Tubaba: jarilampung.com–– Pemerintah Tiyuh Gading Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Udik, Kabupaten Tulang Bawang Barat, telah merealisasikan Dana Desa Tahun Anggaran 2025 dengan total anggaran sebesar Rp. 938.339.000.
Kepala Tiyuh/Desa Gading Kencana Marsandi didampingi sekretarisnya Rohmat Wardoyo memaparkan beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan. (28/12/2025).
“Pelaksanaan Dana Desa tahun ini tidak hanya difokuskan pada pembangunan fisik, tetapi juga pada pembangunan non fisik yang menyentuh peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pemberdayaan masyarakat.
Anggaran Dana Desa tersebut di laksanakan melalui beberapa tahap yaitu :
Tahap I Dana Desa
Earmark sejumlah : Rp. 236.105.600
Non Earmark sejumlah : Rp. 208.845.000
Tahap II Dana Desa
Earmark sejumlah : Rp. 139.230.000
Non Earmark sejumlah : Rp. 354.158.400
Dalam bidang pembangunan fisik, Dana Desa 2025 digunakan untuk mendukung peningkatan infrastruktur dasar tiyuh, antara lain :
Peningkatan Balai Tiyuh ( Lantai Granit Balai Tiyuh )
Pembangunan Gorong-Gorong RT 011 Suku 003
Pembangunan Gorong-Gorong RT 006 Suku 002
Peningkatan Prasarana Jalan (Pembuatan Siring/ Drainase)
PKTD Perapihan Siring”.
“Sementara itu, pada sektor pembangunan non fisik, Dana Desa dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kapasitas SDM. Kegiatan tersebut meliputi
Operasional Tiyuh, Operasional BPT
Di sub bidang Kesehatan dan Posyandu meliputi ( Insentif Kader ILP, Kader KPM, Bidan Tiyuh, Makanan Tambahan, pengadaan alat kesehatan, dan pengadaan stik cek gula darah,kolestrol dan asam urat)
Di sub bidang Pendidikan meliputi ( Bantuan Paket C, Insentif guru TK dan Guru Ngaji )
Di sub bidang Olahraga dan Kesenian meliputi (Honor Instruktur Senam dan Pelatih Tari)
Di sub bidang kelembagaan Tiyuh ( Operasional PKK, Karang Taruna, Bank Sampah )
Penyaluran BLT-DD untuk 18 KPM
Penyertaan Modal BUMTI ketahanan pangan dan Non ketahanan pangan,” paparnya.
Kepalo Tiyuh Gading Kencana MARSANDI,S.Pd juga menyampaikan bahwa pembangunan yang dilakukan harus seimbang antara fisik dan non fisik. Infrastruktur yang baik perlu diiringi dengan peningkatan kualitas manusianya agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Pembangunan di Tiyuh Gading Kencana tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga membangun manusianya. Dengan SDM yang baik, infrastruktur yang dibangun akan lebih optimal dalam mendukung kemajuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Hal tersebut terbukti dengan di peroleh nya beberapa penghargaan yang di dapat diantaranya :
Juara 1 Program K3 1W se kabupaten Tulang Bawang Barat
Penghargaan Adhitya Karya Mahatya Yodha
![]()
Juara 3 Lomba Bank Sampah Se kabupaten Tulang Bawang Barat
Seluruh realisasi Dana Desa Tahun 2025 dilaksanakan berdasarkan hasil musyawarah desa, dengan melibatkan Badan Permusyawaratan Tiyuh (BPT), lembaga kemasyarakatan, serta masyarakat. Pemerintah Tiyuh Gading Kencana juga berkomitmen untuk terus menjaga prinsip transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan.
Dengan sinergi antara pembangunan fisik dan non fisik, Pemerintah Tiyuh Gading Kencana berharap Dana Desa Tahun 2025 dapat memberikan dampak nyata bagi kemajuan tiyuh dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (*)







