Home / DAERAH / TUBABA

Jumat, 26 Desember 2025 - 19:41 WIB

Bupati dan Wakil Bupati Tulangbawang Qudratul Ikhwan dan Hankam Hasan bungkam terkait Proyek Drainase 1,4 Milyar Pasar Unit II Tulang Bawang

Tulang Bawang: jarilampung.com—
Proyek senilai Rp1.484.666.486,90 dikerjakan oleh CV Gapuro Rezeki Sae dengan nomor kontrak 05/KTR/PBJ.11/V.3-d/TB/XI/2025, tertanggal 21 November 2025.

Wartawan berupaya meminta konfirmasi kepada Bupati dan Wakil Bupati Tulangbawang Qudratul Ikhwan dan Hankam Hasan terkait pembangunan saluran drainase yang menyedot anggaran APBD 2025 secara fantastis dan diduga di mark up.

Namun hingga berita ini dirilis, keduanya tidak merespon pesan WhatsApp yang dilayangkan sejak, Rabu, 24 Desember 2025. Padahal pesan itu terkirim.

Upaya konfirmasi dugaan mark up proyek tersebut juga dilakukan kepada Kabid Bina Marga Dinas PUPR Tulangbawang, Satria Utama yang sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), namun tidak membuahkan hasil.

Menurut salah satu pegawai yang ditemui di kantornya, menyatakan Satria Utama tidak berada di tempat.

“Lagi keluar, enggak ada di kantor,” kata salah satu pegawai setempat saat ditemui, Rabu, 24 Desember 2025.

Proyek pembangunan saluran drainase Pasar Unit ll Kampung Dwiwarga Tunggaljaya, Kecamatan Banjaragung, Tulangbawang melalui Dinas PUPR Kabupaten Tulangbawang senilai Rp1,4 miliar lebih diduga dimark up.

Pembangunan saluran drainase yang diharapkan sebagai solusi pencegahan banjir di area pasar setempat, dikerjakan oleh CV Gapura Rezeki Sae dengan nomor kontrak 05/KTR/PBJ.11/V.3-d/TB/XI/2025, tertanggal 21 November 2025.

Baca Juga :  Puan: Antisipasi Antrean BBM dengan Distribusi yang Optimal

Dugaan adanya mark up proyek yang menelan anggaran Rp1.484.666.486,90 itu merujuk pada uraian pekerjaan kontruksi jasa pekerjaan pembangunan saluran drainase pasar Unit ll, di dalam rencana keselamatan kontruksi atau RKK diuraikan pekerjaan saluran berbentuk U tipe DS 5a (dengan tutup), precast.

Sementara dalam lampiran V Surat Edaran Direktur Jendral Bina Kontruksi Nomor 68/SE/Dk/2024 tentang tata cara penyusunan perkiraan biaya pekerjaan kontruksi bidang pekerjaan umum dan perumahan rakyat biaya pembuatan pada analisa harga satuan pekerjaan atau AHSP biaya pembuatan saluran u ditch dengan tutup (2.3.(31)) tertera Rp1.082.570,57.

Kemudian pada B.34 pekerjaan saluran berbentuk u ditch tipe DS 5, dengan precast (2.3.(30) terurai u ditch ukuran 100 x 100 cm dengan tebal 15 cm K/350 menerangkan 1 meter harga satuannya Rp2.750. 000 dengan lantai kerja FC 10 MPa harga satuannya Rp885. 000 per meter kubik. Total u ditch terpasang jumlah harganya per meter Rp3.296.274,30. Harga tersebut belum ditambah pajak pertambahan nilai (PPN) 11 persen.

Berdasarkan pantauan di lapangan volume pekerjaan memiliki panjang 145 meter. Asumsi adanya dugaan mark up pekerjaan tersebut timbul mengacu dari volume pekerjaan 145 meter dikalikan dengan biaya terpasang u ditch yang menelan anggaran Rp3.296.274,30 per meter hanya membutuhkan anggaran Rp477. 959.773,5.

Baca Juga :  Hari Libur, Anggota Koramil Gelar Gakplin Prokes Covid 19 Dan Bagikan Masker Gratis

Menurut informasi dari juru parkir yang ditemui di Pasar Unit ll, Soleh proses penggalian drainase sudah berlangsung sejak bulan Juli 2025.

“Setau saya yang punya proyek itu, hanya melakukan penggalian perapihan saja, karena sudah ada penggalian sebelumnya di bulan Juli lalu,” kata Soleh, Selasa, 23 Desember 2025.

Kemudian dari analisa harga satuan pekerjaan galian untuk selokan drainase dan saluran air (2.1.(1)) per meter kubiknya Rp79.885, 51. Sehingga jika mengacu pada harga satuan tersebut dengan total volune galian 245 meter kubik membutuhkan biaya Rp19.575.944. Biaya tersebut mengacu, jika pekerjaan galian dikerjakan dari nol, sedangkan pekerjaan yang dikerjakan pihak rekanan hanya perapian.

Dugaan lainnya yakni terkait dengan hasil penawaran dari HPS yang dilakukan perusahaan pelaksana pekerjaan Rp1.484.666.486, 90 yang mencapai 98,98 persen.

Selain itu terdapat adanya dugaan peralatan yang dibutuhkan tidak pernah tampak digunakan perusahaan saat proses pembangunan seperti crane dengan kapasitas 10 hingga 15 ton. (*)

Berita ini 72 kali dibaca

Share :

Baca Juga

DAERAH

Suatu Kebanggan Bupati Lamsel Terima Penghargaan Nasional Lewat Inovasi Wisata dan Pangan Berkelanjutan

DAERAH

Danrem 074/Warastratama Hadiri Rapim Kodam IV/Diponegoro

DAERAH

KEJARI Lampung Timur Garap Laporan DPP KAMPUD Terkait Dugaan Korupsi Proyek Sapi TA 2023 Dinas Peternakan Setempat

DAERAH

M. Firsada Hadiri Pelantikan Dan Pelatihan kompetensi Juru Sembelih Halal (JULEHA) Tubaba

DAERAH

Prestasi Beruntun! Lampung Selatan Raih Opini Kualitas Tinggi Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik 2025

DAERAH

Wabub Lampura Hadiri Kegiatan Haornas ke 40 Tahun 2023

Bandar Lampung

Bersama Pangdam, Personel Kodim 0410/KBL Laksanakan Patroli Bermotor

Bandar Lampung

Personel Kodim 0410/KBL dan Kepolisian Melaksanakan Pengamanan di Sejumlah Gereja