Home / DAERAH / Jakarta / Pendidikan

Jumat, 12 November 2021 - 12:44 WIB

Beri Kuliah Umum di UNY, Puan Bahas Drakor ‘Squid Game

Jarilampung.com-Jakarta:
Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan para generasi muda bangsa bahwa tidak ada negara yang maju dengan meninggalkan nilai-nilai kebangsaannya. Dia pun memberi contoh Korea Selatan (Korsel) sebagai negara maju yang tidak meninggalkan jati dirinya sebagai sebuah bangsa.

“Korsel bisa maju dengan mengedepankan budayanya. Mereka menyaring budaya asing dan dilarutkan dalam kebudayaannya dan di saat yang bersamaan mereka memperkuat nilai-nilai kebangsaannya,” kata Puan dalam kuliah umum di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Sleman, DIY, Kamis (11/11/2021).

Bahkan, kata Puan, sekarang ini produk-produk budaya Korea Selatan sudah mendunia.

“Siapa yang tidak tahu K-Pop? Siapa yang tidak tahu serial drama Korea? Yang terbaru ada serial berjudul Squid Game yang menjadi tren budaya populer di dunia,” kata Puan tentang serial drakor yang mendunia itu.

Baca Juga :  Peresmian Gedung Mapolres Kab Tubaba di Kompleks Uluran Nughik

Saking mendunianya karya-karya budaya Korsel, kata Puan, banyak masyarakat di berbagai negara yang belajar bahasa Negeri Ginseng tersebut.

“Padahal dulu ada anggapan bahwa orang-orang Asia kalau mau mendunia maka harus belajar bahasa dan budaya negara dari dunia Barat. Tetapi yang sekarang terjadi adalah kebalikannya malah orang Barat yang belajar bahasa-bahasa dan budaya dari Asia,” ujarnya.

Puan mengatakan, jika ingin Indonesia maju, Indonesia tumbuh, Indonesia tangguh, maka seluruh elemen bangsa, khususnya para generasi muda, harus terus memperkuat nilai-nilai kebangsaan kita.

“Nilai-nilai kebangsaan yang telah diperjuangkan oleh para pahlawan Indonesia yang kemarin baru kita peringati jasa-jasanya di dalam peringatan Hari Pahlawan,” ujar cucu Proklamator Bung Karno ini.

Puan menyakini Indonesia bisa menjadi negara maju seperti Korsel asalkan seluruh elemen bangsa bekerja keras dan berpihak kepada nilai-nilai bangsa.

Baca Juga :  Tak Ada Kata Lelah Atau Bosan, Babinsa Sangkrah Bagikan Masker di Wilayah

“Mengapa Indonesia tidak bisa seperti itu? Indonesia yang maju artinya kita menjadi global leader, bukan follower. Bukan kita yang mengikuti tren dunia… justru kita yang menciptakan tren yang kemudian diikuti masyarakat dunia,” ujar Puan.

Lebih jauh, Puan menambahkan, ketika dirinya bertemu dengan pejabat-pejabat Korsel dalam forum internasional, mereka selalu mempromosikan destinasi wisata mereka, seperti Pulau Jeju yang sering ditayangkan dalam drama Korea.

“Pada November 2022, kita akan menjadi tuan rumah P20. Ini momentum untuk Indonesia, bagaimana kita mempromosikan pulau-pulau wisata di Indonesia ke masyarakat dunia melalui acara itu,” ujar Puan.

“Seperti Yogya bisa jadi destinasi peserta P20 setelah mereka di Bali. Ini akan saya promosikan”. janji Puan. (Red)

Berita ini 23 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Bengkulu

Pemerintah Kabupaten Kaur Melalui Dinas Pertanian,Kembali Menerima Bantuan 42 Unit Alsintan

DAERAH

Personel Kodim 0410/KBL Ikuti Upacara Peringatan Haornas Ke-39 Tahun 2022

DAERAH

Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Tubaba Berhasil Menangkap DPO Pelaku Curat

Bandar Lampung

Kapolda Lampung Perintahkan Lidik dan Sidik Penyelewengan BBM Subsidi

DAERAH

CFD Sudah Dimulai, Sertu Murdianto Himbau Pengunjung Patuhi Prokes

DAERAH

Gelar Patroli PPKM di Pasar Tradisional Dan Stasiun Serda Eko Himbau Pedagang Dan Pengunjung Patuhi Prokes

DAERAH

PJ Bupati Lambar Hadiri Kegiatan Peresmian Polres Kab Pesibar

DAERAH

Bupati dan Wakil Bupati Tubaba Resmi Buka Kejuaraan Bupati Cup Race 2025 dan Bazar UMKM