Home / DAERAH / Hukum & Kriminal / TUBABA

Selasa, 22 Februari 2022 - 18:49 WIB

Panitia Pokmas Tiyuh Sido Makmur Saling Lempar

Jarilampung.com-Tubaba:
Panitia Pokmas Tiyuh Sido Makmur Kecamatan Batu Putih Kabupaten Tulang Bawang Barat untuk Pembuatan Sertifikat PRONA tahun 2021 saling lempar tangan, terkait tarikan sebesar Rp (1.050.000) satu juta lima puluh ribu rupiah Sriyanti ketua pokmas mengatakan bukan dirinya tapi yang melakukan tarikan dana tersebut tapi Wawan dan Candra di jelaskan nya melalui via telepon hari Senin (21/2/2022)

” Saya kalau mengenai tarikan saya tidak pernah melakukannya atau memberikan perintah pada orang lain,yang saya tau itu Wawan dan Candra yang melakukan tarikan tersebut terkait nominalnya saya ga tau. Tapi kalau biaya untuk untuk mengurus berkas memang benar saya minta Rp 250.000 per buku selebihnya saya gak tau.” Jelasnya.

Baca Juga :  Danrem 074/Warastratama Memberikan Apresiasi Kepada PPAD

Selanjutnya Wawan menjabat selaku ketua RK pada saat itu,dia mengatakan dirinya tidak pernah melakukan tarikan kepada Masyarakat yang mendaftarkan untuk pembuatan sertifikat tersebut,meskipun beberapa Masyarakat sudah membuat pernyataan keberatan dengan tarikan yang di lakukan oleh Wawan

“Saya saat itu menjabat sebagai ketua RK dan saya hanya mensosialisasikan dan mengumpulkan data Masyarakat yang mau mengajukan untuk pembuatan Sertifikat tersebut tapi saya tidak meminta dana yang di sebutkan oleh beberapa Masyarakat Tiyuh setempat,semua memang urusan kepala Tiyuh saya hanya menjalankan perintah atasan.” Katanya.

Baca Juga :  PERSONIL POLSEK TUBA TENGAH MEMBAGIKAN STIKER DALAM RANGKA PERINGATAN HARI AIDS SEDUNIA TAHUN 2022

Sedangkan Ibnu saat itu menjabat sebagai kepala Tiyuh setempat mengatakan dirinya tidak tau menahu terkait tarikan sebesar Rp (1.050.000) satu juta lima puluh ribu rupiah karena segala sesuatu sudah di serahkan dengan ketua pokmas ucapnya melalui via telepon.

“Saya tidak tau menahu mas terkait tarikan untuk pembuatan Sertifikat tersebut sampai satu juta lima puluh ribu rupiah,yang saya tau biayanya untuk sewalekan hanya dua ratus lima puluh ribu rupiah per buku itu bagi yang belum ada, Selebihnya memang sudah saya serahkan sama ketua Pokmas,kalau jumlah 230 buku sudah jadi semua.” Ucapnya. (Tim)

Berita ini 27 kali dibaca

Share :

Baca Juga

DAERAH

Prestasi Beruntun! Lampung Selatan Raih Opini Kualitas Tinggi Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik 2025

DAERAH

Pemkab Lampung Barat Terima Audiensi PPTI Provinsi Lampung: Perkuat Upaya Eliminasi TBC

Bandar Lampung

Upaya Tingkatkan Keamanan Koramil 410-06/ Giat Melakukan Komsos

DAERAH

Kronologi Polres Kab Tuba Tangkap Bandar Narkotika

DAERAH

Diduga Motor Hasil curian Dijual COD Polres Tubaba Tangkap Satu Orang Pelaku

DAERAH

DPD Kampud Way Kanan, Umumkan Struktur kepengurusan Baru Tahun 2022

DAERAH

Puan: Pastikan Pasokan Biosolar Aman Agar Tak Ganggu Logistik Saat Ramadhan

DAERAH

Peluang Ekonomi Baru ! Lamsel Siap.Kelola Potensi Karbon Secara Berkelanjutan