Home / DAERAH / Jakarta

Jumat, 22 April 2022 - 06:59 WIB

Jokowi Bagikan BLT Minyak Goreng di Pasar Ciawi, Pos Indonesia Capai Penyaluran 95 Persen untuk KPM se-Indonesia

Jarilampung.com-Bogor:
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan secara simbolis bantuan langsung tunai (BLT) kepada keluarga penerima manfaat (KPM) di Pasar Cisarua, Pasar Ciawi, dan Pasar Bogor, di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis, 21 April 2022.

Di Pasar Ciawi, BLT minyak goreng diserahkan Presiden Jokowi secara simbolis kepada lima perwakilan pedagang dan 10 penerima bantuan pangan non tunai (BPNT) atau bansos program sembako. Presiden juga menyapa dan memberikan bantuan kepada penyandang disabilitas.

Pada kegiatan tersebut, Presiden Jokowi didampingi Bupati Bogor, Ade Yasin.

Tak hanya di Pasar Ciawi, penyaluran BLT minyak goreng dilakukan di seluruh Tanah Air. Dalam penyalurannya, pemerintah menunjuk PT Pos Indonesia dengan target selesai sebelum Lebaran 2022.

Pos Indonesia menyalurkan BLT minyak goreng kepada 18,3 juta KPM. Hingga hari ini, realisasi penyaluran BLT minyak goreng berada di angka 95 persen, atau telah tersalurkan kepada 18 juta KPM.

Baca Juga :  PJ. Bupati Lambar Berserta Jajaran Hadiri Rapat Kemendagri RI Melalui Zoom Meeting

“Capaian hingga kemarin malam 87 persen. Kalau ditambah hari ini sudah mencapai 94 hingga 95 persen. Capaian ini mendekati harapan Kementerian Sosial,” kata Direktur Bisnis Jaringan dan Layanan Keuangan PT Pos Indonesia Charles Sitorus.

Kendala yang dialami Pos Indonesia saat ini yaitu penyaluran di wilayah Papua. Masih terus dilakukan koordinasi dengan pihak terkait agar penyaluran BLT minyak goreng tepat sasaran.

“Di Papua ada keunikan tersendiri. Biasanya penyaluran dilakukan kolektif melalui Dinas Sosial, Pemda. Untuk penyaluran yang sekarang, Kementerian Sosial minta penyaluran tidak menggunakan cara yang lama, melainkan melalui tokoh informal, tokoh agama. Kita berkoordinasi dengan bupati, kapolres, aparat setempat. Kita optimistis sebelum tanggal 29 April penyaluran BLT di Papua selesai,” ucap Charles.

Pembagian BLT minyak goreng tentu saja dinantikan dan disambut gembira oleh masyarakat. Penerima BLT minyak goreng dan bansos sembako di Pasar Ciawi, Asiah Lisnawati, misalnya. Dia gembira bisa menerima BLT minyak goreng di tengah situasi ekonomi yang serba sulit.

Baca Juga :  Polres Tubaba Tanam Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026, untuk Mendukung Ketahanan Pangan Nasional

“Saya senang dapat bantuan ini. Uangnya mau dipakai untuk modal berjualan. Saya sehari-hari berjualan cilok. Uangnya juga untuk biaya sekolah anak,” kata Asiah.

Lilih Solihat, KPM lainnya, juga tak kalah bahagia. Perempuan yang sehari-hari beraktivitas sebagai ibu rumah tangga ini mengaku akan menggunakan uang BLT untuk membeli kebutuhan sehari-hari, termasuk sembako.

“Saya dapat BLT minyak goreng 300 ribu, dan bansos Sembako 200 ribu. Jadi total dapat 500 ribu. Senang, saya merasa sangat terbantu. Harapan saya ke depan, minyak goreng tidak mahal harganya,” tutur Lilih.

Lilih pun berterima kasih atas bantuan yang diterimanya tersebut. “Terima kasih kepada pemerintah dan PT Pos Indonesia, saya sudah terima bantuannya,” ujarnya.(red)

Berita ini 25 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Bandar Lampung

Tekan Maraknya Aksi Geng Motor, TNI dan Polri Imbau Para Remaja Untuk Tidak Ikut-ikutan Terlibat

DAERAH

Wujud Kepedulian, Batuud Koramil 01/Laweyan Bersama Anggota Persit Jenguk Anggota Yang Sakit

Bandar Lampung

Personel Kodim 0410/KBL dan Kepolisian Melaksanakan Pengamanan di Sejumlah Gereja

DAERAH

Pj Bupati Nukman Sebut Budaya Pesta Sekura Cakak Buah Masuk Event Nasional. Pj Bupati Lampung Barat Drs. Nukman M.M mengatakan budaya warisan nenek moyang khas Lampung Barat budaya pesta sekura cakak buah menjadi agenda event Nasional. Demikian disampaikan Pj Bupati Lampung Barat saat mengikuti langsung kemeriahan halal bihalal Kelurahan Way Mengaku Kecamatan Balik Bukit yang dikemas dalam pesta sekura cakak buah, Kamis 11 April 2024. “Lampung Barat ini sudah memiliki dua event Nasional yang diakuin oleh Kementerian Pariwisata dan Kementerian Kebudayaan yakni sekura cakak buah dan Festival Sekala Bekhak,” terangnya. Dirinya mengungkapkan hal tersebut tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Lampung Barat mengingat tidak setiap daerah memiliki budaya tergolong envent Nasional. “Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Barat mendukung penuh kegiatan sekura cakak buah ini yang memang merupakan budaya warisan dari zaman ke zaman,” tuturnya. Ia meminta kepada lapisan masyarakat Lampung Barat agar tetap melestarikan warisan budaya nenek moyang sekura cakak buah dan menjaga tatakerama keindahan budaya yang hanya ada di bumi beguai jejama sai betik ini. “Kita tunjukkan tatakerama keindahan budaya kebanggan kita ini dengan cara menjaga pakaian dengan sopan, jangan meminta-minta di jalur jalan dengan alesan mengamen,” terangnya. “Identiknya sekura inikan ngelimuk (mengumpulkan sampah) jadi kalo sekura membawa pohon-pohon itulah sekura jangan dimarah-marah, tapi sekuranya juga jangan buang sampah sembarangan. Bawa golok, pedang boleh tapi jangan dicabut-cabut,” sebutnya. Sebab, dikatakan Nukman mengingat pesta budaya sekura cakak buah sudah masuk dalam event Nasional maka secara otomatis dipantau langsung oleh Kementerian Pariwisata dan Kebudayaan. “Karena ini adalah event Nasional maka akan kita liput terus setiap kegiatan-kegiatan untuk kita laporkan ke pihak Kementerian sebab akan menjadi penilaian bagi mereka,” jelasnya. “Puncaknya akan kita lakukan pada kegiatan Festival Sekala Bekhak nanti inyak Allah di bulan 6 mendatang,” tutu Nukman.

DAERAH

Polres Tulang Bawang Gelar Skrining Kesehatan Mata Gratis: Siap Operasi Katarak Dan Pterigium Demi Kesejahteraan Masyarakat

DAERAH

Latih LDK SMK Pancasila 1, Ini Harapan Babinsa Serka Giri

DAERAH

Kalapas Kalianda Pimpin Panen Ubi Hasil Warga Binaan

DAERAH

Mengenal Fakih Content Creator Asal Tangerang Mendapatkan Jutaan Rupiah