Home / DAERAH / Lampung Barat

Senin, 5 Desember 2022 - 17:37 WIB

Bupati Lambar Menggelar Apel Deklarasi Pekon dan Kelurahan Tangguh Tahun 2022

Lambar: Jarilampung.com–
Bupati dan Wakil Bupati Lampung Barat, Hi. Parosil Mabsus -Drs. Mad Hasnurin (PM) melakukan apel deklarasi pekon dan kelurahan tangguh bencana tahun 2022 bersama 131 peratin dan 5 lurah serta 85 orang satgas penanggulangan bencana yang ada di Kabupaten Lampung Barat, Senin (5/12/2022).

Apel deklarasi pekon dan kelurahan tersebut berlangsung di halaman kantor bupati Lampung Barat yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Barat melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

Pada kesempatan itu, Parosil Mabsus selaku kepala daerah kabupaten Lampung Barat, dirinya memberi apresiasi sekaligus menyampaikan penghargaan kepada peratin se-Kabupaten Lampung Barat dan satgas penanggulangan bencana kabupaten sampai tingkat pekon yang telah ikut berpartisipasi pada kegiatan tersebut.

Parosil menuturkan, berdasarkan analisis perkiraan cuaca yang dilakukan oleh BMKG, pada bulan November sampai akhir tahun 2022 ini terjadi peningkatan intensitas curah hujan akibat fenomena alam di beberapa wilayah indonesia, termasuk di Kabupaten Lampung Barat. Dampak dari fenomena alam ini sendiri bisa berupa peningkatan resiko bencana banjir, tanah longsor, angin puting beliung.

Kesiapsiagaan bencana merupakan serangkaian kegiatan yang dilakukan pemerintah untuk mengantisipasi bencana melalui pengorganisasian serta melalui langkah strategis yang sistematis terpadu dan terkoordinasi.

Parosil menjelaskan, jika kegiatan kesiapsiagaan bencana merupakan tanggung jawab pemerintah yang dilaksanakan bersama-sama dengan pemangku kentingan dan seluruh masyarakat termasuk di dalamnya satgas penanggulangan bencana.

Baca Juga :  Pemkab Lambar Menggelar Upacara Peringatan HUT RI ke-77

“Kabupaten Lampung Barat merupakan daerah yang memiliki resiko bencana yang tinggi, maka pada kondisi ini mengharuskan kita untuk siap dan terbiasa hidup berdampingan dengan bencana dimaksud,” ujar Parosil.

Sebagai bentuk kesiapsiagaan, Parosil menyatakan secara terus menerus pihaknya berupaya meningkatkan kemampuan di bidang penanggulangan bencana melalui pembentukan desa tangguh bencana, diklat baik formal maupun teknis, koordinasi antar lembaga, pemetaan wilayah rawan bencana guna mempermudah dalam penempatan personil dan penentuan cara bertindak, rencana kontinjensi serta mempersiapkan dengan maksimal peralatan dan logistik yang siap dioperasionalkan pada saat tanggap darurat bencana.

“Penyelenggaraan penanggulangan bencana adalah suatu proses dinamis, berlanjut dan terpadu untuk meningkatkan kualitas langkah-langkah yang berhubungan dengan observasi, analisis serta operasional melalui kegiatan pencegahan dan mitigasi, kesiapsiagaan, penanganan darurat, rehabilitasi dan rekonstruksi yang di akibatkan oleh bencana,” katanya.

Sementara kebijakan penanggulangan bencana memberikan prioritas tinggi pada peningkatan kewaspadaan dan kesiapsiagaan masyarakat, serta jajaran pemerintah setempat, terutama didaerah rawan bencana.

Melalui apel gelar pasukan itu, diharapkan dapat meningkatkan rasa persaudaraan dan kesiapsiagaan dalam penanggulangan bencana sehingga komitmen bupati Lampung Barat untuk menjadi kabupaten lampung barat yang tangguh bencana akan terwujud.

Baca Juga :  Babinsa Koramil 410-06/KDT Bersama Masyarakat Amankan Seorang Diduga Pengguna Narkoba

Parosil pun meminta dukungan dari seluruh pihak, terutama peratin, satgas penanggulangan bencana yang berada di kabupaten, kecamatan dan pekon, untuk dapat merapatkan barisan, meningkatkan koordinasi secara terpadu dan berkesinambungan.

“Agar bekerjasama dan berperan serta aktif secara maksimal sesuai dengan kapasitasnya masing-masing dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana sebagai upaya memberikan perlindungan bagi masyarakat dari ancaman dampak kejadian bencana yang mungkin akan terjadi dengan penuh kerelaan dan keikhlasan,” pungkasnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Parosil memberikan penghargaan berupa piagam tangguh terhadap tiga orang peratin, yakni Peratin Sesampai Indah, Peratin Kubu Perahu dan Peratin Way Empulau Ulu.

Kemudian usai pelaksanaan apel kesiapsiagaan, dilakukan peninjauan kelengkapan peralatan penanggulangan bencana yang dimiliki BPBD Lampung Barat oleh Bupati Parosil dan Wakil Bupati Mad Hasnurin.

Selanjutnya kegiatan tersebut ditutup dengan penandatanganan deklarasi pekon dan kelurahan tangguh bencana tahun 2022 oleh 131 peratin dan 5 lurah yang ada di Kabupaten Lampung Barat.

Diketahui, isi dari komitmen yang ditandatangani tersebut berisikan tiga poin, yaitu: siap mendukung terbentuknya pekon dan kelurahan tangguh bencana (Destana), menyediakan anggaran untuk penanganan bencana di pekon dan kelurahan, serta aktif melaksanakan mitigasi bencana di pekon dan kelurahan.(AD)

Berita ini 19 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Bandar Lampung

Karya Bati TNI Satkowil Koramil 410-04/TKT Laksanakan Grebek Sungai dan Pembuatan Talud Warga

DAERAH

14 Perwira Polres Kab Tulang Bawang Tanda Tangani Surat Pernyataan

Bandar Lampung

Ketua SMSI Lampung Donny Irawan Beri Ruang Ke Calon Lain Untuk Maju Musda SMSI 2022

DAERAH

Police Goes to School, Cara Polsek Gunung Agung Cegah Kenakalan Remaja

DAERAH

Wabub Lampura Bersilahturahmi Dengan Masyarakat Kecamatan Abung Barat

Bandar Lampung

Pemprov Lampung Lakukan Sosialisasi Cegah Hoaks Jelang Pemilu 2024

DAERAH

Lepas Peserta Fun Run, Pj Bupati Nukman Harap Menjadi Ajang Mengkampanyekan Budaya Hidup Sehat

Bandar Lampung

Sepakat Adakan Kerjasama, PERSADIN Tandatangani MoU Dengan UTB Lampung