Home / DAERAH / EKBIS / TUBABA

Sabtu, 15 Januari 2022 - 17:39 WIB

Dinas Peternakan: Capaian Ternak Khususnya Sapi di Kab Tubaba Saat Ini 23700

Jarilampung.com-(SMSI-lpg),
Tulangbawang Barat (Tubaba):
Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Tubaba pada tahun 2021 berhasil mendorong peningkatan populasi, pemasaran, penanganan pakan, pencegahan penyakit menular, dan tetap memperhatikan segi Asuh (Aman, sehat,utuh dan halal).

Keberhasilan tersebut diungkapkan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Tulangbawang Barat Nazaruddin melalui hubungan seluler pada Sabtu 15/01/2022.

Nazaruddin menuturkan,
Berbicara pembangunan Peternakan Kesehatan Hewan Kabupaten Tulangbawang Barat, tentunya yang utama adalah visi misi, visi misi Kepala Daerah kemudian diturunkan ke Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan.

“Tujuan utamanya adalah bagaimana meningkatkan petani peternak kita meraih kesejahteraan, tangguh, kemudian berdaya saing. Dalam rangka capaian yang diharapkan oleh Pemerintah demi kesehatan masyarakat tersebut,
itu tak lepas dari kegiatan baik melalui APBD Kabupaten, kemudian Provinsi maupun dari pusat,”terangnya.

Lanjutnya, kegiatan tersebut juga terintegrasi, tidak terlepas dari pusat, provinsi dan APBD, yang utama adalah Kepala Daerah bagaimana meningkatkan infrastruktur, kesejahteraan masyarakat otomatis akan mengalir, salah satunya kesehatan peternakan hewan.

“Tugas Dinas ini adalah bagaimana cara agar meningkatkan populasi dengan berkolaborasi semua insektor semua yang berhubungan dengan kesejahteraan, yang pertama adalah meningkatkan populasi itu tentunya dengan kegiatan, ada namanya program Sikomandan dari Kementerian Pertanian melalui Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan,”ungkap Nazaruddin.

Baca Juga :  Penyaluran BLT Tahap III di Tiyuh Bujung Sari Marga Ke-25 KPM

Nazaruddin menerangkan, program Sikomandan itu terintegrasi semua kegiatan, Pemerintah Provinsi dan Pusat berharap Pemerintah Daerah intensif melakukan itu dan meningkatkan populasi melalui petugas kita di lapangan, dan dibekali alat untuk melakukan inseminasi buatan, dengan teknologi SIKOMANDAN (Sapi kerbau andalan negri) itu yang utama.

“Capaiannya kita dari tahun ke tahun kita tiap tahun berharap 2-3% naik populasinya, saat ini populasinya mencapai dari 15ribu sekian sekarang menjadi 23700 sekian, ternak sapi khususnya,”jelasnya.

Dia juga mengatakan, kegiatan pencegahan penyakit hewan menular. Setelah meningkatkan populasi dengan teknologi dengan pakan dan lainnya, ada namanya kegiatan pencegahan penyakit hewan menular. Maka rutinitas di tiap Kecamatan khusus di Kabupaten dengan kegiatan pengobatan masal dilaksanakan secara gratis.

“Mungkin ada ternak milik masyarakat yang sakit, atau ada yang kurus, agar ternak itu hidupnya lebih bagus berkembang lebih baik, tentunya yang utama adalah bagaimana penanganan terhadap pakan, jadi diberikan pelatihan, teknologi cepat guna, cara pengolahan pakan kalau melimpah, cara membuat pakan itu agar ngirit, dibuat silase dibuat rekomendasi segala macam dan ahli teknologi lainnya, kemudian dibantu dengan Sapras, contohnya tahun 2021 kita mendapat project, batang singkong mubazir diolah
menggunakan alat namanya rabakong, batang singkong menjadi bermanfaat untuk pakan ternak. Batang singkong ini hancur dan bisa dimakan oleh ternak dimanfaatkan,”urainya.

Baca Juga :  Wabup Lampung Barat Mad Hasnurin Hadiri Silaturahmi dan Penyambutan Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi

Nazaruddin memaparkan, rabakong itu project 2021, itu khususnya untuk penanganan pakan ternak kambing, kemudian tugas pokok yang utama adalah untuk terus mempertahankan populasi, tidak hanya ternak yang besar saja, kita juga mempertahankan ternak kecil khususnya kambing, merupakan prospek yang luar biasa. “Peningkatan populasi hewan kambing dari jumlah 50ribuan sekian sekarang mencapai 70-80ribuan sekian. Tubaba ini sudah terkenal sampe keluar, sampe Palembang Bengkulu bahkan sampai ke Aceh, karena kita mendapatkan permintaan pemasaran cukup tinggi dari daerah tersebut,”ujarnya.

Nazaruddin berharap, ternak di Tubaba dapat dikembangkan dengan sebaik mungkin, terlebih lagi karena didukung oleh sumberdaya alam dan sumberdaya manusia yang cukup.
“Kami juga berupaya melakukan pemantauan melalui petugas agar bahan asal ternak yang dimakan manusia itu harus nyaman artinya harus Asuh, jadi daging ternak itu harus Asuh (Aman, sehat,utuh dan halal)”. Tutup Nazaruddin. (Dam/Tim SMSI)

Berita ini 38 kali dibaca

Share :

Baca Juga

DAERAH

70 Pelajar di Tubaba Telah Dilantik Jadi Patroli Keamanan Sekolah

DAERAH

Satreskrim Polres Tulang Bawang Barat Ungkap Kasus Pencurian Hp di Perumahan PT. HIM

DAERAH

Bupati dan Wakil Bupati Lampung Barat Ikuti Entry Meeting BPK, Targetkan WTP Tetap Terjaga

Bandar Lampung

Kodim 0410/KBL Dukung Latihan Ancab Brigif R 13 Kostrad Tahun 2021

DAERAH

Sekda Tegaskan Pemkab Tubaba Berkomitmen Berantas Korupsi

Bengkulu

DPRD Kaur Gelar Paripurna Pandangan Umum Fraksi terhadap Nota Keuangan APBD Perubahan 2026

DAERAH

Polres Tubaba Laksanakan Pengamanan Acara Pembukaan Pekan Olahraga (PORKAB) Tubaba Ke 1

DAERAH

Bola Liga Santri Piala Kasad di Wilayah Kodim 07Turnamen Sepak35/Surakarta Hari Ini Resmi Dibuka