Home / Bandar Lampung / DAERAH

Senin, 20 Oktober 2025 - 19:35 WIB

Kodim 0410/KBL Menggelar Latihan Penanggulangan Bencana Alam

Lampung : jarilampung.com–– Guna meningkatkan kesiapsiagaan dan ketangguhan dalam menghadapi potensi bencana, Kodim 0410/Kota Bandar Lampung (KBL) menggelar Latihan Penanggulangan Bencana Alam. Kegiatan yang berlangsung pada Senin (20/10/2025) sore ini, menegaskan komitmen kuat seluruh komponen bangsa untuk bersinergi dalam melindungi masyarakat.

Latihan ini secara resmi dibuka oleh Kasdim 0410/KBL, Letkol Inf Soefrianes Salam, S.Ag., M.Han, dan dihadiri oleh unsur-unsur penting penanggulangan bencana di Kota Bandar Lampung, diantaranya perwakilan Polresta Bandar Lampung, BPBD Kota Bandar Lampung, serta anggota Pramuka, yang bersama-sama membentuk sebuah tim yang solid.

Dalam sambutannya, Letkol Inf Soefrianes Salam menekankan pentingnya kolaborasi dan kesiapsiagaan. “Kita sebagai manusia boleh berusaha, tapi yang menentukan semuanya adalah Yang Maha Kuasa. Untuk itu, kita harus selalu siap sedia, apalagi kita sebagai aparat dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah yang bertanggung jawab kepada masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Terinspirasi ARB, Lahan Ulayat Masyarakat 5 Keturunan Bandardewa Akan Ditanami Padi Gogo

Beliau juga mengumumkan inisiatif pembentukan Tim Siaga Bencana yang terdiri dari gabungan TNI, Polri, BPBD, dan Pramuka. “Mulai malam ini kita ada yang siaga bencana. Nanti akan kami buatkan surat perintahnya. Tim ini akan selalu siap digerakkan apabila diperlukan,” tambah Kasdim.

Materi latihan disampaikan secara komprehensif oleh Kabid Kesiapsiagaan Bencana BPBD Kota Bandar Lampung, Sarkoni, S.Sos. Beliau memaparkan landasan hukum, jenis-jenis bencana (alam, non-alam, dan sosial), serta filosofi pentingnya menjaga alam sebagai bentuk pencegahan. “Bencana alam adalah teguran dari Allah agar kita lebih mendekatkan diri kepada-Nya. Pesan saya, bila kita jaga alam, maka alam akan menjagamu,” pesan Sarkoni.

Konsep Peta Helix yang melibatkan lima unsur, yaitu Pemerintah, Wirausaha, Masyarakat, Cendekiawan, dan Akademika (termasuk Pramuka) menjadi fokus utama. Konsep ini menegaskan bahwa penanggulangan bencana adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya institusi tertentu. “Semua gerakan kita harus terarah dan terkoordinir melalui BPBD setempat, tidak boleh sendiri-sendiri, seperti yang pernah kita lakukan saat pengiriman bantuan ke Aceh,” jelas Sarkoni memberikan contoh.

Baca Juga :  Satreskrim Polres Tubaba Ungkap Kasus Dugaan Pencurian Hewan Ternak

Kegiatan yang diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai latar belakang ini berlangsung dengan tertib dan aman, berakhir pada pukul 17.15 WIB.

Latihan ini memiliki tujuan strategis untuk mempertajam kemampuan Kodim 0410/KBL beserta seluruh jaringannya—termasuk BPBD, Polri, Tagana, Damkar, PMI, Satpol PP, Pramuka, dan relawan—dalam menghadapi berbagai skenario bencana, seperti banjir, tanah longsor, dan kebakaran permukiman.

Melalui latihan semacam ini, Kodim 0410/KBL tidak hanya siap memberikan Respons Cepat dan Tepat dalam operasi tanggap darurat, tetapi juga berkomitmen untuk terus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya budaya siaga bencana. Sinergi yang terbangun hari ini diharapkan dapat menjadi fondasi kokoh bagi keselamatan dan ketenteraman masyarakat Kota Bandar Lampung.(*)

Berita ini 20 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Bandar Lampung

Penutupan Woodball Gubernur Cup 2023, Dandim 0410/KBL : Kobarkan Tekad, Raih Prestasi Yang Terbaik Untuk Bangsa

DAERAH

Polisi Tangkap Pelaku Curat Motor di Bengkel Pulung Kencana

DAERAH

Polres Lambar Melakukan Apel Pasukan Oprasi Ketupat Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijrah

DAERAH

Bincang Masyarakat Gilingan Bersama Dinkes Kota Surakarta dan Puskesmas Gilingan

DAERAH

Sunat Massal Dalam Rangka HUT Bhayangkara Ke 76

DAERAH

Sipropam Polres Tubaba Laksanakan Gaktiblin dan Cek Kelengkapan Data Diri Polwan

DAERAH

Pemerintah Lampung Barat menggelar Safari Ramadhan

Bandar Lampung

RAT Primer Koperasi Kartika Gatam 10, Tutup Buku Tahun 2025