Home / DAERAH / TUBABA

Jumat, 6 November 2026 - 13:55 WIB

Dugaan Pegawai “Siluman” di Disdukcapil Tubaba: Jarang Masuk Kantor tapi gajian Tetap Ngalir, Sekretaris Akui Disiplin Bobrok

Tubaba: jarilampung.com–— Praktik indisipliner pegawai kembali mencoreng tata kelola birokrasi di lingkup pemerintahan daerah. Berdasarkan penelusuran dan data yang dihimpun, seorang pegawai berinisial F (Anandar) yang bertugas di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) disinyalir jarang ngantor. Ironisnya, meski diduga kuat kerap mangkir dari kewajiban, hak keuangan berupa insentif yang bersangkutan dikabarkan tetap mengalir lancar.

​Berdasarkan informasi yang dihimpun, F memiliki latar belakang sebagai mantan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Pol-PP) yang telah berhenti sejak lama. Namun secara tiba-tiba, namanya kembali muncul di lingkungan Disdukcapil Tubaba dengan status sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu (PW).
​
​Saat dikonfirmasi terkait dugaan mangkirnya pegawai tersebut, Sekretaris Disdukcapil Kabupaten Tubaba,Johanuddin, S.E, M.M -tidak menampik kondisi tersebut. Secara terbuka, Johan membenarkan bahwa F sangat jarang menampakkan diri di kantor untuk menjalankan tugas pelayanan publik.

Baca Juga :  Nekad!! Pelaku Curas Tembak 3 karyawan Bank Arta, ini penjelasan Polda Lampung

​Menurut Johan, pihak instansi sebenarnya telah memberikan teguran keras kepada yang bersangkutan sejak sebulan lalu. Sempat ada perbaikan kehadiran yang bersifat sementara, namun hal itu tidak berlangsung lama.

​“F. jarang masuk kantor. Sebulan yang lalu sempat ditegur, sempat ada perubahan sedikit—dalam seminggu masuk dua hari saja—tetapi hari ini belum kelihatan juga,” ujar Johan saat memberikan keterangan pada 3/11/2026.
​Pengakuan ini membuka kotak Pandora terkait lemahnya pengawasan internal serta evaluasi kinerja pegawai non-ASN maupun PPPK paruh waktu di instansi pelayanan publik vital sekelas Disdukcapil.

​Kasus ini memicu sorotan tajam dari berbagai kalangan pemerhati kebijakan publik dan transparansi anggaran di Lampung. Mengingat insentif dan hak keuangan aparatur bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), fenomena pegawai “mangkir tapi digaji/diberi insentif” berpotensi melanggar prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), efisiensi anggaran, serta azas kepatutan.

Baca Juga :  Melarikan Diri ke Bekasi, Pelaku Penggelapan di Alfamart Rawa Jitu Ditangkap Polisi

​Selain itu, alur pengangkatan kembali mantan anggota Pol-PP yang sempat berhenti cukup lama menjadi status PPPK paruh waktu di Disdukcapil Tubaba turut memantik pertanyaan publik terkait transparansi mekanisme rekrutmen, validasi data kepegawaian, serta pengawasan berjenjang oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

​Hingga berita ini diturunkan, awak media masih berupaya melakukan konfirmasi lanjutan kepada Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Tubaba serta pihak Badan Kepegawaian setempat guna mendalami:
​Keabsahan prosedur peralihan status kepegawaian yang bersangkutan.
​Mekanisme pengawasan daftar hadir (absensi) elektronik maupun manual.
​Kebijakan pencairan insentif bagi pegawai yang terbukti mangkir dari kewajiban kerja.

​Publik dan masyarakat Tubaba kini menanti langkah tegas dari instansi pengawas internal pemerintah daerah untuk mengusut tuntas indikasi pembiaran ini, demi menjaga marwah birokrasi serta memastikan uang rakyat tidak tersedot untuk oknum pegawai yang mangkir dari tanggung jawabnya. (*)

Berita ini 2 kali dibaca

Share :

Baca Juga

DAERAH

Berpakaian Beskap, Dandim Ikuti Upacara Hari Jadi Kabupaten Wonogiri Ke-281 Di Waduk Gajah Mungkur

DAERAH

Mengenal Adi Sutrisno Content Creator asal Bandung

DAERAH

Kalapas Kelas I Sukamiskin Terima Kunjungan Ketua Presidium FPII, Ini Laporannya

DAERAH

Cegah Penyebaran Covid-19, Babinsa Nusukan Bersama Tim Saberling Laksanakan Kerja Bakti Bersihkan Lingkungan

DAERAH

Yakinkan Tepat Sasaran, Babinsa Sudiroprajan Kawal Pendistribusian 382 Karung Beras Kepada Warga

DAERAH

Bupati Lambar menghadiri acara Rakorwil APKASI Provinsi Lampung

DAERAH

Bupati Lambar Canangkan Gerakan Asri, Gotong Royong Digelar Serentak Hingga ke Pekon

DAERAH

Polsek Tumijajar, Razia Kos-Kosan dan kontrakan Upaya Jaga Ketertiban di Bulan Suci Ramadhan