Home / DAERAH

Selasa, 18 April 2023 - 19:56 WIB

Musrenbang Sumsel, Mendagri Arahkan Perlunya Koordinasi, Kolaborasi dan Perkuat Perencanaan Pembangunan

PALEMBANG : jarilampung.com– Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang diwakili oleh Direktur Jendral Bina Keuangan Daerah, Agus Fatoni memberikan arahan pada rangkaian acara Musrenbang (Musyawarah Rencana Pembangunan) RKPD Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2024, di Hotel Novotel Palembang pada tanggal 13 April 2023.

“Musrenbang RKPD ini mempunyai arti penting dalam rangkaian penyusunan dokumen perencanaan tahunan daerah, karena melalui forum ini, seluruh pemangku kepentingan dapat melakukan penajaman, penyelarasan, dan klarifikasi atas program, kegiatan, dan sub kegiatan yang diusulkan untuk ditetapkan dalam RKPD Tahun 2024,” tegas Fatoni.

Mencermati capaian dan prestasi, Provinsi Sumatera Selatan telah fokus pada tujuan dan proses, sehingga masuk pada tren positif capaian indikator makro se-Sumatera. Atas capaian itu, Kemendagri memberikan apresiasi dan meminta agar capaian tersebut dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan.

Baca Juga :  Wujud Empati Babinsa Kepatihan Wetan Laksanakan Takziah Serta Berikan Himbauan Prokes di Wilayah Binaan

Sementara, pada capaian indikator makro yang lainnya (pertumbuhan ekonomi, tingkat pengangguran terbuka, dan tingkat kemiskinan) Kemendagri menilai perlu peningkatan capaian melalui langkah kolaborasi, sehingga target dapat dicapai sesuai dengan apa yang direncanakan.

Selain itu, pada pengusulan Major Project juga memerlukan penguatan strategi, diantaranya, perlunya informasi data yang detail dan rinci, Penguatan akreditasi layanan yang akan diberikan, serta Penguatan kesiapan struktur pendukung yang dapat mempercepat pemantapan program.

Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, Fatoni menekankan sejumlah poin penting. Diantaranya yang pertama, perlunya melakukan pengoptimalan kebijakan satu data daerah melalui pengoptimalan e-walidata dalam Sistem Informasi Pembangunan Daerah sebagai bagian dalam menciptakan perencanaan pembangunan yang berkualitas berbasis data.

Kedua, melaksanakan prinsip utama sinkronisasi kebijakan perencanaan melalui sinkronisasi kebijakan dengan Aspasial Nasional (RPJPD dengan RPJPN dan RPJMD dengan RPJMN) dan Dokumen Spasial baik dengan RTRW Nasional serta RTRW Provinsi (Amanat SE Mendagri Nomor 100.4.4/110/SJ Tahun 2023 tentang Penyelarasan Dokumen Rencana Pembangunan Daerah dengan RTRW).

Baca Juga :  Kembali Lakukan Sidak, Wabup Mad Hasnurin : Kalau Merasa Pegawai Cara Bersyukur Disiplin

Ketiga, Melakukan penguatan SDM Perencana melalui bimbingan teknis peningkatan kapasitas utamanya dalam menyajikan Dokumen Jangka Menengah dan Panjang yang berkualitas.

Keempat, Menyiapkan exit strategy dalam substansi RPJPD 2025-2045 untuk menjaga keberlanjutan momentum Indonesia Emas 2045.

“Kolaborasi berbagai pihak termasuk non pemerintahan (pentahelix) dengan komitmen yang tinggi dalam pembangunan dapat diwujudkan dengan kerjasama dengan pembagian peran yang jelas menjadi kunci penyelesaian permasalahan dan isu pembangunan yang kompleks” pesan Fatoni kepada seluruh peserta Musrenbang. (*)

Berita ini 19 kali dibaca

Share :

Baca Juga

DAERAH

Motor parkir di Halaman Rumah Raib

DAERAH

Tertangkap Saat Bobol Rumah Kosong, Dua Pemuda asal Gunung Terang Diamankan Warga

DAERAH

Polsek Tumijajar Laksanakan Pengamanan Acara Pengajian Akbar

Bandar Lampung

Dandim 0410/KBL Hadiri Kegiatan Polresta Simulasi Sispamkota

DAERAH

Menyambut HUT Tubaba ke-13 Di Meriahkan dengan Lomba Fashion dan Olah Vokal

DAERAH

Pelaksanaan Sholat Idul Adha 1443 Hijriyah Tahun 2022 Sekaligus Penyerahan Hewan Kurban

DAERAH

Blusukan Ke Pasar Gedhe Solo, Babinsa Kelurahan Sudiroprajan Bersama Security Awasi PPKM Dan Berikan Himbauan Prokes

DAERAH

Berawal dari Resep Keluarga, Mie Pangsit Cha Cha Kini Tumbuh Berkat Dukungan KUR BRI Unit Pringsewu II Kanca Pringsewu