Home / DAERAH / TUBA

Rabu, 7 Januari 2026 - 21:39 WIB

Pipa Bocor, Mutu Proyek SPAM Tiyuh Tohou Rp.700 Juta Diragukan

TUBA: jarilampung.com–
Pantauan media dilapangan Rabu,(07 Januari 2026) memperlihatkan genangan air dan rembesan cukup besar Dalam saluran drainase yang berada didepan rumah warga

kebocoran pipa spam kampung tiyuh tohou kecamatan menggala PUPR Tuba terjadi sejak awal pengoperasian, Yang lebih anehnya lagi sewaktu pelaksanaan pekerjaan perbaikan yang dilakukan oleh pihak rekanan hanya diikat pakai karet ban hitam saja

Hal tersebut dibeberkan nanang salah satu warga setempat kebocoran tersebut awalnya kecil, diatas coran lantai drainase,lama kelamaan nambah besar sampai nyembur ke badan jalan,

Semburan air tersebut berkurang setelah ia menambah ikat karetnya

Nanan juga menjelaskan bahwa kebocoran tersebut kelalaian pekerja sejak masih mengerjakan proyek tersebut,
namun anehnya kenapa hanya diikat pakai karet tidak diganti pipanya.

Baca Juga :  Polres Tubaba Gelar Operasi Patuh Krakatau 2025, Ada 9 Pelanggaran Lalu Lintas yang Ditindak

Untuk memperbaiki kebocoran pipa tersebut, dengan tambahan karet tapi masih saja bocor air masih mengalir dari bocor pipa tersebut,

Tadinya yang bocor itu mau saya sambung pakai pipa lagi mas, tapi susah mas karena harus digali dulu pipanya karena dicor lantai Siring ‘Papar nanan”

Pekerjaan Peningkatan SPAM Jaringan Perpipaan Kampung Tiuh Tohou Kecamatan Menggala (DAK) CV PUTRI MENGGALA BERSATU Nilai Pagu Paket
Rp. 728.740.396,00 Rp. 720.778.847,21 Harga Penawaran

 

Baca Juga :  Pj. Bupati Nukman tandatangani berita acara serah terima 2.294 Anggota Linmas

Namun, kebocoran yang muncul sejak awal pengoperasian memunculkan dugaan adanya masalah pada mutu pipa dan lemahnya pengawasan teknis selama pelaksanaan. Beberapa warga juga menyayangkan minimnya keterbukaan informasi dari pihak proyek.

“Kalau memang ada masalah, harusnya dijelaskan ke masyarakat. Ini uang besar, dampaknya besar juga buat warga,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Masyarakat berharap pemerintah segera mengusut tuntas penyebab kerusakan, mengevaluasi ulang pelaksanaan proyek, serta memastikan spesifikasi teknis tidak dilanggar dalam pembangunan berskala nasional tersebut

Hingga berita ini diterbitkan, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) ataupun pihak kontraktor pelaksana belum bisa dikonfirmasi.(H)

Berita ini 120 kali dibaca

Share :

Baca Juga

DAERAH

Kemendagri Gelar Anev dan Asisten Percepatan Realisasi APBD dan Penganggaran Penanganan Inflasi Provinsi, Kabupaten/Kota

DAERAH

Jajaran Polres Tulang Bawang Barat Laksanakan Pengamanan Ibadah Kenaikan Yesus Kristus

Bandar Lampung

Proyek Drainase Jln Untung Suropati Amburadul, Rekanan Salahkan Masyarakat

DAERAH

Wujudkan Sinergitas, TNI-Polri Gelar Patroli Gabungan

DAERAH

Kapolres Tubaba Lepas Pendistribusian Bansos Bantuan Sosial Nusantara Cooling System

DAERAH

Puan: Harga Tes Antigen Jangan Melebihi Batas Tertinggi

DAERAH

Tiyuh Mekar Asri Menggelar Karnaval Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke 79

DAERAH

Bupati dan Wakil Bupati Tinjau Kesiagaan Pos Pelayanan Lebaran