Home / DAERAH / Lampung Selatan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:30 WIB

Ngaben Masal Balinuraga : Warisan Bakti Kepada Leluhur, Jadi Daya Tarik Wisatawan

LAMSEL: jarilampung.com– –
Di balik kemegahan prosesi adat Ngaben Massal di Desa Balinuraga, Kecamatan Way Panji, tersimpan makna yang jauh lebih dalam daripada sekadar tradisi budaya.

Bagi masyarakat Hindu Balinuraga, Ngaben Massal merupakan wujud bakti kepada orang tua dan leluhur yang telah diwariskan secara turun-temurun, sekaligus menjadi warisan budaya yang kini turut menarik perhatian masyarakat dari berbagai daerah.

Tradisi yang diselenggarakan setiap tiga tahun sekali tersebut menjadi momentum sakral untuk menyucikan unsur fisik dan mengantarkan roh kembali ke asalnya. Seluruh rangkaian upacara dilandasi nilai kebersamaan, gotong royong, serta keikhlasan yang terus dijaga oleh masyarakat sebagai bagian dari identitas Desa Balinuraga.

Pada penyelenggaraan tahun 2026, Ngaben Massal digelar dengan skala terbesar sepanjang sejarah pelaksanaannya. Sebanyak 153 jenazah dewasa dan 132 jenazah anak akan diberangkatkan secara massal pada puncak prosesi yang dijadwalkan berlangsung pada 7 Agustus 2026.

Kepala Desa Balinuraga, Made Suwede, mengatakan tradisi Ngaben Massal telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat selama puluhan tahun. Meski tidak dapat memastikan kapan pertama kali diselenggarakan, ia memperkirakan tradisi tersebut telah berlangsung lebih dari 15 kali dan terus diwariskan dari generasi ke generasi.

Baca Juga :  Kodim 0410/KBL Terima Kunjungan Kapolresta Bandar Lampung

“Tahun ini menjadi Ngaben Massal terbesar yang pernah kami laksanakan. Sebanyak 153 jenazah dewasa dan 132 jenazah anak akan diberangkatkan secara massal pada puncak acara tanggal 7 Agustus nanti,” ujar Made Suwede.

Kemegahan penyelenggaraan tahun ini juga terlihat dari pembangunan bade, yakni menara tempat prosesi pemberangkatan jenazah, dengan tinggi mencapai sekitar 24 meter. Bade tersebut menjadi salah satu yang terbesar yang pernah dibuat masyarakat Balinuraga dan menjadi simbol penghormatan terakhir kepada para leluhur.

Tidak hanya diikuti masyarakat Lampung Selatan, Ngaben Massal tahun ini juga diikuti umat Hindu dari berbagai daerah, mulai dari Sumatera Selatan, Bengkulu, Jambi, sejumlah kabupaten/kota di Provinsi Lampung, hingga Pulau Bali.

Kehadiran peserta dari berbagai wilayah tersebut mencerminkan eratnya ikatan persaudaraan umat Hindu yang terus terpelihara melalui tradisi adat ini.

Menurut Made Suwede, filosofi utama Ngaben bukan terletak pada kemegahan prosesi, melainkan pada makna bakti seorang anak kepada orang tua dan leluhurnya.

Baca Juga :  Melalui Rapat Pleno Terbuka, M. Firsada Minta Kolaborasi Seluruh Pihak

“Ngaben merupakan bentuk bakti kita sebagai anak kepada leluhur yang telah melahirkan dan membesarkan kita. Harapannya, generasi muda selalu menghormati dan mengingat jasa para leluhur karena dari merekalah kehidupan ini berasal,” katanya.

Seluruh persiapan Ngaben Massal telah dimulai sejak 14 Juli dan akan berlangsung hingga 10 Agustus 2026. Berbagai tahapan dilaksanakan secara bergotong royong oleh masyarakat, melibatkan tokoh adat, pemuka agama, serta warga desa yang bahu-membahu menyukseskan setiap rangkaian upacara.

“Yang paling penting dalam pelaksanaan Ngaben Massal ini adalah semangat kebersamaan. Kami melaksanakannya dengan tulus, ikhlas, tanpa mengharapkan pamrih. Semoga nilai-nilai ini terus diwariskan kepada generasi berikutnya,” tutur Made.

Bagi masyarakat Balinuraga, Ngaben Massal bukan hanya menjadi upaya melestarikan tradisi leluhur, tetapi juga sarana menanamkan nilai penghormatan kepada orang tua dan leluhur kepada generasi muda. Di tengah arus modernisasi, tradisi ini tetap hidup sebagai identitas budaya masyarakat, sekaligus memperkuat daya tarik Desa Balinuraga sebagai destinasi wisata budaya yang kaya akan nilai spiritual, kebersamaan, dan gotong royong. ( * )

Berita ini 5 kali dibaca

Share :

Baca Juga

DAERAH

Kapolres Tubaba Pastikan Keamanan Perayaan Natal di Kabupaten Setempat

DAERAH

Harga BBM Naik, Polres Tulang Bawang Barat Bagikan Paket Sembako kepada Pengemudi

DAERAH

M. Firsada Melepas SSB Persema FC menuju GEAS Tingkat Nasional

DAERAH

Polisi Olah TKP Kecelakaan di Tol Terpeka Yang Akibatkan Satu Orang Luka Berat

DAERAH

Polsek Tulang Bawang Tengah gelar patroli dan Razia Malam, Cegah Aksi Kejahatan

DAERAH

Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan : Pemkab Lampung Selatan Gelar FGD

DAERAH

Pemkab Lambar Perkuat Langkah Koordinasi dan Pengendalian Melalui Rakor POP

DAERAH

Asli Putra Daerah Tubaba Meminta Pemerintah Tingkatkan Sumber Daya Manusia