Jarilampung.com-Bandar Lampung: Perkumpulan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Komite Aksi dan Pemuda Untuk Demokrasi (KAMPUD) secara resmi mengirimkan surat permohonan ganti rugi dan tanggung jawab sosial kepada PT. Batu Bintang Timur hal ini terkait upaya mendampingi Warga Desa Nyampir, Kecamatan Bumi Agung, Kabupaten Lampung Timur yang terdampak akibat aktivitas produksi penambangan batu andesit oleh perusahaan tersebut.
Melalui keterangan persnya, Ketua Umum DPP KAMPUD, Seno Aji menyampaikan bahwa pihaknya secara resmi telah mengirimkan permohonan ganti rugi dan/atau tanggungjawab sosial kepada PT. Batu Bintang Timur yang berlokasi di Desa Nyampir, Kecamatan Bumi Agung, Kabupaten Lampung Timur, yang dikirim oleh Ketua DPD KAMPUD Kabupaten Lampung Timur, Fitri Andi, didampingi Sekretaris, Ibnu Hasan, Bidang Informasi Dan Humas, Harmain, dan sejumlah perwakilan warga setempat.
“Hari ini telah disampaikan resmi surat perihal permohonan kepada perusahaan penambangan produksi batu andesit terkait keberatan sejumlah warga di RT 001, RW 001, Desa Nyampir, yang telah terkena dampak negative langsung/dirugikan dari kegiatan dan/atau aktivitas perusahaan tersebut”, kata Seno Aji sebagai steering committee DPP KAMPUD.
Sementara, Ketua DPD KAMPUD Kabupaten Lampung Timur, Fitri Andi mengutarakan bahwa maksud dan tujuan pihaknya menyampaikan surat tersebut karena dinilai kondisi daya dukung lingkungan wilayah operasi produksi batu andesit di Desa Nyampir, RT 001, RW 001, Kecamatan Bumi Agung, Kabupaten Lampung Timur tidak dapat menanggung beban kegiatan operasi produksi penambangan batu andesit tersebut.
Baca Juga : BANDAR LAMPUNG – Semangat Sapta Marga dan Radin Inten yang gigih menyala-nyala kembali di jantung Kota Bandar Lampung. Tidak dengan senjata, tetapi dengan stetoskop, kantong darah, dan paket sembako. Komando Distrik Militer (Kodim) 0410/KBL memimpin gelaran bakti sosial (baksos) kesehatan besar-besaran, Minggu (21/9/2025), sebagai wujud nyata peringatan HUT ke-80 TNI yang mengedepankan kedekatan dengan rakyat. Kegiatan yang dipusatkan di halaman Markas Kodim 0410/KBL, Jl. Imam Bonjol, ini menjadi magnet bagi ratusan warga dari berbagai kelurahan. Kodim 0410/KBL tidak bekerja sendirian. Mereka memimpin dan mengkoordinir sebuah gerak kerja sama yang solid, menggandeng jajaran Polresta Bandar Lampung, Lanal Lampung, RSUD, Puskesmas, PMI, serta berbagai organisasi kemasyarakatan. Letnan Kolonel Arm Roni Hermawan, S.H., M.M., selaku Dandim 0410/KBL, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk tanggung jawab sosial TNI di tengah masyarakat. “Tugas TNI tidak hanya di medan perang atau menjaga kedaulatan negara. Di masa damai, kami hadir untuk meringankan beban saudara-saudara kami, warga masyarakat. Ini adalah implementasi dari jiwa kesatria dan pengabdian tanpa batas,” ujarnya saat membuka acara. Ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah bersinergi menyukseskan acara ini, membuktikan bahwa gotong royong adalah kunci membangun bangsa. Kodim 0410/KBL menyiapkan lima pos layanan kesehatan yang langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat: 1. Pos Donor Darah: Berhasil mengumpulkan 145 kantong darah berkat partisipasi warga dan koordinasi dengan PMI serta RSUD. Darah ini akan menjadi sumber kehidupan bagi banyak pasien yang membutuhkan di Lampung. 2. Pos Pengobatan Umum: Tim medis dari Puskesmas Segala Mider dan Susunan Baru melayani 125 warga dengan penuh kesabaran, memberikan pemeriksaan dan pengobatan gratis. 3. Pos Khitanan Massal: Sebanyak 5 anak dikhitan secara gratis oleh tenaga medis profesional dari RSUD Dr. A. Dadi Tjokrodipo, meringankan beban ekonomi keluarga mereka. 4. Pos Kesehatan Gigi: Layanan yang sering terlupakan ini diberikan kepada 10 warga oleh dokter gigi RSUD, menunjukkan perhatian Kodim pada kesehatan yang menyeluruh. 5. Pembagian Paket Sembako: Sebanyak 300 paket bahan pokok dibagikan kepada warga yang hadir, sebagai bentuk kepedulian terhadap ketahanan pangan keluarga. Yang paling menonjol dari acara ini adalah peran Kodim 0410/KBL sebagai penggerak dan perekat kolaborasi. Keberhasilan mengumpulkan instansi sipil dan militer, mulai dari tingkat Kota hingga perwakilan Kodam II/Sriwijaya melalui Video Conference, membuktikan kapasitas kepemimpinan dan jaringan yang dimiliki TNI. Kegiatan yang berlangsung tertib dan penuh kekeluargaan ini ditutup pada pukul 11.40 WIB. Keberhasilannya bukan hanya diukur dari angka, tetapi dari senyum tulus warga yang terbantu dan semakin eratnya tali persaudaraan antara prajurit TNI dan rakyat yang dibelanya. Kodim 0410/KBL kembali membuktikan diri sebagai institusi yang selalu siap melayani, mengayomi, dan membangun bersama rakyat.
“Kami mendampingi warga Desa Nyampir, RT 001, RW 001, yang merupakan Warga terdampak kegiatan produksi penambangan batu andesit PT. Batu Bintang Timur memohonkan adanya kompensasi ganti rugi dan tanggung jawab sosial sesuai ketentuan”, kata Fitri Andi yang juga sebagai Organizing Committee Lembaga KAMPUD untuk pendampingan Warga Desa Nyampir.
Untuk diketahui bahwa penerima surat dari DPP KAMPUD merupakan staf administrasi dari PT. GIS menyampaikan akan meneruskan surat tersebut.
“Baik pak akan Kita teruskan ke Owner PT. Batu Bintang Timur”, kata Wahyu. (*)
Berita ini 52 kali dibaca