Polsek yang bertujuan untuk memastikan kesiapan operasional dan mencegah terjadinya penyalahgunaan senjata api maupun amunisi di tubuh Polri khususnya di Polres Tubaba. “Ia juga menekankan pentingnya pemeriksaan secara berkala terhadap seluruh sarana operasional yang ada, termasuk memastikan bahwa setiap personel bertanggung jawab atas perawatan.” Tutup Kasi Propam *(humas_tubaba)*

Bandar Lampung

Bincang Pagi !! Dandim 0410/KBL : Keberhasilan Tugas Babinsa Adalah Ketika Bisa Dekati Hati Rakyat