Home / Agama / DAERAH / TUBA

Jumat, 27 Agustus 2021 - 18:40 WIB

Laksanakan Jumling ke Masjid, Ini Pesan Yang Disampaikan Kapolres Kab Tuba

Jarilampung.com-Tulang Bawang:
Kapolres Tulang Bawang AKBP Hujra Soumena, SIK, MH, bersama pejabat utama (PJU) dan Kapolsek melaksanakan kegiatan Jumat keliling (Jumling) ke masjid yang ada di wilayah hukumnya.

Kegiatan Jumling ini dilaksanakan hari Jumat (27/08/2021), pukul 11.55 WIB, di Masjid Nurul Iman, Kampung Jaya Makmur, Kecamatan Banjar Baru, Kabupaten Tulang Bawang.

“Hari ini saya bersama dengan Kabag Ops, Kabag SDM, Kasat Lantas, Kasat Binmas, Kasat Reskrim, Kasat Intelkam dan Kapolsek Banjar Agung melaksanakan Jumling di Masjid Nurul Iman, Kampung Jaya Makmur,” ujar AKBP Hujra.

Lanjutnya, usai pelaksanaan sholat Jumat saya menyempatkan diri untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada warga yang merupakan jamaah di Masjid Nurul Iman.

Baca Juga :  Menko Perekonomian RI Kunker Ke Provinsi Lampung

“Saya sebelumnya memperkenalkan diri kepada warga, bahwa saya merupakan Kapolres baru disini dan berasal dari Ambon. Di tempat saya berasal juga terdapat banyak warga muslim, untuk itu marilah kita semua bersama-sama menjaga kamtibmas di lingkungan masing-masing,” papar AKBP Hujra.

Saya juga telah memerintahkan kepada para personel di lapangan, untuk tidak segan-segan melakukan tindakan tegas dan terukur kepada para pelaku kejahatan yang membahayakan nyawa warga ataupun petugas.

Kapolres juga mengajak warga untuk melakukan vaksinasi agar aman dan terhindar dari penyebaran Covid-19 yang saat ini pandemi nya masih berlangsung, serta untuk mempercepat terbentuknya herd immunity.

Baca Juga :  Koramil 410-03 TBU Bersama Puskesmas Sumur Batu Gelar Vaksinasi Bagu Anak Usia 6-11 Tahun

“Untuk warga yang ada di Kampung Jaya Makmur, apabila masih banyak warga yang belum divaksin nantinya akan kami adakan vaksinasi disini. Warga cukup membawa foto copy KTP atau KK, dan alat tulis, vaksin ini pastinya gratis,” ucap AKBP Hujra.

Selain itu, ia juga mengimbau kepada warga untuk senantiasa disiplin mematuhi protokol kesehatan (prokes) yang berlaku dan menjaga kebersihan baik diri maupun lingkungan. Hal tersebut untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.(Red)

Berita ini 29 kali dibaca

Share :

Baca Juga

DAERAH

Polres Tulang Bawang Barat Gelar Konferensi Pers Ungkap Kasus Narkoba dengan 3 Tersangka

DAERAH

Jalin Silaturahmi dan Kebersamaan, Kapolres Tulang Bawang Barat Kunjungi KPU

Bandar Lampung

Dukung Pemerintah Capai Herd Immumity, Koramil 410-02 TBS Terus Gelar Vaksinasi Untuk Masyarakat

Bandar Lampung

Ganjar dan Alma Bincang Ringan di Rumah Siber JMSI Lampung

DAERAH

Bupati Novriwan Lepas 146 CJH Kloter 48 Tubaba

DAERAH

Babinsa Koramil 03/Ngadirojo Terus Berikan Pendampingan Vaksinasi

DAERAH

Pj Bupati Nukman Sebut Budaya Pesta Sekura Cakak Buah Masuk Event Nasional. Pj Bupati Lampung Barat Drs. Nukman M.M mengatakan budaya warisan nenek moyang khas Lampung Barat budaya pesta sekura cakak buah menjadi agenda event Nasional. Demikian disampaikan Pj Bupati Lampung Barat saat mengikuti langsung kemeriahan halal bihalal Kelurahan Way Mengaku Kecamatan Balik Bukit yang dikemas dalam pesta sekura cakak buah, Kamis 11 April 2024. “Lampung Barat ini sudah memiliki dua event Nasional yang diakuin oleh Kementerian Pariwisata dan Kementerian Kebudayaan yakni sekura cakak buah dan Festival Sekala Bekhak,” terangnya. Dirinya mengungkapkan hal tersebut tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Lampung Barat mengingat tidak setiap daerah memiliki budaya tergolong envent Nasional. “Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Barat mendukung penuh kegiatan sekura cakak buah ini yang memang merupakan budaya warisan dari zaman ke zaman,” tuturnya. Ia meminta kepada lapisan masyarakat Lampung Barat agar tetap melestarikan warisan budaya nenek moyang sekura cakak buah dan menjaga tatakerama keindahan budaya yang hanya ada di bumi beguai jejama sai betik ini. “Kita tunjukkan tatakerama keindahan budaya kebanggan kita ini dengan cara menjaga pakaian dengan sopan, jangan meminta-minta di jalur jalan dengan alesan mengamen,” terangnya. “Identiknya sekura inikan ngelimuk (mengumpulkan sampah) jadi kalo sekura membawa pohon-pohon itulah sekura jangan dimarah-marah, tapi sekuranya juga jangan buang sampah sembarangan. Bawa golok, pedang boleh tapi jangan dicabut-cabut,” sebutnya. Sebab, dikatakan Nukman mengingat pesta budaya sekura cakak buah sudah masuk dalam event Nasional maka secara otomatis dipantau langsung oleh Kementerian Pariwisata dan Kebudayaan. “Karena ini adalah event Nasional maka akan kita liput terus setiap kegiatan-kegiatan untuk kita laporkan ke pihak Kementerian sebab akan menjadi penilaian bagi mereka,” jelasnya. “Puncaknya akan kita lakukan pada kegiatan Festival Sekala Bekhak nanti inyak Allah di bulan 6 mendatang,” tutu Nukman.

DAERAH

Menuju Wonogiri Zero Stunting Tahun 2024, Dandim 0728/Wonogiri Hadiri Rembuk Stunting