Home / DAERAH / Lampung Barat

Minggu, 27 Oktober 2024 - 19:27 WIB

Pj.Bupati Lambar Bersama Ketua TP-PKK Menghadiri Acara PCF

Lambar: jarilampung.com–
Pj. Bupati Lampung Barat Drs. Nukman, MM., didampingi istrinya yang juga ketua TP-PKK Lampung Barat Ny. Zelda Naturi Nukman, menghadiri malam puncak Kelasa Muloh Tungga dalam even Pesagi Culture Festifal tahun 2024 yang digelar di Pekon Hujung, tepat di kaki gunung Pesagi kecamatan Belalau pada Sabtu (26/10/2024) malam.

Pesagi Culture Festival atau disebut PCF adalah acara wisata dan budaya yang menampilkan kesenian tradisional Lampung Barat, yang diselelnggarakan selama tiga hari sejak tanggal 25 sampai 27 Oktober dan dimulai dengan adanya pawai budaya hingga puncaknya ‘Kelasa Muloh Tungga’.

Kelasa Muloh Tungga adalah pertunjukan yang memadukan seni teater, tari, dan orkes gambus Lampung.

Pertunjukan ini merupakan bagian dari acara PCF yang diselenggarakan Dewan Kesenian Lampung Barat (DKLB) dengan mengangkat tema ‘Budaya Cukut Pesagi’.

Budaya Cukut Pesagi memiliki makna kebudayaan yang digelar tepat di bawah kaki gunung Pesagi, gunung tertinggi di Provinsi Lampung.

Pesagi Culture Festival dimeriahkan dengan adanya penampilan tari dan lagu dari sanggar nuwo budayo dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro, penampilan tari dari sanggar cangget budaya kabupaten Lampung Utara.

Selain itu ditampilkan tari, lagu dan fashion show dari sanggar duakha kabupaten Oku Selatan Provinsi Sumatera Selatan feat Dedi Edwin, penampilan tari Da’al dari kota Bandar Lampung, penampilan sendratari dari Sanggar Seni Seriwang kabupaten Lampung Barat dan Orkes Gambus GPOG BELUPER.

Baca Juga :  PJ.Bupati Lambar Pastikan Perbaikan Jalan Segera Dilaksanakan Secepatnya

Tujuan diadakannya PCF ialah untuk merayakan dan melestarikan seni tradisi lokal yang kaya akna nilai-nilai kebudayaan.

Hal itu disampaikan ketua DKLB, Drs. Mad Hasnurin yang merupakan mantan wakil bupati Lampung Barat periode 2017-2022.

“Adanya Pesagi Culture Festival agar masyarakat bisa mencintai budaya sendiri, dengan menyuguhan berbagai perlombaan seni yang di kemas dalam kelasa muloh tungga,” ungkapnya.

Mad Hasnurin berharap PCF bisa terus dipertahankan, sebab kegiatan tersebut dinilai memiliki dampak positif bagi masyarakat walaupun PCF di tahun 2024 ini baru memasuki tahun kedua dalam penyelenggaraannya.

Selain itu juga, menurutnya PCF dapat menjadi wadah bagi masyarakat menyalurkan hobi, khususnya di bidang seni.

“Saya berharap generasi muda dapat teribat dalam seni, agar seni dan budaya tetap terlestarikan,” pungkasnya.

Sementara itu, Pj. Bupati Lampung Barat Drs. Nukman mengatakan Pesagi Culture Festival merupakan sebuah perwujudan nyata dari semangat pekerja seni melalui Dewan Kesenian Lampung Barat untuk mewujudkan sebuah wadah bersama dalam membentuk ruang ekpresi berkesenian berkelanjutan untuk masa kini dan masa depan.

Baca Juga :  Babinsa Serda Muhadiono Hadiri Kegiatan Musrenbang di Tingkat Kelurahan Talang

“Oleh karena itu, tidak pernah lahir sebuah produk festival yang abadi jika tidak diangkat dan dibangun secara swadaya dan gotong royong oleh berbagai pihak,” ucap Nukman.

Nukman menekankan serta mengajak seluruh penggiat seni yang ada di 15 kecamatan di wilayah kabupaten Lampung Barat untuk bersama membudayakan dan mempertahanakan seni di tengah gerusan era digitalisasi saat ini.

“Mari kita berkolaborasi dengan seluruh masyarakat untuk turut serta mencintai dan melestarikan nilai-nilai kebudayaan,” ajaknya.

Karena menurut Nukman, nilai-nilai di dalam kebudayaan memiliki peran penting, yakni sebagai pengikat dan antar masyarakat untuk menunjang keberlangsungan kebersamaan.

“Nilai-nilai kebudayaan cukup penting, karena di dalam kebudayaan menciptakan kerukunan dan mempererat iktatan persaudaraan,” tutupnya.

Sebagai informasi, di acara tersebut Pj. Bupati Nukman dan ketua DKLB Mad Hasnurin berkesempatan menyerahkan hadian berupa piagam dan piala kepada para pemenang perlombaan yang disaksikan sejumlah para tamu undangan, kepala perangkat Daerah Lampung Barat, Camat Belalau, Peratin kecamatan Belalau, tokoh pemuda, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, para pegiat seni serta para penonton yang hadir.(A)

Berita ini 35 kali dibaca

Share :

Baca Juga

DAERAH

Ketum For-WIN Aminudin SP Desak Presiden Prabowo Tarik Ucapan “Wartawan Londo Ireng”, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi

DAERAH

Tulus Ikhlas, Babinsa Kelurahan Pucangsawit Berikan Bantuan Sembako Kepada Petugas Kebersihan

DAERAH

Pj Bupati Nukman Sebut Budaya Pesta Sekura Cakak Buah Masuk Event Nasional. Pj Bupati Lampung Barat Drs. Nukman M.M mengatakan budaya warisan nenek moyang khas Lampung Barat budaya pesta sekura cakak buah menjadi agenda event Nasional. Demikian disampaikan Pj Bupati Lampung Barat saat mengikuti langsung kemeriahan halal bihalal Kelurahan Way Mengaku Kecamatan Balik Bukit yang dikemas dalam pesta sekura cakak buah, Kamis 11 April 2024. “Lampung Barat ini sudah memiliki dua event Nasional yang diakuin oleh Kementerian Pariwisata dan Kementerian Kebudayaan yakni sekura cakak buah dan Festival Sekala Bekhak,” terangnya. Dirinya mengungkapkan hal tersebut tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Lampung Barat mengingat tidak setiap daerah memiliki budaya tergolong envent Nasional. “Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Barat mendukung penuh kegiatan sekura cakak buah ini yang memang merupakan budaya warisan dari zaman ke zaman,” tuturnya. Ia meminta kepada lapisan masyarakat Lampung Barat agar tetap melestarikan warisan budaya nenek moyang sekura cakak buah dan menjaga tatakerama keindahan budaya yang hanya ada di bumi beguai jejama sai betik ini. “Kita tunjukkan tatakerama keindahan budaya kebanggan kita ini dengan cara menjaga pakaian dengan sopan, jangan meminta-minta di jalur jalan dengan alesan mengamen,” terangnya. “Identiknya sekura inikan ngelimuk (mengumpulkan sampah) jadi kalo sekura membawa pohon-pohon itulah sekura jangan dimarah-marah, tapi sekuranya juga jangan buang sampah sembarangan. Bawa golok, pedang boleh tapi jangan dicabut-cabut,” sebutnya. Sebab, dikatakan Nukman mengingat pesta budaya sekura cakak buah sudah masuk dalam event Nasional maka secara otomatis dipantau langsung oleh Kementerian Pariwisata dan Kebudayaan. “Karena ini adalah event Nasional maka akan kita liput terus setiap kegiatan-kegiatan untuk kita laporkan ke pihak Kementerian sebab akan menjadi penilaian bagi mereka,” jelasnya. “Puncaknya akan kita lakukan pada kegiatan Festival Sekala Bekhak nanti inyak Allah di bulan 6 mendatang,” tutu Nukman.

DAERAH

DPD KAMPUD Lampung Timur Tandatangani Kerjasama Dengan Bawaslu Terkait Pengawasan Pemilu

DAERAH

Sat Tahti Polres Tulang Bawang Barat Melaksanakan Binrohtal Bersama Para Tahanan, Tingkatkan Iman dan Taqwa

DAERAH

Kapolres Tubaba Cek Ruang Tahanan, Tekankan Jaga Kebersihan dan Kesehatan

DAERAH

Pastikan Selalu Siap Digunakan, Ba Fourier Kodim Wonogiri Pimpin Bersihkan Senjata

DAERAH

Bupati Radityo Egi Dorong Pesantren Cetak Generasi Emas