Home / DAERAH / TUBABA

Senin, 19 Desember 2022 - 14:40 WIB

Tubaba Tambah Icon Baru Patung Suhunan Ria Penjaga Kelestarian

Tubaba: Jarilampung.com–
Mantan Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung. H.Ir Umar Ahmad.,SP, berharap terhadap masyarakat Tubaba dapat selalu memiliki komitmen untuk senantiasa menjaga kelestarian alam, dikutip dari laman lampungcorner.com (19/12/2022).

Hal tersebut disampaikan oleh Umar Ahmad mantan Bupati Tubaba, saat tim lampungcorner.com menghubungi melalui via telepon pada (19/12/2022) sekitar pukul 10.49 Wib. Bersamaan pemasangan patung Suhunan Riah
(Penjaga Kelestarian) di Tiyuh (Desa) Gedung Ratu, Kecamatan Tulang Bawang Udik,kabupaten setempat.

Umar mengatakan, area yang dibangun patung penjaga kelestarian tersebut merupakan kawasan yang sejak awal diniatkan menjadi kota di Tubaba, kota ini, kita sebut sebagai Uluan Nughik.

“Uluan itu di awal, dan Nughik itu kehidupan. Artinya, awal dari kehidupan. Dalam merancang kota ini kita butuh simbol tentang kawasan setempat, sehingga patung tersebut dibangun,” Kata Umar.

Baca Juga :  DPP KAMPUD Adukan Dugaan Korupsi Pemeliharaan Kendaraan Bagian Umum Pringsewu Ke Kejati

Lanjut dia, dalam mitologi Nughik ada yang namanya iriah,  yang oleh masyarakat Nughik zaman itu dipercaya bahwa iriah merupakan orang yang memiliki komitmen untuk menjaga kelestarian alam,

“Dengan adanya pembangunan ini kita berharap kepada warga Tubaba dapat memiliki komitmen untuk senantiasa menjaga kelestarian alam,” Katanya.

Terkait pro kontra atau perdebatan di antara warga Tubaba atas pembangunan patung tersebut, menurutnya itu hal yang biasa.

“Adapun jika ada pro kontra atau perdebatan terkait pembangunan itu pasti ada, baik itu bentuk atau tempat. Tetapi dasar Pemerintah untuk menetapkan bentuk dan lokasinya disitu sangat kuat, kita bukan tidak mengkultuskan seseorang karena pilihan kita adalah abstrak,” Tegasnya.

Baca Juga :  Ini Yang Dilakukan Paguyuban ‘KEKAR’ Dalam Memperingati HUT Kopassus Ke-72

Sementara itu, dikatakan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Iwan Mursalin, didampingi Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), Nurul, mengatakan.

“Untuk spesifikasi pekerjaan patung ini, luasan pondasi kita buat 3 x 3 x 1,5 meter, dan luasan pedestalnya 1.5 x 1.5 x 4 meter. Pondasi dan pedestal tersebut menggunakan beton bertulang,” Ungkapnya.

Sementara pembuatan ketinggian patung tersebut mencapai 9 meter berbahan stainless dengan besi penyangga 6 meter 4 in. Patung ini dibuat dan dirakit di workshop Yogyakarta yang dikerjakan oleh CV.Jalasena Pratama sebagai rekanan dengan Anggaran Rp.1,2 Miliar.

“Pengerjaan nya sejak 13 Oktober lalu, dan dikerjakan selama 75 hari kalender. Kita berharap pembangunan ini dapat terlaksana dengan baik dan pekerjaan dapat sesuai rencana,” Tutupnya (*)

Berita ini 221 kali dibaca

Share :

Baca Juga

DAERAH

Karutan Depok Terima Langsung Kunjungan Ketua Presidium FPII dan Danramil 03/Sukmajaya

DAERAH

Hi. Ardian Saputra resmi menjabat (KONI) kab Lampura periode 2022-2026

Bandar Lampung

Bunda Reny : Peringatan Hari Kartini IWAPI, Kartini Modern Tetapi Tak Meninggalkan Kodratnya

DAERAH

Polres Tulang Bawang Barat Gelar Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-94 Tahun 2022

DAERAH

Babinsa Purwoharjo Dampingi Vaksinasi Di Desa Binaan

DAERAH

Ungkap Dua Laporan Polisi Kasus Curas, Tekab 308 Polres Tubaba Amankan Satu Orang Pelaku

DAERAH

Aksi Nyata! Cegah Longsor, Bupati Egi Tanam Pohon Beringin dan Aren di Gunung Rajabasa

DAERAH

Begini Tugas Dan Tanggung Jawab Seorang Babinsa Di Wilayah