Home / DAERAH / TUBABA

Jumat, 8 Desember 2023 - 17:45 WIB

Pj Bupati Buka Rakor dan Evaluasi Pencegahan serta Penurunan Stunting di Tubaba

Tubaba : jarilampung.com– Penjabat (Pj) Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba), Drs. M Firsada, M.Si., membuka Rapat Koordinasi (Rakor) dan Evaluasi Upaya Pencegahan Stunting di Kabupaten Tubaba. Di Sesat Agung Bumi Gayo, Kompleks Islamic Center Tubaba. Jum’at (08/12/2023).

Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang berdampak jangka panjang terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak-anak. Dampak dari stunting ini dapat berpengaruh terhadap kecerdasan, produktivitas, serta kesehatan di kemudian hari. Oleh karena itu, penanganan stunting bukanlah semata-mata menjadi tugas dari sektor kesehatan, namun juga menuntut kerjasama dan kesungguhan dari berbagai sektor terkait.

“Dalam rangka menangani permasalahan stunting ini, kita perlu melakukan evaluasi mendalam terhadap program-program yang telah kita jalankan, sekaligus melakukan pemantauan terhadap capaian serta hambatan yang muncul dalam implementasinya,” ujar M. Firsada.

Baca Juga :  Mengenal Sosok Arxyad911 Influencer asal Yogyakarta

Melalui Rakor tersebut M. Firsada berharap dapat menemukan pola-pola baru, strategi yang lebih efektif, serta kolaborasi yang lebih kuat dalam menangani permasalahan stunting di Kabupaten Tubaba.

“Sebagai Penjabat Bupati, Saya mengapresiasi upaya semua pihak yang telah berperan serta dalam upaya pencegahan dan penurunan stunting di daerah ini. Ini adalah bukti bahwa semangat kebersamaan dan sinergi antar lembaga serta pihak terkait telah kita bangun bersama. Namun demikian, kita juga perlu mengakui bahwa masih ada banyak pekerjaan yang harus kita selesaikan bersama,” tambahnya.

Dia juga mengajak seluruh pihak yang hadir pada kegiatan tersebut untuk memprioritaskan kerja sama dan sinergi antar sektor dalam mengatasi masalah stunting di Kabupaten Tubaba.

Baca Juga :  Antisipasi Gangguan Kamtibmas Dihari Libur, Samapta Polsek Gunung Agung Gelar Patroli

“Kita perlu menjalin kemitraan yang erat antara sektor kesehatan, pendidikan, pertanian, pemberdayaan masyarakat, serta sektor terkait lainnya. Kita juga perlu memastikan bahwa program-program pencegahan dan penurunan stunting di daerah ini dapat terintegrasi dengan baik,” katanya.

Melalui kegiatan tersebut juga Pj Bupati mengajak untuk mengevaluasi bersama program-program yang telah dijalankan, termasuk mengidentifikasi hambatan dan tantangan yang dihadapi. Agar dapat mencari solusi yang lebih tepat dan efektif, serta mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki.

“Dikesempatan ini, saya juga mengajak seluruh pihak terkait untuk bersama-sama meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang, akses terhadap layanan kesehatan yang berkualitas, serta peran penting dari pendidikan kesehatan dalam mencegah stunting,” pungkasnya. (J/A)

Berita ini 29 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Bandar Lampung

Babinsa Koramil 410-04/TKT Tinjau Langsung Wilayah Binaan Yang Terdampak Banjir

Bandar Lampung

Penyelesaian Lahan Ulayat, Ahli Waris 5 Keturunan Akan Surati Kanwil BPN Lampung

DAERAH

Peltu Khomaedi Dampingi Penyaluran PKH Dan Penyerahan Bantuan Kepada Disabilitas

DAERAH

Polisi Tangkap Pelaku Curat Toko Alfamart di Tulang Bawang

Bandar Lampung

Kodim 0410/KBL Menggelar Kegiatan pembinaan dan pemberdayaan KBT Semester II Ta. 2022

DAERAH

Lapas Kelas II B Kota Agung Beri Peringatan Keras Kepada Warga Binaan  Agar Mematuhi Aturan dan Menjamin Hak WBP

DAERAH

Polres Tulang Bawang Barat Ungkap Kasus Pelaku Penculikan Anak di Bawah Umur

DAERAH

Hujan di Gebyar Lampung Maju Tak Surutkan Ribuan Masyarakat Lampung Tengah Dukung Bacagub Hanan dan Bupati Nya